Javascript must be enabled to continue!
Optimalisasi Peran Saksi Perkawinan dalam Pengembangan Iman Keluarga Muda Katolik
View through CrossRef
Perkawinan Katolik merupakan sakramen yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan bagi keluarga muda dalam menghidupi iman di tengah tantangan zaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran saksi perkawinan dalam pengembangan iman keluarga muda Katolik dan merumuskan strategi optimalisasinya. Studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Kelompok Umat Basis (KUB) St. Louise Maria de Montfort, Paroki Santa Maria Assumpta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap 15 informan: 5 pasangan muda, 5 saksi perkawinan, dan 5 tokoh pastoral. Hasil penelitian menunjukkan peran saksi perkawinan masih bersifat simbolik dan seremonial, belum dimaksimalkan sebagai pendamping pastoral aktif. Kendala utama meliputi kurangnya pelatihan saksi, tidak adanya pedoman pendampingan sistematis, dan minimnya sinergi struktur Gereja dengan KUB. Namun ditemukan potensi besar para saksi yang memiliki pengalaman rohani dan keterlibatan aktif dalam Gereja. Penelitian merekomendasikan penyusunan program formasi khusus saksi perkawinan, pengembangan modul pendampingan iman keluarga berbasis kebutuhan lokal, dan penguatan kerja sama pastoral untuk mengoptimalkan fungsi saksi dalam mendampingi pertumbuhan iman keluarga muda Katolik.
Sekolah Tinggi Katolik Touye Paapaa Deiyai Keuskupan Timika
Title: Optimalisasi Peran Saksi Perkawinan dalam Pengembangan Iman Keluarga Muda Katolik
Description:
Perkawinan Katolik merupakan sakramen yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan bagi keluarga muda dalam menghidupi iman di tengah tantangan zaman.
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran saksi perkawinan dalam pengembangan iman keluarga muda Katolik dan merumuskan strategi optimalisasinya.
Studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Kelompok Umat Basis (KUB) St.
Louise Maria de Montfort, Paroki Santa Maria Assumpta.
Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap 15 informan: 5 pasangan muda, 5 saksi perkawinan, dan 5 tokoh pastoral.
Hasil penelitian menunjukkan peran saksi perkawinan masih bersifat simbolik dan seremonial, belum dimaksimalkan sebagai pendamping pastoral aktif.
Kendala utama meliputi kurangnya pelatihan saksi, tidak adanya pedoman pendampingan sistematis, dan minimnya sinergi struktur Gereja dengan KUB.
Namun ditemukan potensi besar para saksi yang memiliki pengalaman rohani dan keterlibatan aktif dalam Gereja.
Penelitian merekomendasikan penyusunan program formasi khusus saksi perkawinan, pengembangan modul pendampingan iman keluarga berbasis kebutuhan lokal, dan penguatan kerja sama pastoral untuk mengoptimalkan fungsi saksi dalam mendampingi pertumbuhan iman keluarga muda Katolik.
Related Results
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
PASTORAL KUNJUNGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN IMAN UMAT DALAM KELUARGA KATOLIK
PASTORAL KUNJUNGAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN IMAN UMAT DALAM KELUARGA KATOLIK
Judul skripsi ini diangkat untuk mendeskripsikan pelaksanaan pastoral kunjungan keluarga sebagai upaya pembinaan iman umat dalam keluarga Katolik. Melalui studi ini, diharapkan mod...
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Bu araştırma Mâtürîdîlerin iman alanındaki temel görüş ve kabullerine dayanarak, bu anlayışın imanı örtülü, kapalı bir temelde ele almaya imkân verip vermediğini tartışmaktadır. İm...
Pengembangan Kajian Pendidikan Iman Dalam Keluarga Kristen
Pengembangan Kajian Pendidikan Iman Dalam Keluarga Kristen
Artikel ini berjudul PENGEMBANGAN KAJIAN PENDIDIKAN DALAM KELUARGA KRISTEN. Pendidikan iman dalam keluarga Kristiani adalah proses pengarahan pemberian informasi teguran dan tata c...
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
PERAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA PADA NOVEL HOME SWEET LOAN KARYA ALMIRA BASTARI
ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang peran perempuan dalam keluarga. Perempuan memiliki peran dan kontribusi yang sangat penting dalam kehidupan, baik secara individual, keluar...
Sinode Para Uskup Dan Sagki Tentang Keluarga Dan Implikasinya Bagi Pastoral Anulasi Perkawinan
Sinode Para Uskup Dan Sagki Tentang Keluarga Dan Implikasinya Bagi Pastoral Anulasi Perkawinan
Prosentase keluarga yang hidup dalam ikatan perkawinan baru yang irregular, karena masih ada ikatan perkawinan yang terdahulu, semakin meningkat. Menghadapi realitas yang ada Gerej...
PERAN BAPAK SEBAGAI BENTENG KELUARGA KATOLIK DI STASI SANTO YAKOBUS PENDA ASAM
PERAN BAPAK SEBAGAI BENTENG KELUARGA KATOLIK DI STASI SANTO YAKOBUS PENDA ASAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran bapak sebagai benteng keluarga Katolik di Stasi Santo Yakobus Penda Asam. Alasan penulis mengambil judul ...
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Perkawinan adalah sebuah perilaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, agar kehidupan manusia dapat berkembang. Sistem perkawinan dan aturannya yang berlaku pada suatu masyarakat a...

