Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP Pseudomonas aeruginosa DAN Klebsiella pneumoniae DARI SAMPEL ULKUS PASIEN DIABETES MELITUS
View through CrossRef
Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi serius pada pasien diabetes melitus yang rentan mengalami infeksi oleh bakteri patogen, terutama bakteri gram negatif seperti Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae. Infeksi yang tepat memerlukan identifikasi bakteri penyebab serta uji sensitivitas antibiotik untuk menentukan terapi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae pada sampel ulkus pasien diabetes melitus dan mengetahui pola sensitivitasnya terhadap beberapa jenis antibiotik. Metode penelitian menggunakan termasuk observasional laboratoris dengan pendekatan cross-sectional, untuk mendeskripsikan keberadaan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae serta sensitivitasnya terhadap antibiotik berdasarkan hasil uji pada sampel ulkus dari pasien diabetes.Pengambilan sampel dari pasien diabetes melitus yang memiliki ulkus. Isolasi dan identifikasi bakteri dilakukan melalui pewarnaan gram serta uji biokimia standar. Uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan metode Kirby-Bauer (disk diffusion) terhadap antibiotik imipenem, ciprofloxacin, gentamicin, dan ampicillin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sejumlah sampel yang dianalisis, ditemukan isolat positif Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae, pada responden penelitian berkisar 70% adalah laki-laki dan berusia lebih dari 50 tahun . Uji sensitivitas menunjukkan bahwa Pseudomonas aeruginosa memiliki sensitivitas tinggi terhadap imipenem namun resisten terhadap ampicillin. Klebsiella pneumoniae menunjukkan sensitivitas terhadap ciprofloxacin, tetapi sebagian isolat menunjukkan resistensi terhadap ampicilin.
LPPM Universitas Abdurrab
Title: IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP Pseudomonas aeruginosa DAN Klebsiella pneumoniae DARI SAMPEL ULKUS PASIEN DIABETES MELITUS
Description:
Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi serius pada pasien diabetes melitus yang rentan mengalami infeksi oleh bakteri patogen, terutama bakteri gram negatif seperti Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae.
Infeksi yang tepat memerlukan identifikasi bakteri penyebab serta uji sensitivitas antibiotik untuk menentukan terapi yang efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae pada sampel ulkus pasien diabetes melitus dan mengetahui pola sensitivitasnya terhadap beberapa jenis antibiotik.
Metode penelitian menggunakan termasuk observasional laboratoris dengan pendekatan cross-sectional, untuk mendeskripsikan keberadaan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae serta sensitivitasnya terhadap antibiotik berdasarkan hasil uji pada sampel ulkus dari pasien diabetes.
Pengambilan sampel dari pasien diabetes melitus yang memiliki ulkus.
Isolasi dan identifikasi bakteri dilakukan melalui pewarnaan gram serta uji biokimia standar.
Uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan metode Kirby-Bauer (disk diffusion) terhadap antibiotik imipenem, ciprofloxacin, gentamicin, dan ampicillin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sejumlah sampel yang dianalisis, ditemukan isolat positif Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae, pada responden penelitian berkisar 70% adalah laki-laki dan berusia lebih dari 50 tahun .
Uji sensitivitas menunjukkan bahwa Pseudomonas aeruginosa memiliki sensitivitas tinggi terhadap imipenem namun resisten terhadap ampicillin.
Klebsiella pneumoniae menunjukkan sensitivitas terhadap ciprofloxacin, tetapi sebagian isolat menunjukkan resistensi terhadap ampicilin.
Related Results
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Abstract
Introduction
Hospitals are high-risk environments for infections. Despite the global recognition of these pathogens, few studies compare microorganisms from community-acqu...
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Pasien Infeksi ulkus kaki diabetik memerlukan penggunaan antibiotik, antibiotik yang sering digunakan mempunyai sensitifitas rendah dan beberapa pasien pada penggunaannya dalam kea...
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus
Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
Hubungan Ulkus Diabetik Dengan Citra Tubuh Klien Diabetes Mellitus Tipe 2
Hubungan Ulkus Diabetik Dengan Citra Tubuh Klien Diabetes Mellitus Tipe 2
Diabetic ulcers are the most feared complications of Diabetes mellitus patients because of reduced blood supply to the tissues, causing tissue death and compounded with bacterial i...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang sering digunakan dalam pengobatan penyakit. Resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah besar diseluruh dunia. Resistensi terhada...
Cost Effectiveness Analysis Antibiotik Profilaksis pada Pasien Apendisitis di RSUD Anutapura Palu Tahun 2018
Cost Effectiveness Analysis Antibiotik Profilaksis pada Pasien Apendisitis di RSUD Anutapura Palu Tahun 2018
Apendisitis adalah peradangan akibat infeksi pada apendiks yang mana memerlukan penanganan berupa pembedahan untuk mencegah komplikasi perlu dilakukannya apendiktomi atau pengangka...
EVALUASI PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS BEDAH DIGESTIF DAN KAITANNYA DENGAN INFEKSI DAERAH OPERASI (IDO) DI RSUP FATMAWATI
EVALUASI PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS BEDAH DIGESTIF DAN KAITANNYA DENGAN INFEKSI DAERAH OPERASI (IDO) DI RSUP FATMAWATI
Penggunaan antibiotik profilaksis dalam tindakan bedah dilakukan untuk mengurangi kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO), diperlukan evaluasi berkala untuk dapat membuat pedoman pen...

