Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis

View through CrossRef
Sejumlah pembahasan mengenai Tengger dengan perspektif eko-kritik telah banyak dilakukan, tetapi pembahasan tersebut belum sampai pada telaah yang spesifik dan komprehensif terhadap helatan utuh suatu upacara adat di Tengger. Padahal, lingkungan selalu terlibat dalam pelaksanaan upacara. Oleh karena itu, perlu adanya pembahasan mendalam mengenai hal ini, khususnya upacara Unan-unan yang sarat dengan aspek ekologis. Adapun buku ini membahas eksistensi folklor Unan-unan Tengger sebagai representasi ideal dalam menggambarkan hubungan antara kearifan ekologis dan keselarasan kosmis masyarakat Tengger. Unan-unan merupakan sarana bagi masyarakat Tengger untuk bernegosiasi dengan kekuatan-kekuatan gaib yang dapat merusak keseimbangan alam dan kehidupan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran ekologis telah begitu kuat terbentang dalam imajinasi masyarakat Tengger, baik secara fisik maupun psikis. Nilai-nilai ekologis tersebut diwujudkan dalam (i) ekspresi adat berupa penghormatan terhadap alam semesta melalui pelaksanaan upcara Unan-unan yang berkelanjutan dan konservatif; (ii) menjadikan alam sebagai orientasi dalam menentukan berbagai aktivitas religio-kultural dan sosial; (iii) terklasifikasinya sesaji Unan-unan yang secara khusus berfungsi sebagai penyelaras dunia fisik dan batin Wong Tengger; dan (iv) pemanfaatan Unan-unan sebagai poros pendidikan.
Universitas Brawijaya Press
Title: Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis
Description:
Sejumlah pembahasan mengenai Tengger dengan perspektif eko-kritik telah banyak dilakukan, tetapi pembahasan tersebut belum sampai pada telaah yang spesifik dan komprehensif terhadap helatan utuh suatu upacara adat di Tengger.
Padahal, lingkungan selalu terlibat dalam pelaksanaan upacara.
Oleh karena itu, perlu adanya pembahasan mendalam mengenai hal ini, khususnya upacara Unan-unan yang sarat dengan aspek ekologis.
Adapun buku ini membahas eksistensi folklor Unan-unan Tengger sebagai representasi ideal dalam menggambarkan hubungan antara kearifan ekologis dan keselarasan kosmis masyarakat Tengger.
Unan-unan merupakan sarana bagi masyarakat Tengger untuk bernegosiasi dengan kekuatan-kekuatan gaib yang dapat merusak keseimbangan alam dan kehidupan.
Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran ekologis telah begitu kuat terbentang dalam imajinasi masyarakat Tengger, baik secara fisik maupun psikis.
Nilai-nilai ekologis tersebut diwujudkan dalam (i) ekspresi adat berupa penghormatan terhadap alam semesta melalui pelaksanaan upcara Unan-unan yang berkelanjutan dan konservatif; (ii) menjadikan alam sebagai orientasi dalam menentukan berbagai aktivitas religio-kultural dan sosial; (iii) terklasifikasinya sesaji Unan-unan yang secara khusus berfungsi sebagai penyelaras dunia fisik dan batin Wong Tengger; dan (iv) pemanfaatan Unan-unan sebagai poros pendidikan.

Related Results

DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya
Gereja dan Upacara Unan-Unan: Strategi Gereja Mentrasformasi Budaya
Tulisan ini membahas bagaimana gereja dapat mengakomodasi upacara adat Suku Tengger, khususnya upacara unan-unan, dalam konteks kontekstualisasi Injil Kristen. Upacara unan-unan ya...
Membangun Kecerdasan Ekologis Dengan Menggunakan Konten Kreatif Youtube Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPS
Membangun Kecerdasan Ekologis Dengan Menggunakan Konten Kreatif Youtube Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPS
Penelitian  ini  dilatarbelakangi  oleh  pentingnya  menjaga  lingkungan  dan  memiliki  sikap kepedulian terhadap lingkungan alam yang rusak serta makhluk hidup lain yang terancam...
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
ABSTRAK             Komunikasi transendental nyenuk merupakan rangkaian dari upacara ngenteg linggih yang dilaksanakan oleh masyarakat setelah pemabngunan atau mepugaran pura...
NILAI EKOLOGIS DALAM UPACARA ADAT RUWATAN GUNUNG MANGLAYANG
NILAI EKOLOGIS DALAM UPACARA ADAT RUWATAN GUNUNG MANGLAYANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai ekologis dalam upacara adat ruwatan Gunung Manglayang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik peng...
REPRESENTASI ETIKA LINGKUNGAN DAN NILAI KEARIFAN EKOLOGIS PADA CERITA RAKYAT BALI
REPRESENTASI ETIKA LINGKUNGAN DAN NILAI KEARIFAN EKOLOGIS PADA CERITA RAKYAT BALI
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana relasi antara manusia dan alam tercermin dalam cerita rakyat Bali melalui lensa etika lingkungan dan nilai-nilai kearifan ekolog...
KETIKA UPACARA BENDERA DAN MENJADI PEMBINA UPACARA DIHARAMKAN
KETIKA UPACARA BENDERA DAN MENJADI PEMBINA UPACARA DIHARAMKAN
Pradana, Daniel Putra: “Ketika Upacara Bendera Dan Menjadi Pembina Upacara Diharamkan”.Upacara bendera merupakan kegiatan penurunan atau menaikkan bendera kebangsaan Republik Indon...
Kajian Etnobotani Tumbuhan Dalam Upacara Kehamilan (Posipo) Hingga Masa Anak-Anak (Dole-Dole) Pada Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau
Kajian Etnobotani Tumbuhan Dalam Upacara Kehamilan (Posipo) Hingga Masa Anak-Anak (Dole-Dole) Pada Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau
Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui (1) jenis-jenis tumbuhan apa saja yang digunakan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole), (2) o...

Back to Top