Javascript must be enabled to continue!
Rencana Penerapan Ganjil Genap di Kota Bandung
View through CrossRef
Tingginya penggunaan kendaraan pribadi di kota besar termasuk di Kota Bandung, turut meningkatkan dampak negatif, salah satunya adalah kemacetan. Untuk itu perlu adanya pembatasan akan kendaraan pribadi agar dampak negatif dapat ditekan. Salah satunya dengan melakukan uji coba ganjil genap di Kota Bandung, untuk mengetahui dampaknya terhadap kondisi transportasi. Studi literatur menunjukkan adanya ganjil genap dapat menurunkan waktu tempuh, menurunkan volume kendaraan, meningkatkan kecepatan kendaraan, dan menurunkan tingkat polusi. Beberapa negara yang menerapkan ganjil genap ini sudah merasakan dampak positif, namun ada pula yang justru merasakan sebaliknya. Mengacu pada keberhasilan beberapa kota termasuk Kota Jakarta, ganjil genap ini juga akan diuji coba pada beberapa ruas jalan di wilayah studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pemilihan moda masyarakat dan perubahan kinerja jaringan jalan saat ganjil genap dilakukan. Metode pada penelitian ini yaitu kuantitatif berdasarkan kuisioner dari masyarakat yang aktif melewati ruas jalan yang terkena uji coba. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat masih cenderung menggunakan transportasi pribadi dibandingkan transportasi umum. Selain itu, terlihat adanya perubahan pada kinerja jalan, dimana adanya penurunan volume kendaraan sebesar 30% dan penurunan waktu tempuh sekitar 17-25 detik per ruas pada jalan yang dilakukan uji coba.
Kata Kunci: TDM, Ganjil Genap, Transportasi.
Title: Rencana Penerapan Ganjil Genap di Kota Bandung
Description:
Tingginya penggunaan kendaraan pribadi di kota besar termasuk di Kota Bandung, turut meningkatkan dampak negatif, salah satunya adalah kemacetan.
Untuk itu perlu adanya pembatasan akan kendaraan pribadi agar dampak negatif dapat ditekan.
Salah satunya dengan melakukan uji coba ganjil genap di Kota Bandung, untuk mengetahui dampaknya terhadap kondisi transportasi.
Studi literatur menunjukkan adanya ganjil genap dapat menurunkan waktu tempuh, menurunkan volume kendaraan, meningkatkan kecepatan kendaraan, dan menurunkan tingkat polusi.
Beberapa negara yang menerapkan ganjil genap ini sudah merasakan dampak positif, namun ada pula yang justru merasakan sebaliknya.
Mengacu pada keberhasilan beberapa kota termasuk Kota Jakarta, ganjil genap ini juga akan diuji coba pada beberapa ruas jalan di wilayah studi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pemilihan moda masyarakat dan perubahan kinerja jaringan jalan saat ganjil genap dilakukan.
Metode pada penelitian ini yaitu kuantitatif berdasarkan kuisioner dari masyarakat yang aktif melewati ruas jalan yang terkena uji coba.
Hasil menunjukkan bahwa masyarakat masih cenderung menggunakan transportasi pribadi dibandingkan transportasi umum.
Selain itu, terlihat adanya perubahan pada kinerja jalan, dimana adanya penurunan volume kendaraan sebesar 30% dan penurunan waktu tempuh sekitar 17-25 detik per ruas pada jalan yang dilakukan uji coba.
Kata Kunci: TDM, Ganjil Genap, Transportasi.
Related Results
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
Kajian Kualitas Hutan Kota di Kota Bandung
Kajian Kualitas Hutan Kota di Kota Bandung
Abstract. The existence of Green Open Spaces in the City of Bandung is decreasing from year to year, namely in the period 1996-2020. Where the amount of green open space that shoul...
Faktor-Faktor yang Menentukan Konsumen dalam Memilih Café di Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung
Faktor-Faktor yang Menentukan Konsumen dalam Memilih Café di Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung
Abstract. The development of the times has shifted the culture among the people, one of which is the way of consuming coffee drinks. Today, coffee has become a lifestyle for all. T...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Dampak Urbanisasi terhadap Perkembangan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Bandung Kulon
Dampak Urbanisasi terhadap Perkembangan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Bandung Kulon
Abstract. Bandung City is the capital of West Java Province which has very high population growth. One of the causes of high population growth is urbanization. The level of urbaniz...
Seni Pertunjukan Kabaret sebagai Media Kampanye
Seni Pertunjukan Kabaret sebagai Media Kampanye
Abstract. Kabaret Bandung is a modern art performance that is popular among young people, especially in West Java. The hallmark of Bandung Cabaret is the use of audio playback, whi...

