Javascript must be enabled to continue!
Bagaimana Kontribusi Intervensi Gizi Sensitif dalam Upaya Penurunan Stunting? : Literature Review
View through CrossRef
Latar Belakang: Stunting adalah salah satu indikator dari kekurangan gizi kronis dan sebagai masalah kesehatan yang serius di masyarakat karena menurut data UNICEF prevalensi stunting saat ini lebih dari 40%. Terdapat dua intervensi dalam penurunan stunting yaitu intervensi gizi spesifik dan sensitif. Kontribusi intervensi gizi sensitif yang besar mengharuskan pembuat kebijakan dan pelaksana perlu mengkaji intervensi yang ada untuk memastikan program tersebut berdampak pada penurunan stunting.
Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi dari program-program pada intervensi gizi sensitif dalam upaya penurunan stunting.
Metode: Metode yang digunakan adalah literature review. Pencarian literatur menggunakan enam database yaitu Cambridge, Proquest, PubMed, Science Direct, Scopus, dan Spinger Link. Proses screening artikel dilakukan dengan menetapkan kriteria inklusi dan ekslusi.
Hasil: Terdapat beberapa program dalam intervensi gizi sensitif yang secara signifikan berdampak pada penurunan stunting yaitu pertanian, ketahanan pangan, kerawanan pangan, perlindungan sosial, pendidikan dan pemberdayaan perempuan, perkembangan dan pendidikan anak usia dini, dan WASH (Water, Sanitation and Hygiene).
Kesimpulan: Secara keseluruhan program-program dalam intervensi gizi sensitif terbukti efektif dan memiliki kontribusi dalam penurunan stunting.
Universitas Muhammadiyah Palu
Title: Bagaimana Kontribusi Intervensi Gizi Sensitif dalam Upaya Penurunan Stunting? : Literature Review
Description:
Latar Belakang: Stunting adalah salah satu indikator dari kekurangan gizi kronis dan sebagai masalah kesehatan yang serius di masyarakat karena menurut data UNICEF prevalensi stunting saat ini lebih dari 40%.
Terdapat dua intervensi dalam penurunan stunting yaitu intervensi gizi spesifik dan sensitif.
Kontribusi intervensi gizi sensitif yang besar mengharuskan pembuat kebijakan dan pelaksana perlu mengkaji intervensi yang ada untuk memastikan program tersebut berdampak pada penurunan stunting.
Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi dari program-program pada intervensi gizi sensitif dalam upaya penurunan stunting.
Metode: Metode yang digunakan adalah literature review.
Pencarian literatur menggunakan enam database yaitu Cambridge, Proquest, PubMed, Science Direct, Scopus, dan Spinger Link.
Proses screening artikel dilakukan dengan menetapkan kriteria inklusi dan ekslusi.
Hasil: Terdapat beberapa program dalam intervensi gizi sensitif yang secara signifikan berdampak pada penurunan stunting yaitu pertanian, ketahanan pangan, kerawanan pangan, perlindungan sosial, pendidikan dan pemberdayaan perempuan, perkembangan dan pendidikan anak usia dini, dan WASH (Water, Sanitation and Hygiene).
Kesimpulan: Secara keseluruhan program-program dalam intervensi gizi sensitif terbukti efektif dan memiliki kontribusi dalam penurunan stunting.
Related Results
Intervensi Gizi Sensitif dalam Penurunan Stunting : Studi Kualitatif
Intervensi Gizi Sensitif dalam Penurunan Stunting : Studi Kualitatif
Latar belakang: Stunting diperkirakan berkontribusi sebesar 15–17% terhadap kematian pada anak balita. Terpilihnya Kabupaten Banyumas menjadi 100 kabupaten/kota prioritas intervens...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Abstract
The Physical Activity Guidelines for Americans (Guidelines) advises older adults to be as active as possible. Yet, despite the well documented benefits of physical a...
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting melalui Aplikasi Gosting (Get Information of Imunization and Stunting)
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting melalui Aplikasi Gosting (Get Information of Imunization and Stunting)
ABSTRAK Kecamatan Gondangrejo menjadi prioritas utama dalam prioritas desa dengan Lokus penurunan stunting pada tahun 2021 dengan prevalensi 23,59 % atau 67 balita di desa Plesunga...
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Latar Belakang: Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita, belum men...
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Kenaikan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Puskesmas Gunung Kaler Tangerang
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Kenaikan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Puskesmas Gunung Kaler Tangerang
ABSTRACT WHO in 2020 stated that the prevalence of stunting under five worldwide was 22 percent or as many as 149.2 million. The prevalence of stunting in Indonesia (24.4%) is bett...
Peran ayah dalam penanganan stunting: A systematic review
Peran ayah dalam penanganan stunting: A systematic review
Background: Stunting is a significant malnutrition phenomenon faced by the world, including Indonesia. Various family factors, such as inadequate access to nutritious food, low exc...
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Abstract: Dental caries, as well as stunting in children, is still a worldwide problem including in Indonesia. Malnutrition can cause stunting and abnormal growth and development o...

