Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KELAYAKAN AGROWISATA PANGO–PANGO SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA DI KELURAHAN TOSAPAN, KABUPATEN TANA TORAJA
View through CrossRef
Kawasan Agrowisata Pango-pango terletak di Kelurahan Tosapan Kabupaten Tana Toraja. Kawasan ini memiliki keindahan alam karena posisinya berada pada ketinggian. Dalam kawasan agrowisata Pango-Pango terdapat penerapan aplikasi agroforestry oleh masyarakat. Agrowisata pango-pango memiliki prinsip pelestarian lingkungan, kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat serta pelestarian adat dan budaya. Kawasan Agrowisata Pango-Pango berada jauh dari Ibu Kota Provinsi yaitu berjarak 284 Km. walaupun agrrowisata Pango-pango jauh dari ibukota, tetapi akses ke lokasi mudah diakses oleh pengunjung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indeks kelayakan Agrowisata Pango-pango sebagai kawasan ekowisata. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara terstruktur dengan responden. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kelurahan Tosapan berjumlah 1194 jiwa dengan jumlah sampel 43 jiwa, pengunjung 21 jiwa dan Pemerintah yaitu Lurah Tosapan, dan kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja. Variabel dalam penelitian ini menggunakan Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) Dirjen PHKA tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kriteria daya tarik mencapai 70,83%, aksesibilitas 47,22%, akomodasi 100%, sarana dan prasarana 100%, keamanan 79,16%, kondisi lingkungan masyarakat 83,33%, dan hubungan dengan objek wisata lain 77,21%. Berdasarkan analisis ADOTWA, Kawasan Agrowisata Pango-pango layak untuk dikembangkan dengan tingkat kelayakan sebesar 72,59%. Namun, dari kriteria aksesibilitas belum layak karena kondisi jalan menuju objek wisata masih belum memadai dan jarak dari Ibu Kota ke objek wisata diaktegorikan jauh.
Kata kunci: analisis kelayakan, agrowisata, ekowisata, wisata, Pango-Pango
Universitas Halu Oleo - Faculty of Forestry and Environmental Sciences
Title: ANALISIS KELAYAKAN AGROWISATA PANGO–PANGO SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA DI KELURAHAN TOSAPAN, KABUPATEN TANA TORAJA
Description:
Kawasan Agrowisata Pango-pango terletak di Kelurahan Tosapan Kabupaten Tana Toraja.
Kawasan ini memiliki keindahan alam karena posisinya berada pada ketinggian.
Dalam kawasan agrowisata Pango-Pango terdapat penerapan aplikasi agroforestry oleh masyarakat.
Agrowisata pango-pango memiliki prinsip pelestarian lingkungan, kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat serta pelestarian adat dan budaya.
Kawasan Agrowisata Pango-Pango berada jauh dari Ibu Kota Provinsi yaitu berjarak 284 Km.
walaupun agrrowisata Pango-pango jauh dari ibukota, tetapi akses ke lokasi mudah diakses oleh pengunjung.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indeks kelayakan Agrowisata Pango-pango sebagai kawasan ekowisata.
Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara terstruktur dengan responden.
Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dan kualitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kelurahan Tosapan berjumlah 1194 jiwa dengan jumlah sampel 43 jiwa, pengunjung 21 jiwa dan Pemerintah yaitu Lurah Tosapan, dan kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja.
Variabel dalam penelitian ini menggunakan Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) Dirjen PHKA tahun 2003.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kriteria daya tarik mencapai 70,83%, aksesibilitas 47,22%, akomodasi 100%, sarana dan prasarana 100%, keamanan 79,16%, kondisi lingkungan masyarakat 83,33%, dan hubungan dengan objek wisata lain 77,21%.
Berdasarkan analisis ADOTWA, Kawasan Agrowisata Pango-pango layak untuk dikembangkan dengan tingkat kelayakan sebesar 72,59%.
Namun, dari kriteria aksesibilitas belum layak karena kondisi jalan menuju objek wisata masih belum memadai dan jarak dari Ibu Kota ke objek wisata diaktegorikan jauh.
Kata kunci: analisis kelayakan, agrowisata, ekowisata, wisata, Pango-Pango
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
ABSTRACT
Ecotourism is a type of responsible natural tourism development in unspoiled areas or naturally managed areas where the goal, apart from enjoying natural beauty, also invo...
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Toraja is an area that has many unique cultures. However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta. The resear...
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat
Agrowisata Desa Loto di Kecamatan Ternate Barat terletak pada kemiringingan lereng yang cukup curam sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk...
PENINGKATAN KAPASITAS PETANI PENGELOLA AGROWISATA DALAM MENDUKUNG AGROWISATA BERKELANJUTAN
PENINGKATAN KAPASITAS PETANI PENGELOLA AGROWISATA DALAM MENDUKUNG AGROWISATA BERKELANJUTAN
Agrowisata merupakan sebuah bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan usaha pertanian (agribisnis) sebagai objek wisata dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, pengalaman,...
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
This study aims to determine the cultural potential of the Toraja tribe as a tourist attraction in Tana Toraja and North Toraja districts. With the research method using the type o...
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
<span style="color: #444444; font-family: HelveticaNeue, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 11.9px; line-height: 21px;">Kawasan Tembalang diperuntukka...
Marriage patterns between social layers in Tana Toraja Regency
Marriage patterns between social layers in Tana Toraja Regency
This study aims to determine: 1) the differences in marriage patterns between social strata in traditional and modern times in Makale District, Tana Toraja Regency, and 2) the impa...

