Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Ibu Hamil Yang Mengalami Anemia

View through CrossRef
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan risiko kompilikasi selama kehamilan ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak serius pada ibu dan janin. Kekurangan zat besi sebagai penyebab utama anemia pada ibu hamil dapat menghambat proses tumbuh kembang janin, baik selama kehamilan maupun setelah lahir. Kondisi ini membawa dampak negatif tidak hanya bagi kesehatan ibu, tetapi juga bagi janin yang sedang dikandung. Seorang ibu hamil diklasifikasikan mengalami anemia apabila kadar hemoglobin dalam darahnya berada di bawah 11 g/dL. Risiko anemia pada kehamilan tidak hanya mengancam keselamatan ibu, tetapi juga dapat membahayakan kelangsungan hidup dan kesehatan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami anemia di Desa Sukamulya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan data sekunder dari rekam medis ibu hamil tahun 2025. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami anemia. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling Sampel pada penelitian ini 60 orang ibu hamil. Hasil menunjukkan sebagian besar ibu hamil dengan anemia berada pada rentang usia 20–35 tahun 54 responden (90%) berpendidikan terakhir SD/SMP 30 orang responden (50%), tidak bekerja (IRT) sebanyak 58 orang (96,7%), berada pada usia kehamilan trimester II (13-28 minggu) sebanyak 32 responden (53,3%), dan belum pernah melahirkan sebanyak 28 orang (46,7%). Temuan ini menunjukkan bahwa kelompok ibu hamil muda dengan latar belakang pendidikan rendah dan belum memiliki pengalaman melahirkan cenderung lebih berisiko mengalami anemia. Keterbatasan penelitian ini adalah data yang hanya bersumber dari satu fasilitas kesehatan sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan secara luas. Disarankan adanya peningkatan penyuluhan dan pemantauan rutin terhadap ibu hamil terutama pada usia kehamilan trimester II untuk mencegah dan menangani anemia lebih awal.
Title: Karakteristik Ibu Hamil Yang Mengalami Anemia
Description:
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan risiko kompilikasi selama kehamilan ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak serius pada ibu dan janin.
Kekurangan zat besi sebagai penyebab utama anemia pada ibu hamil dapat menghambat proses tumbuh kembang janin, baik selama kehamilan maupun setelah lahir.
Kondisi ini membawa dampak negatif tidak hanya bagi kesehatan ibu, tetapi juga bagi janin yang sedang dikandung.
Seorang ibu hamil diklasifikasikan mengalami anemia apabila kadar hemoglobin dalam darahnya berada di bawah 11 g/dL.
Risiko anemia pada kehamilan tidak hanya mengancam keselamatan ibu, tetapi juga dapat membahayakan kelangsungan hidup dan kesehatan janin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami anemia di Desa Sukamulya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan data sekunder dari rekam medis ibu hamil tahun 2025.
Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami anemia.
Teknik pengambilan sampel adalah total sampling Sampel pada penelitian ini 60 orang ibu hamil.
Hasil menunjukkan sebagian besar ibu hamil dengan anemia berada pada rentang usia 20–35 tahun 54 responden (90%) berpendidikan terakhir SD/SMP 30 orang responden (50%), tidak bekerja (IRT) sebanyak 58 orang (96,7%), berada pada usia kehamilan trimester II (13-28 minggu) sebanyak 32 responden (53,3%), dan belum pernah melahirkan sebanyak 28 orang (46,7%).
Temuan ini menunjukkan bahwa kelompok ibu hamil muda dengan latar belakang pendidikan rendah dan belum memiliki pengalaman melahirkan cenderung lebih berisiko mengalami anemia.
Keterbatasan penelitian ini adalah data yang hanya bersumber dari satu fasilitas kesehatan sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan secara luas.
Disarankan adanya peningkatan penyuluhan dan pemantauan rutin terhadap ibu hamil terutama pada usia kehamilan trimester II untuk mencegah dan menangani anemia lebih awal.

Related Results

Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Kelas ibu hamil termasuk salah satu sarana belajar bersama yang diikuti ibu hamil mulai dari trimester II dan II, yang difasilitasi oleh bidan yang bertujuan membahas materi di buk...
Analisis Resiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil
Analisis Resiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil
Kejadian anemia di Dunia menduduki urutan ketiga dengan prevalensi anemia pada ibu hamil 74 %. Menurut WHO 40 % kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam keha...
KORELASI ANTARA STATUS GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III
KORELASI ANTARA STATUS GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III
Kejadian anemia sering dijumpai selama kehamilan dan  menjadi penyebab utama peningkatan morbiditas dan mortalitas pada ibu hamil baik di Negara maju maupun Negara berkembang. Sala...
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil. Manfaat se...
INOVASI GERHANA (GERAKAN SEDERHANA BERANTAS ANEMIA) DENGAN NUGGET TERI DI DESA KESUGIHAN KECAMATAN KALIANDA LAMPUNG SELATAN
INOVASI GERHANA (GERAKAN SEDERHANA BERANTAS ANEMIA) DENGAN NUGGET TERI DI DESA KESUGIHAN KECAMATAN KALIANDA LAMPUNG SELATAN
Rata-rata kejadian anemia tergantung pada usia, jumlah anak dan usia kehamilan, status gizi, hal ini erat kaitannya dengan terjadinya anemia pada ibu hamil, karena usia ibu yang ti...
Penerapan Sistem Ibu Hamil (SIBUMIL) dalam Menunjang Efektifitas Pencatatan Data Ibu Hamil
Penerapan Sistem Ibu Hamil (SIBUMIL) dalam Menunjang Efektifitas Pencatatan Data Ibu Hamil
Posyandu Ngudi Rahayu merupakan posyandu di Desa Luwang Kecamatan Gatak Sukoharjo, Jawa Tengah. Pencatatan masih dilakukan secara manual menggunakan tulisan tangan, sehingga data p...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
Upaya peningkatan kesehatan adalah suatu kegiatan atau serangkaiankegiatan yang di lakukan secara terpadu dalam bentuk pencegahan penyakitpeningkatan kesehatan, terutama kepada ibu...
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Effectiveness Of Android Application Ceting On Screening Of Stunting Risk Factors In Pregnant Women
Latar Belakang: Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita, belum men...

Back to Top