Javascript must be enabled to continue!
Self Esteem Dengan Online Compulsive Buying Produk Fashion Pada Konsumen Perempuan
View through CrossRef
Era digitalisasi saat ini, berbelanja tidak hanya dapat dilakukan secara langsung di tokonya namun dapat juga dilakukan secara online. Hadirnya e-commerce dalam platform digital tersebut memberi kemudahan seseorang untuk melihat berbagai macam referensi produk yang akan mereka beli, membuat seseorang melakukan pembelian produk yang mereka inginkan dengan segera melalui belanja online. Proses pembelian yang dilakukan tanpa perencanaan dan dilakukan saat itu juga untuk menimbulkan rasa puas dan menghilangkan ketegangan yang bersifat sementara, kemudian pada diri seseorang akan timbul rasa bersalah dan penyesalan hal ini biasa disebut dengan compulsive buying. Faber dan O'Guinn (1989) juga menyatakan konsumen dengan kecenderungan compulsive buying sering menggunakan pembelian sebagai suatu kompensasi terhadap suatu kondisi yang tidak menyenangkan dan juga disebabkan oleh self esteem yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self esteem dengan online compulsive buying produk fashion pada konsumen perempuan. Menggunakan rancangan penelitian kuantitatif korelasional dengan tenik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan pembagian kuesioner yang telah disusun berdasarkan dimensi self esteem dan compulsive buying. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 151 konsumen perempuan pengguna aplikasi Tokopedia dan Shopee. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji product moment dengan bantuan Statistical Package for Social Science (SPSS). Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian diperoleh nilai p sebesar 0.026 dengan nilai korelasi antar variable sebesar -0.181. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua variable berhubungan negative dan signifikan. Memiliki arti, semakin rendah self esteem seseorang, perilaku compulsive buying akan semakin tinggi, begitu pula sebaliknya, semakin tinggi self esteem seseorang, perilaku compulsive buying akan cenderung rendah.
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Title: Self Esteem Dengan Online Compulsive Buying Produk Fashion Pada Konsumen Perempuan
Description:
Era digitalisasi saat ini, berbelanja tidak hanya dapat dilakukan secara langsung di tokonya namun dapat juga dilakukan secara online.
Hadirnya e-commerce dalam platform digital tersebut memberi kemudahan seseorang untuk melihat berbagai macam referensi produk yang akan mereka beli, membuat seseorang melakukan pembelian produk yang mereka inginkan dengan segera melalui belanja online.
Proses pembelian yang dilakukan tanpa perencanaan dan dilakukan saat itu juga untuk menimbulkan rasa puas dan menghilangkan ketegangan yang bersifat sementara, kemudian pada diri seseorang akan timbul rasa bersalah dan penyesalan hal ini biasa disebut dengan compulsive buying.
Faber dan O'Guinn (1989) juga menyatakan konsumen dengan kecenderungan compulsive buying sering menggunakan pembelian sebagai suatu kompensasi terhadap suatu kondisi yang tidak menyenangkan dan juga disebabkan oleh self esteem yang rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self esteem dengan online compulsive buying produk fashion pada konsumen perempuan.
Menggunakan rancangan penelitian kuantitatif korelasional dengan tenik pengumpulan data menggunakan skala likert dengan pembagian kuesioner yang telah disusun berdasarkan dimensi self esteem dan compulsive buying.
Subjek dalam penelitian ini berjumlah 151 konsumen perempuan pengguna aplikasi Tokopedia dan Shopee.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan.
Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji product moment dengan bantuan Statistical Package for Social Science (SPSS).
Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian diperoleh nilai p sebesar 0.
026 dengan nilai korelasi antar variable sebesar -0.
181.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua variable berhubungan negative dan signifikan.
Memiliki arti, semakin rendah self esteem seseorang, perilaku compulsive buying akan semakin tinggi, begitu pula sebaliknya, semakin tinggi self esteem seseorang, perilaku compulsive buying akan cenderung rendah.
Related Results
Peran Celebrity Worship dalam Hubungan Self Esteem dan Compulsive Buying
Peran Celebrity Worship dalam Hubungan Self Esteem dan Compulsive Buying
Abstract. The phenomenon of the Korean wave (hallyu), which has increasingly developed in Indonesia, has encouraged various behaviors among K-Pop fans, one of which is compulsive b...
THE ‘PARENT’ IN THE PARENTING STYLE:
A CORRELATIONAL STUDY EXPLORING THE IMPACT OF PARENTING ON SELF-CONCEPT OF THE ADOLESCENT (Preprint)
THE ‘PARENT’ IN THE PARENTING STYLE:
A CORRELATIONAL STUDY EXPLORING THE IMPACT OF PARENTING ON SELF-CONCEPT OF THE ADOLESCENT (Preprint)
BACKGROUND
The present research attempts to explore the dynamics of parent child relationship. The investigation aims at understanding the impact of parenti...
SELF-ESTEEM DAN KESEPIAN PADA MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI
SELF-ESTEEM DAN KESEPIAN PADA MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI
ABSTRACT: SELF-ESTEEM AND LONENESS IN COLLEGE STUDENTS DURING PANDEMIC This study aims to see the relationship between self-esteem and loneliness in X university students in Jakart...
[RETRACTED] Keanu Reeves CBD Gummies v1
[RETRACTED] Keanu Reeves CBD Gummies v1
[RETRACTED]Keanu Reeves CBD Gummies ==❱❱ Huge Discounts:[HURRY UP ] Absolute Keanu Reeves CBD Gummies (Available)Order Online Only!! ❰❰= https://www.facebook.com/Keanu-Reeves-CBD-G...
Dinamika Self Esteem pada Perempuan Fatherless dalam Menjalin Relasi Romantis
Dinamika Self Esteem pada Perempuan Fatherless dalam Menjalin Relasi Romantis
Abstract. The increase in fatherless cases in Indonesia is alarming. Fatherless also has an impact on a girl's life which will affect self-esteem while self-esteem and romantic rel...
GAYA HIDUP RAMAH LINGKUNGAN DENGAN SLOW FASHION
GAYA HIDUP RAMAH LINGKUNGAN DENGAN SLOW FASHION
Industri fashion yang didominasi oleh fast fashion berdampak negatif terhadap lingkungan akibat kelebihan produksi dan persediaan, penurunan kualitas serta tren yang cepat berubah....
Pengaruh Loneliness terhadap Self Esteem pada Pengguna Aplikasi Bumble
Pengaruh Loneliness terhadap Self Esteem pada Pengguna Aplikasi Bumble
Abstract. Self esteem refers to an individual's evaluation of themselves, encompassing both positive and negative attitudes, and has a significant impact on psychological well bein...
SELF-ESTEEM AND SELF-EFFICACY AMONG NEWSCASTERS AND NEWS REPORTERS
SELF-ESTEEM AND SELF-EFFICACY AMONG NEWSCASTERS AND NEWS REPORTERS
The present study aimedto investigaterelationship between self-esteem and self-efficacy among news casters and news reporters and to compare both groups in self-esteemand self-effi...

