Javascript must be enabled to continue!
STUDI NORMALISASI SUNGAI LUSI KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH
View through CrossRef
Sungai, sebagai sumber udara vital, mengalir dari hulu ke hilir, membawa udara dan sedimentasi. Tingginya laju sedimentasi di Sungai Lusi terutama disebabkan oleh kerusakan daerah tangkapan udara dan berkurangnya konservasi tanah dalam pengelolaan lahan. Akibatnya, kapasitas dan umur waduk menurun, sehingga mengurangi fungsi dan manfaat sungai. Oleh karena itu, melihat urgensi masalah ini, studi ini dirancang untuk merencanakan pembangunan check dam di Sungai Lusi. Tujuan utama check dam adalah untuk mengendalikan sedimentasi, mencegah banjir, dan mengurangi degradasi sungai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan, serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisa dilakukan dalam tiga tahapan utama: hidraulika, stabilitas, dan normalisasi, dengan bantuan software HEC-RAS. Hasil perhitungan menunjukkan desain check dam yang optimal dengan tinggi bendungan utama sekitar 1,2 m, lebar dasar pelimpah 15 m, tinggi pelimpah 5,5 m, kedalaman pondasi utama 1,5 m, tinggi limpasan di atas pelimpah 4,3 m, dan tinggi jagaan 1,2 m. Desain ini menjamin stabilitas bangunan, baik dalam kondisi normal maupun saat banjir.Namun, simulasi hidraulika menunjukkan adanya tantangan lain. Sebelum pembangunan bendungan, saat terjadi banjir dengan kala ulang 50 tahun, aliran udara melebihi kapasitas tanggul yang ada. Oleh karena itu, selain pembangunan check dam, rencana lain yang diperlukan adalah normalisasi sungai. Direncanakan pembuatan tanggul tambahan dengan panjang total 205,5 m. Tanggul ini memiliki lebar sungai 15 m, dengan beberapa kemiringan lereng dan berm dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Selain itu,
Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang
Title: STUDI NORMALISASI SUNGAI LUSI KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH
Description:
Sungai, sebagai sumber udara vital, mengalir dari hulu ke hilir, membawa udara dan sedimentasi.
Tingginya laju sedimentasi di Sungai Lusi terutama disebabkan oleh kerusakan daerah tangkapan udara dan berkurangnya konservasi tanah dalam pengelolaan lahan.
Akibatnya, kapasitas dan umur waduk menurun, sehingga mengurangi fungsi dan manfaat sungai.
Oleh karena itu, melihat urgensi masalah ini, studi ini dirancang untuk merencanakan pembangunan check dam di Sungai Lusi.
Tujuan utama check dam adalah untuk mengendalikan sedimentasi, mencegah banjir, dan mengurangi degradasi sungai.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan, serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait.
Analisa dilakukan dalam tiga tahapan utama: hidraulika, stabilitas, dan normalisasi, dengan bantuan software HEC-RAS.
Hasil perhitungan menunjukkan desain check dam yang optimal dengan tinggi bendungan utama sekitar 1,2 m, lebar dasar pelimpah 15 m, tinggi pelimpah 5,5 m, kedalaman pondasi utama 1,5 m, tinggi limpasan di atas pelimpah 4,3 m, dan tinggi jagaan 1,2 m.
Desain ini menjamin stabilitas bangunan, baik dalam kondisi normal maupun saat banjir.
Namun, simulasi hidraulika menunjukkan adanya tantangan lain.
Sebelum pembangunan bendungan, saat terjadi banjir dengan kala ulang 50 tahun, aliran udara melebihi kapasitas tanggul yang ada.
Oleh karena itu, selain pembangunan check dam, rencana lain yang diperlukan adalah normalisasi sungai.
Direncanakan pembuatan tanggul tambahan dengan panjang total 205,5 m.
Tanggul ini memiliki lebar sungai 15 m, dengan beberapa kemiringan lereng dan berm dengan spesifikasi yang telah ditentukan.
Selain itu,.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
A Comparative Study on Tourist Motivations to LUSI Island and LUSI Pond in the Context of Post-Disaster Tourism
A Comparative Study on Tourist Motivations to LUSI Island and LUSI Pond in the Context of Post-Disaster Tourism
Abstract
The Sidoarjo mudflow disaster (LUSI Disaster) took place in 2006 in the oil drilling area operated by PT Lapindo Brantas in Siring Village, Porong District,...
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakterist...
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
ABSTRACT
Tides and currents are essential factors that affect activities in estuary waters. The observation of tides and currents at the estuary of the Porong River is very i...
STRATEGI PENGEMBANGAN KEDELAI DI RUMAH KEDELAI GROBOGAN
STRATEGI PENGEMBANGAN KEDELAI DI RUMAH KEDELAI GROBOGAN
Pemenuhan kebutuhan kedelai nasional selama ini masih tergantung dengan impor, jika ketersediaan bahan pangan selalu dipenuhi dengan impor dapat mengakibatkan berbagai permasalahan...
On endogenous and exogenous factors controlling the behaviour of the Lusi eruption (Java, Indonesia)
On endogenous and exogenous factors controlling the behaviour of the Lusi eruption (Java, Indonesia)
The Lusi eruption started on Java Island on the 29th of May 2006, almost two days after a M6.5 earthquake struck Yogyakarta. More than 16 years later, Lusi is still erupting clasts...
Pemetaan Kualitas Air Sungai Akibat Penambangan Emas
Pemetaan Kualitas Air Sungai Akibat Penambangan Emas
Sungai Batang Palangki merupakan sungai yang terletak di Kecamatan IV Nagari di Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Di Sungai tersebut terdapat beberapa aktivitas penamban...
Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai
Penambangan Pasir Sungai Progo Terhadap Laju Degradasi Pada Elevasi Dasar Sungai
Gunung Sindoro adalah gunung yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sungai progo yang mengalir. Sungai utama memiliki panjang sekitar 138 km dan ...

