Javascript must be enabled to continue!
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
View through CrossRef
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya lebih diperhatikan dan dilindungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada karyawan PT. FKS Multi Agro Tbk. cabang Makassar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT. FKS Multi Agro Tbk. yaitu sebanyak 39 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebesar 39 orang. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan chi-square dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.000, ada hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.000, tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.131, terdapat hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.002, tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.099 dan tidak terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.157. Berdasarkan hasil uji regresi logistik berganda didapatkan variabel yang paling memiliki hubungan kuat terhadap kelelahan kerja adalah variabel masa kerja dengan nilai sig 0.004 dan exp(B) 27.421. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara usia, masa kerja dan lama kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan. Saran bagi perusahan untuk melakukan pemantauan status kesehatan dan status gizi karyawan dengan menghitung kebutuhan energi yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dan pemberian edukasi gizi pada karyawan. Bagi karyawan jika merasa mengalami kelelahan sebaikya melakukan pereganggan otot untuk menghindari kelelahan yang berlanjut dan mengurangi kelelahan di otot.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Description:
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya lebih diperhatikan dan dilindungi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada karyawan PT.
FKS Multi Agro Tbk.
cabang Makassar.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT.
FKS Multi Agro Tbk.
yaitu sebanyak 39 orang.
Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebesar 39 orang.
Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan chi-square dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda.
Hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.
000, ada hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.
000, tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.
131, terdapat hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.
002, tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.
099 dan tidak terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja berdasarkan nilai p-value=0.
157.
Berdasarkan hasil uji regresi logistik berganda didapatkan variabel yang paling memiliki hubungan kuat terhadap kelelahan kerja adalah variabel masa kerja dengan nilai sig 0.
004 dan exp(B) 27.
421.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara usia, masa kerja dan lama kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan.
Saran bagi perusahan untuk melakukan pemantauan status kesehatan dan status gizi karyawan dengan menghitung kebutuhan energi yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dan pemberian edukasi gizi pada karyawan.
Bagi karyawan jika merasa mengalami kelelahan sebaikya melakukan pereganggan otot untuk menghindari kelelahan yang berlanjut dan mengurangi kelelahan di otot.
Related Results
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Background: Kelelahan menjadi penyakit pembunuh nomor dua setelah penyakit jantumg. Survei disebuah negara maju menyatakan setiap harinya terdapat 10-15% penduduknya yang mengalami...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Data dari ILO menyebutkan hampir setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Penelitian tersebut menyataka...
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2013 hingga 2022. Sampel peneliti...
PENGARUH STRES KERJA, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) TBK KANTOR CABANG MAKASSAR
PENGARUH STRES KERJA, KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) TBK KANTOR CABANG MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh stres kerja, kepuasan kerja dan komitmen organisasional terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Tabungan Negara ...
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Astenopia (kelelahan mata) yaitu gejala yang diakibatkan oleh upaya berlebihan dari sistem penglihatan yang berada dalam kondisi kurang sempurna untuk memperoleh ketajaman pengliha...
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. Human Resource Management that is managed with full effort is necessary in order to improve the results of good employee performance, because employee performance is one ...
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Astenopia (kelelahan mata) yaitu gejala yang diakibatkan oleh upaya berlebihan dari sistem penglihatan yang berada dalam kondisi kurang sempurna untuk memperoleh ketajaman pengliha...
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. This study aims to determine the effect of emotional intelligence and motivation on employee performance at PT. This research is motivated by the unstable performance of ...

