Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potensi Pengembangan Ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat

View through CrossRef
Ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena merupakan salah satu destinasi wisata penting di Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat desa yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata. Ekowisata tersebut selama ini sudah dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam. Pengembangan ekowisata perlu memperhatikan aspek ekonomi, ekologi, dan sosial masyarakat. Potensi pengembangan dapat dikaji melalui penilaian potensi, hal ini dilakukan melalui penilaian unsur penunjang dan penilaian potensi pengembangan secara keseluruhan. penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis potensi ekowisata dan upaya pengembangan ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Penilaian menggunakan pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) yang telah dimodifikasi. Hasil penilaian menunjukkan bahwa ekowisata Tanjung Rappa Pelangi memiliki skor 573, artinya ekowisata tersebut tergolong potensial yang bisa atau layak dikembangkan. Potensi tersebut dapat dilihat dari enam unsur penunjang ekowisata yaitu daya tarik wisata, aksesibilitas, kondisi sosial ekonomi masyarakat, ketersediaan air bersih, akomodasi, dan sarana prasarana. Pengembangan ekowisata tersebut dapat berfokus pada peningkatan kapasitas pengelola ekowisata, penambahan sarana dan prasarana wisata seperti jalan, jembatan, dan tempat berteduh
Title: Potensi Pengembangan Ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Description:
Ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena merupakan salah satu destinasi wisata penting di Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat.
Pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat desa yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata.
Ekowisata tersebut selama ini sudah dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam.
Pengembangan ekowisata perlu memperhatikan aspek ekonomi, ekologi, dan sosial masyarakat.
Potensi pengembangan dapat dikaji melalui penilaian potensi, hal ini dilakukan melalui penilaian unsur penunjang dan penilaian potensi pengembangan secara keseluruhan.
penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis potensi ekowisata dan upaya pengembangan ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Penilaian menggunakan pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) yang telah dimodifikasi.
Hasil penilaian menunjukkan bahwa ekowisata Tanjung Rappa Pelangi memiliki skor 573, artinya ekowisata tersebut tergolong potensial yang bisa atau layak dikembangkan.
Potensi tersebut dapat dilihat dari enam unsur penunjang ekowisata yaitu daya tarik wisata, aksesibilitas, kondisi sosial ekonomi masyarakat, ketersediaan air bersih, akomodasi, dan sarana prasarana.
Pengembangan ekowisata tersebut dapat berfokus pada peningkatan kapasitas pengelola ekowisata, penambahan sarana dan prasarana wisata seperti jalan, jembatan, dan tempat berteduh.

Related Results

Potensi Pengembangan Ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Pengembangan Ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Ekowisata Tanjung Rappa Pelangi di Desa Bobanehena merupakan salah satu destinasi wisata penting di Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Pengelolaannya dilakukan oleh masya...
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
Analisis Kelayakan Potensi Ekowisata Bukit Gatan Pada Hutan Desa Sukorejo Kabupaten Musi Rawas
ABSTRACT Ecotourism is a type of responsible natural tourism development in unspoiled areas or naturally managed areas where the goal, apart from enjoying natural beauty, also invo...
Potensi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Desa Gamtala Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Desa Gamtala Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Mangrove merupakan lingkungan hutan tropis yang memiliki kualitas yang unik karena terjadi di antara sistem biologi darat dan laut. Mangrove melengkapi kemampuan dan keunggulannya ...
Potensi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Desa Gamtala Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Desa Gamtala Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Mangrove merupakan lingkungan hutan tropis yang memiliki kualitas yang unik karena terjadi di antara sistem biologi darat dan laut. Mangrove melengkapi kemampuan dan keunggulannya ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Pengembangan Minat dan Bakat Siswa di Desa Perkebunan Tanjung Kasau (SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau dan MTS Islamiyah Tanjung Kasau)
Pengembangan Minat dan Bakat Siswa di Desa Perkebunan Tanjung Kasau (SDN 10 Perkebunan Tanjung Kasau dan MTS Islamiyah Tanjung Kasau)
Di Desa Perkebunan Tanjung Kasau, banyak para siswa yang tidak tahu minat dan bakat mereka masing-masing serta sekolah yang kurang aktif dalam melakukan kegiatan pengembangan minat...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...

Back to Top