Javascript must be enabled to continue!
Kontribusi Aspek Anthropometri dan Kapasitas Fisik Dominan Terhadap Prestasi Lompat Jauh Gaya Schenepper
View through CrossRef
Lompat jauh merupakan cabang olahraga atletik dengan serangkaian awalan, tumpuan, sikap di udara, dan diakhiri dengan mendarat yang mencakup daya dan kecepatan yang bertujuan melompat dengan pencapaian jarak lompatan yang sejauh jauhnya. Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor indek massa tubuh terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper. 2) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor power otot tungkai terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper. 3) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor kekuatan otot perut terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper. 4) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor kecepatan maksimum lari terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper. Dalam hal ini yang akan diteliti adalah kontribusi aspek antropometri dan kapasitas fisik dominan terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper siswa putra kelas 8 SMP Negeri 2 Karangrejo Kabupaten Tulungagung. Di mana peneliti berupaya mencari kontribusi alternatif yang paling efektif untuk mendapatkan hasil prestasi lompat jauh gaya schenepper dengan rancangan penelitian korelasi multivariat kuantitatif deskriptif korelasi yang terdapat 4 variabel bebas yaitu aspek antropometri (index massa tubuh) (x1), dan kapasitas domain fisik meliputi power otot tungkai (x2), kekuatan otot perut (x3), kecepatan maksimum lari (x4), dan 1 variabel terikat yaitu prestasi lompat jauh gaya schenepper (y). Obyek dalam penelitian ini ialah hasil belajar lompat jauh gaya schenepper, dengan populasi 150 siswa didapat hasil 30 siswa yang diambil secara acak. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan ialah uji analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat kontribusi yang signifikan pada aspek anthropometri (indek massa tubuh) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 15,4%. Terdapat kontribusi yang signifikan pada fisik dominan (power otot tungkai) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 11,1%. Terdapat kontribusi yang signifikan pada kapasitas fisik dominan (kekuatan otot perut) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 7,6%. Terdapat kontribusi yang signifikan pada kapasitas fisik dominan (kecepatan lari maksimum) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 14,7%. Berdasarkan beberapa hasil di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Aspek antropometri dan kapasitas fisik dominan berkontribusi 48,8% terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper.
Title: Kontribusi Aspek Anthropometri dan Kapasitas Fisik Dominan Terhadap Prestasi Lompat Jauh Gaya Schenepper
Description:
Lompat jauh merupakan cabang olahraga atletik dengan serangkaian awalan, tumpuan, sikap di udara, dan diakhiri dengan mendarat yang mencakup daya dan kecepatan yang bertujuan melompat dengan pencapaian jarak lompatan yang sejauh jauhnya.
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor indek massa tubuh terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper.
2) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor power otot tungkai terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper.
3) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor kekuatan otot perut terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper.
4) Mengetahui seberapa besar kontribusi faktor kecepatan maksimum lari terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper.
Dalam hal ini yang akan diteliti adalah kontribusi aspek antropometri dan kapasitas fisik dominan terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper siswa putra kelas 8 SMP Negeri 2 Karangrejo Kabupaten Tulungagung.
Di mana peneliti berupaya mencari kontribusi alternatif yang paling efektif untuk mendapatkan hasil prestasi lompat jauh gaya schenepper dengan rancangan penelitian korelasi multivariat kuantitatif deskriptif korelasi yang terdapat 4 variabel bebas yaitu aspek antropometri (index massa tubuh) (x1), dan kapasitas domain fisik meliputi power otot tungkai (x2), kekuatan otot perut (x3), kecepatan maksimum lari (x4), dan 1 variabel terikat yaitu prestasi lompat jauh gaya schenepper (y).
Obyek dalam penelitian ini ialah hasil belajar lompat jauh gaya schenepper, dengan populasi 150 siswa didapat hasil 30 siswa yang diambil secara acak.
Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan ialah uji analisis regresi berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat kontribusi yang signifikan pada aspek anthropometri (indek massa tubuh) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 15,4%.
Terdapat kontribusi yang signifikan pada fisik dominan (power otot tungkai) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 11,1%.
Terdapat kontribusi yang signifikan pada kapasitas fisik dominan (kekuatan otot perut) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 7,6%.
Terdapat kontribusi yang signifikan pada kapasitas fisik dominan (kecepatan lari maksimum) terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper sebesar 14,7%.
Berdasarkan beberapa hasil di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Aspek antropometri dan kapasitas fisik dominan berkontribusi 48,8% terhadap prestasi lompat jauh gaya schenepper.
Related Results
makalah Andriany PutrI
makalah Andriany PutrI
BAB IPENDAHULUANA.Latar BelakangDalam kehidupan modern manusia tidak dapat dipisahkan dari olahraga, baik sebagai arena adu prestasi maupun sebagai kebutuhan untuk menjaga kondisi ...
Analisis Physical Fitness Terhadap Kemampuan Lompat Jauh
Analisis Physical Fitness Terhadap Kemampuan Lompat Jauh
Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh komponen fisik (fhysical fitness) yang meliputi kecepatan, daya ledak tungkai dan keseimbangan terhadap kemampuan lompat ja...
Hubungan Kecepatan Dan Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Keterampilan Lompat Jauh Gaya Menggantung Pada Siswa Kelas VIII SMP Bukit Asam
Hubungan Kecepatan Dan Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Keterampilan Lompat Jauh Gaya Menggantung Pada Siswa Kelas VIII SMP Bukit Asam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan dan daya ledak otot dengan keterampilan lompat jauh gaya menggantung pada siswa kelas VIII SMP Bukit Asam. Metod...
Aktifitas Lompat Jauh, Lompat Tinggi
Aktifitas Lompat Jauh, Lompat Tinggi
Keseluruhan rangkaian gerak teknik lompat jauh terbagi dalam awalan, tolakan, melayang di udara, dan pendaratan. Teknik-teknik dasar ini harus dikuasai dengan baik untuk mendapa...
PENGEMBANGAN PROGRAM LATIHAN KONDISI FISIK DALAM PENINGKATAN LOMPAT JAUH ATLET ADIOS UTP SURAKARTA
PENGEMBANGAN PROGRAM LATIHAN KONDISI FISIK DALAM PENINGKATAN LOMPAT JAUH ATLET ADIOS UTP SURAKARTA
Lompat jauh merupakan salah satu cabang atletik yang membutuhkan kekuatan fisik, koordinasi, dan teknik yang baik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan p...
ANALISIS GERAKAN DAN HASIL LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 SAMARINDA
ANALISIS GERAKAN DAN HASIL LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 SAMARINDA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil mengetahui tingkat analisis suatu gerakan lompat jauh dan mengetahui hasil dan kemampuan siswa yang telah melakukan tes gerakan lom...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...

