Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran karya ilmiah dengan metode Inquiry Based Learning. Objek penelitiannya Siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Rambah Pasir Pengaraian dengan jumlah siswa 30 orang. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, siklus I dengan empat kali tindakan atau pertemuan pembelajaran dan siklus II dengan tiga tindakan. Hasil analisis data dilakukan dengan observasi, pemberian angket dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dengan metode pembelajaran Inquiry Based Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Rambah Kabupaten Rokan Hulu lebih aktif minat dan keterampilannya jauh lebih baik yang akhirnya berpengaruh pada meningkatnya hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari tabel Perbandingan nilai rata-rata hasil test sebelum menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning. Nilai rata-rata pre-test sebelum menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning adalah 69.6. Nilai rata-rata untuk pertemuan pertama adalah 76.00. Pada pertemuan kedua meningkat menjadi 77.93, pada pertemuan ketiga di siklus II nilai rata-rata pun mengalami peningkatan lagi menjadi 80.17. Nilai rata-rata untuk pertemuan keempat mengalami peningkatan lagi dari pertemuan sebelumnya yaitu 92.97. Dari data tersebut jelas terlihat peningkatan yang cukup signifikan sebelum menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning dan setelah menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning.
Title:
Description:
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran karya ilmiah dengan metode Inquiry Based Learning.
Objek penelitiannya Siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Rambah Pasir Pengaraian dengan jumlah siswa 30 orang.
Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, siklus I dengan empat kali tindakan atau pertemuan pembelajaran dan siklus II dengan tiga tindakan.
Hasil analisis data dilakukan dengan observasi, pemberian angket dan tes hasil belajar.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dengan metode pembelajaran Inquiry Based Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Rambah Kabupaten Rokan Hulu lebih aktif minat dan keterampilannya jauh lebih baik yang akhirnya berpengaruh pada meningkatnya hasil belajar.
Hal ini dapat dilihat dari tabel Perbandingan nilai rata-rata hasil test sebelum menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning.
Nilai rata-rata pre-test sebelum menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning adalah 69.
6.
Nilai rata-rata untuk pertemuan pertama adalah 76.
00.
Pada pertemuan kedua meningkat menjadi 77.
93, pada pertemuan ketiga di siklus II nilai rata-rata pun mengalami peningkatan lagi menjadi 80.
17.
Nilai rata-rata untuk pertemuan keempat mengalami peningkatan lagi dari pertemuan sebelumnya yaitu 92.
97.
Dari data tersebut jelas terlihat peningkatan yang cukup signifikan sebelum menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning dan setelah menggunakan metode pembelajaran Inquiry Based Learning.

