Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Internalisasi Nilai-Nilai Religius Melalui Blended Learning

View through CrossRef
Nilai-nilai religius menjadi salah satu nilai pendidikan karakter yang sangat penting karena menjadi pedoman bagi setiap individu dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai religius peserta didik melalui model blended learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.  Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Pejagoan Kebumen. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran PAI melalui model blended learning dikombinasikan dengan menggunakan berbagai variasi model dan metode pembelajaran seperti penggunaan model problem-based learning, metode pembiasaan, metode demonstrasi, metode praktik, metode diskusi, dan mind mapping. Beberapa penanaman nilai-nilai religius yang telah dikembangkan adalah pembiasaan 3S, membaca asmaul husna, berdoa sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran dan aktivitas, pembiasaan hidup bersih dan sehat, pembiasaan sholat wajib dan sunah, pembiasaan bersedekah, dan pembiasaan membaca Al-Quran. Sebagai penguat dalam mengembangkan nilai-nilai religius peserta didik, guru juga menggunakan metode motivasi dan nasihat serta keteladanan dalam membentuk karakter religius peserta didik. 
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Internalisasi Nilai-Nilai Religius Melalui Blended Learning
Description:
Nilai-nilai religius menjadi salah satu nilai pendidikan karakter yang sangat penting karena menjadi pedoman bagi setiap individu dalam kehidupan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai religius peserta didik melalui model blended learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
  Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Pejagoan Kebumen.
Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran PAI melalui model blended learning dikombinasikan dengan menggunakan berbagai variasi model dan metode pembelajaran seperti penggunaan model problem-based learning, metode pembiasaan, metode demonstrasi, metode praktik, metode diskusi, dan mind mapping.
Beberapa penanaman nilai-nilai religius yang telah dikembangkan adalah pembiasaan 3S, membaca asmaul husna, berdoa sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran dan aktivitas, pembiasaan hidup bersih dan sehat, pembiasaan sholat wajib dan sunah, pembiasaan bersedekah, dan pembiasaan membaca Al-Quran.
Sebagai penguat dalam mengembangkan nilai-nilai religius peserta didik, guru juga menggunakan metode motivasi dan nasihat serta keteladanan dalam membentuk karakter religius peserta didik.
 .

Related Results

BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta di...
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta di...
Model pembelajaran blended partisipatif kemitraan sekolah dan orangtua
Model pembelajaran blended partisipatif kemitraan sekolah dan orangtua
Partisipasi orangtua dalam menyusun program kemitraan dengan sekolah masih belum optimal, sehingga seringkali orangtua hanya menjadi objek dalam program pendidikan di sekolah. Untu...
ORGANIZING SELF-EDUCATION ACTIVITIES FOR MEDICAL COLLEGE STUDENTS IN THE CONTEXT OF BLENDED LEARNING
ORGANIZING SELF-EDUCATION ACTIVITIES FOR MEDICAL COLLEGE STUDENTS IN THE CONTEXT OF BLENDED LEARNING
The article aims to review current trends in the organization of self-education activities for medical college students, models of blended learning, and its main components that en...
Studi Etnografi Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Religius Di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan
Studi Etnografi Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Religius Di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan
Pendidikan akhlak atau yang lebih dikenal dengan karakter adalah serangkain prinsip dasar moral dan keutamaan sikap serta watak atau tabiat yang harus dimiliki dan dijadikan kebias...
Strengthening Student Character Through Internalization of Religious Values in School
Strengthening Student Character Through Internalization of Religious Values in School
Abstract: Religious character is the principal capital teachers must teach students in schools. The religious character formed from a religious footing will allow someone to measur...
SYAIR TGKH MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID PERSPEKTIF SOSIO RELIGIUS MASYARAKAT LOMBOK
SYAIR TGKH MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID PERSPEKTIF SOSIO RELIGIUS MASYARAKAT LOMBOK
This study aims to (1) get the whole picture of the socio-religious elements of society in inspiring the birth of poetry Lombok TGKH M. ZainulMadjid, (2) The meaning and the messag...
Nilai-Nilai Religius Dalam Film “Siksa Neraka” (Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce)
Nilai-Nilai Religius Dalam Film “Siksa Neraka” (Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce)
Melalui media film, nilai-nilai religius dapat disampaikan dengan lebih beragam dan menjangkau khalayak yang lebih luas. Film yang mengandung nilai-nilai religius seringkali digolo...

Back to Top