Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERAPAN MATERIAL KACA DALAM ARSITEKTUR

View through CrossRef
Kaca telah dikenal sejak ribuan tahun dan merupakan bahan buatan manusia yang cukup  tua. Penggunaannya sebagai bahan bangunan meluas sejak abad ke 17 terutama setelah  perang dunia kedua.  Arsitektur kaca menjadi suatu kecenderungan dari desain-desain  bangunan di dunia sejak abad ke-20. Material ini dianggap sangat relevan dengan konsep-konsep yang ada. Kaca digunakan sebagai material ornamen, bukaan atau jendela, material  kulit  bangunan,  sampai pada material struktur  bangunan. Sifat kaca yang transparan,  simple, dan bersih menjadikan material ini menguntungkan untuk mendukung konsep yang  digunakan. Tulisan ini memaparkan penggunaan kaca sebagai bahan bangunan, baik  sebagai bahan ornamen, kulit bangunan atau struktur bangunan, maupun sebagai  pendukung konsep arsitektur khususnya konsep transparansi. Dipaparkan pula mengenai  sifat-sifat teknis dari bahan kaca sebagai pertimbangan dalam pemilihan bahan bangunan.  Glass has been known for thousands of years and is a man made material  that is quite old. Extends its use as building material since the 17 century, especially after the second world war. Glass architecture become a trend of buiding designs in the world since 20th century. This material relevant to the existing concepts. Glass is used as an ornament material, window, the building skin materials, and the building structure materials. Glass  properties that transparent, simple and clean make this material support the concepts used. This paper describes the use of glass as a building material, either as a ornament, the building skins, the building structures, and the building concepts expecially transparency concept. This paper also present the technical properties of glass as a building materialREFERENCESGarg, N.K . 2007. Guidelines for Use of Glass in Building. New age international publisher. New DelhiPiano, R. 1997. The Renzo Piano Logbook. The Monacelli Press. LondonStaib, Schittich. 1999. Glass Construction Manual. Birkhauser. Basel, Switzerland.Weston, Richard. 2002. The House in the 20th Century. Laurence King Publishing ltd. Great BritainWurm, Jam. 2007. Glass Structures: Design and Construction of Self-supporting Skins. Birkhauser Verlag AG. Berlin
Title: PENERAPAN MATERIAL KACA DALAM ARSITEKTUR
Description:
Kaca telah dikenal sejak ribuan tahun dan merupakan bahan buatan manusia yang cukup  tua.
Penggunaannya sebagai bahan bangunan meluas sejak abad ke 17 terutama setelah  perang dunia kedua.
 Arsitektur kaca menjadi suatu kecenderungan dari desain-desain  bangunan di dunia sejak abad ke-20.
Material ini dianggap sangat relevan dengan konsep-konsep yang ada.
Kaca digunakan sebagai material ornamen, bukaan atau jendela, material  kulit  bangunan,  sampai pada material struktur  bangunan.
Sifat kaca yang transparan,  simple, dan bersih menjadikan material ini menguntungkan untuk mendukung konsep yang  digunakan.
Tulisan ini memaparkan penggunaan kaca sebagai bahan bangunan, baik  sebagai bahan ornamen, kulit bangunan atau struktur bangunan, maupun sebagai  pendukung konsep arsitektur khususnya konsep transparansi.
Dipaparkan pula mengenai  sifat-sifat teknis dari bahan kaca sebagai pertimbangan dalam pemilihan bahan bangunan.
 Glass has been known for thousands of years and is a man made material  that is quite old.
Extends its use as building material since the 17 century, especially after the second world war.
Glass architecture become a trend of buiding designs in the world since 20th century.
This material relevant to the existing concepts.
Glass is used as an ornament material, window, the building skin materials, and the building structure materials.
Glass  properties that transparent, simple and clean make this material support the concepts used.
This paper describes the use of glass as a building material, either as a ornament, the building skins, the building structures, and the building concepts expecially transparency concept.
This paper also present the technical properties of glass as a building materialREFERENCESGarg, N.
K .
2007.
Guidelines for Use of Glass in Building.
New age international publisher.
New DelhiPiano, R.
1997.
The Renzo Piano Logbook.
The Monacelli Press.
LondonStaib, Schittich.
1999.
Glass Construction Manual.
Birkhauser.
Basel, Switzerland.
Weston, Richard.
2002.
The House in the 20th Century.
Laurence King Publishing ltd.
Great BritainWurm, Jam.
2007.
Glass Structures: Design and Construction of Self-supporting Skins.
Birkhauser Verlag AG.
Berlin.

Related Results

Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Analisis Resiko Kecelakaan Kerja CV.Mitra Kreasi Utama Dengan Menggunakan Metode HAZOP (Hazard and Operability Study)
Analisis Resiko Kecelakaan Kerja CV.Mitra Kreasi Utama Dengan Menggunakan Metode HAZOP (Hazard and Operability Study)
CV. Mitra Kreasi Utama (CV.MKU) Pekanbaru merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi perakitan bahan alumunium, kaca, dan baja ringan menjadi berbagai produk seperti : p...
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE”
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE”
Desa Nagasepaha merupakan pusat berbagai kerajinan seperti kerajinan perak, kayu, seruling, tenun, “saab mote”, dan lukisan kaca. Dari sejumlah kerajinan tersebut, kerajinan “saab ...
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
Abstrak - Gereja POUK Lahai Roi merupakan Gereja Oikumene yang terletak di Jakarta. Sekilas dapat terlihat elemen-elemen Arsitektur neo-Gotik pada gereja ini, seperti adanya menara...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN
Arsitektur Sasak di Pulau Lombok merupakan bagian dari arsitektur vernakular nusantara. Pemenuhan kriteria arsitektur hijau pada arsitektur Sasak dari aspek olah tapak dan tata mas...
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA BANGUNAN MAYA SANUR, BALI (DCM)
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA BANGUNAN MAYA SANUR, BALI (DCM)
Abstrak Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan nilai kebudayaannya. Salah satu wujud kebudayaan yang riil dan dsudah teruji durabilitasnya merupaka...

Back to Top