Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Risiko Keamanan Sistem Informasi Menggunakan ISO 27005 pada Instansi XYZ

View through CrossRef
Aplikasi pelayanan masyarakat di Instansi XYZ merupakan sistem yang digunakan untuk mendukung pengelolaan infrastruktur dan komunikasi serta penyediaan layanan publik. Namun, sistem ini menghadapi berbagai risiko keamanan informasi, seperti kebocoran data dan ancaman gangguan operasional. Penelitian ini bermaksud untuk melaksanakan penghitungan risiko terhadap kemungkinan ancaman dengan mengaplikasikan standar ISO 27005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 skenario risiko yang diidentifikasi, 12 risiko berada pada tingkat sedang, sementara risiko tertinggi adalah server down. Strategi penanganan risiko meliputi risk modification (RM) untuk sebagian besar skenario, serta kombinasi strategi lain seperti risk avoidance (RA) dan risk sharing (RS). Saran untuk mitigasi risiko termasuk penerapan kontrol seperti information backup (A.12.3.1) melalui pencadangan data secara berkala, baik server lokal maupun online , controls against malware (A.12.2.1) untuk pencegahan perangkat lunak berbahaya, dan equipment maintenance (A.11.2.4) untuk memastikan hardware tetap berfungsi optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ISO 27005 adalah standar yang tepat untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko keamanan informasi.
Title: Analisis Risiko Keamanan Sistem Informasi Menggunakan ISO 27005 pada Instansi XYZ
Description:
Aplikasi pelayanan masyarakat di Instansi XYZ merupakan sistem yang digunakan untuk mendukung pengelolaan infrastruktur dan komunikasi serta penyediaan layanan publik.
Namun, sistem ini menghadapi berbagai risiko keamanan informasi, seperti kebocoran data dan ancaman gangguan operasional.
Penelitian ini bermaksud untuk melaksanakan penghitungan risiko terhadap kemungkinan ancaman dengan mengaplikasikan standar ISO 27005.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 skenario risiko yang diidentifikasi, 12 risiko berada pada tingkat sedang, sementara risiko tertinggi adalah server down.
Strategi penanganan risiko meliputi risk modification (RM) untuk sebagian besar skenario, serta kombinasi strategi lain seperti risk avoidance (RA) dan risk sharing (RS).
Saran untuk mitigasi risiko termasuk penerapan kontrol seperti information backup (A.
12.
3.
1) melalui pencadangan data secara berkala, baik server lokal maupun online , controls against malware (A.
12.
2.
1) untuk pencegahan perangkat lunak berbahaya, dan equipment maintenance (A.
11.
2.
4) untuk memastikan hardware tetap berfungsi optimal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa ISO 27005 adalah standar yang tepat untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko keamanan informasi.

Related Results

EVALUASI RISIKO KEAMANAN INFORMASI DISKOMINFO PROVINSI XYZ MENGGUNAKAN INDEKS KAMI DAN ISO 27005 : 2011
EVALUASI RISIKO KEAMANAN INFORMASI DISKOMINFO PROVINSI XYZ MENGGUNAKAN INDEKS KAMI DAN ISO 27005 : 2011
Dalam proses pelaksanaan tata kelola teknologi informasi di suatu instansi, keamanan merupakan aspek yang sangat penting untuk melindungi aset dari segala bentuk ancaman. Evaluasi ...
EVALUASI KEAMANAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA XYZ
EVALUASI KEAMANAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA XYZ
ABSTRACT The Electronic-Based Government System (SPBE) is a form of E-Government implementation in Indonesia which is expected to be able to harmonize information technology and go...
Asesmen Manajemen Risiko PT Samudra Akasia Teknologi
Asesmen Manajemen Risiko PT Samudra Akasia Teknologi
PT Samudra Akasia Teknologi adalah penyedia jasa infrastruktur digital dan teknologi. Perusahaan mengalami kerugian akibat dari besarnya beban yang dimiliki karena semua biaya dala...
PENERAPAN OCTAVE ALLEGRO DALAM MANAJEMEN RISIKO SISTEM INFORMASI PADA UNIVERSITAS ISLAM XYZ
PENERAPAN OCTAVE ALLEGRO DALAM MANAJEMEN RISIKO SISTEM INFORMASI PADA UNIVERSITAS ISLAM XYZ
Penerapan framework OCTAVE Allegro telah menjadi solusi dalam manajemen risiko keamanan informasi, khususnya untuk sistem informasi akademik Universitas Islam XYZ. Masalah utama ya...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Keamanan SIKAPEG IVET Berbasis ISO 27001:2013
Analisis Keamanan SIKAPEG IVET Berbasis ISO 27001:2013
Keamanan data sangat penting, sebab dapat memastikan kontinuitas pengelolaan, mengurangi risiko,  dan menjadi peluang suatu lembaga untuk berkembang. Semakin banyak informasi yang ...
Jurnal Ridwan Fatriawan ,17510049
Jurnal Ridwan Fatriawan ,17510049
Ridwan FatriawanFakultas komputer1 Section 01Audit Keamanan Sistem Informasi Perpustakaan STMIK STIKOM Bali Menggunakan Kerangka Kerja COBITRidwan Fatriawan175100049Program Studi S...
Optimalisasi Produktivitas dan Manajemen Risiko pada Sistem Produksi Aleta Leather Menggunakan Metode House of Risk
Optimalisasi Produktivitas dan Manajemen Risiko pada Sistem Produksi Aleta Leather Menggunakan Metode House of Risk
Aleta Leather, sebuah perusahaan produsen aksesori berbahan dasar kulit sapi asli di Yogyakarta, saat ini belum mengintegrasikan identifikasi manajemen risiko produksi dalam mengat...

Back to Top