Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Penambahan Kapur terhadap Parameter Uji Kuat Geser Batulempung Menggunakan Direct Shear Test

View through CrossRef
Abstract. Claystone is a soil composed of weathered solid grains which have low permeability and are very cohesive with high swelling and shrinkage ability that are above the bedrock. In terms of holding the load above it, the claystone must have a stable strength so that it can withstand the settlement due to the load spread along the shear plane. The research methodology used in the implementation of the activity consists of a literature study, preparation of test materials and mixing, data collection on the results of physical and mechanical properties testing and data processing which is then analyzed for the resulting parameters. The research was conducted by mixing slaked lime against claystone at 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, and 12% using a waiting time of 3, 6, 9, and 12 days. The claystone used in this study has a natural density of 2.03 g/cm3, a dry density of 1.7 g/cm3 and a natural water content of 19.18%. The optimum value of moisture content obtained in the claystone proctor test is 20.09% at a maximum dry density of 2.38 gr/cm3 Based on the results of the research carried out, it was found an increase in the test parameters of the material as a result of mixing claystone - Slaked Lime (Ca(OH)2) which resulted in reinforcement in the amount of cohesion (c) and internal friction angle (Ф) through mixing as much as 6% in the form of cohesion (c) of 0.15038 MPa and internal friction angle (Ф) of 18.5111° compared to the parameters before mixing the material which obtained cohesion (c) of 0.0523 MPa and internal friction angle (Ф) 11.2311°. Abstrak. Batulempung merupakan tanah yang tersusun atas susunan butiran padat hasil pelapukan yang memiliki sifat permeabilitas rendah sangat kohesif dengan kemampuan kembang susut yang tinggi yang berada di atas batuan dasar. Dalam hal menahan beban yang berada diatasnya, batulempung harus memiliki kekuatan yang stabil sehingga dapat menahan penurunan akibat adanya pembebanan yang tersebar sepanjang bidang geser. Metodologi penelitian yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan terdiri atas studi literatur, persiapan material uji berikut pencampuran, pengambilan data hasil pengujian sifat fisik dan mekanik serta pengolahan data yang kemudian dilakukan analisis terhadap parameter yang dihasilkan. Penelitian dilakukan dengan melakukan pencampuran kapur padam terhadap batulempung sebesar 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12% dengan menggunakan waktu tunggu pengujian selama 3, 6, 9, dan 12 hari. Batulempung yang digunakan dalam penelitian memiliki natural density 2,03 gr/cm3, dry density 1,7 gr/cm3 dan natural water content 19,18%. Nilai optimum moisture content yang didapatkan pada pengujian proctor test batulempung sebesar 20,09% pada kondisi maximum dry density 2,38 gr/cm3. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan, didapatkan peningkatan parameter uji material hasil pencampuran batulempung – kapur padam (Ca(OH)2) yang menghasilkan perkuatan pada besaran kohesi (c) dan sudut gesek dalam (Ф) melalui pencampuran sebanyak 6% berupa kohesi (c) sebesar 0,15038 MPa dan sudut gesek dalam (Ф) sebesar 18,5111° dibandingkan parameter sebelum dilakukannya pencampuran material yang mana didapatkan kohesi (c) sebesar 0,0523 MPa dan sudut gesek dalam (Ф) 11,2311°.
Title: Pengaruh Penambahan Kapur terhadap Parameter Uji Kuat Geser Batulempung Menggunakan Direct Shear Test
Description:
Abstract.
Claystone is a soil composed of weathered solid grains which have low permeability and are very cohesive with high swelling and shrinkage ability that are above the bedrock.
In terms of holding the load above it, the claystone must have a stable strength so that it can withstand the settlement due to the load spread along the shear plane.
The research methodology used in the implementation of the activity consists of a literature study, preparation of test materials and mixing, data collection on the results of physical and mechanical properties testing and data processing which is then analyzed for the resulting parameters.
The research was conducted by mixing slaked lime against claystone at 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, and 12% using a waiting time of 3, 6, 9, and 12 days.
The claystone used in this study has a natural density of 2.
03 g/cm3, a dry density of 1.
7 g/cm3 and a natural water content of 19.
18%.
The optimum value of moisture content obtained in the claystone proctor test is 20.
09% at a maximum dry density of 2.
38 gr/cm3 Based on the results of the research carried out, it was found an increase in the test parameters of the material as a result of mixing claystone - Slaked Lime (Ca(OH)2) which resulted in reinforcement in the amount of cohesion (c) and internal friction angle (Ф) through mixing as much as 6% in the form of cohesion (c) of 0.
15038 MPa and internal friction angle (Ф) of 18.
5111° compared to the parameters before mixing the material which obtained cohesion (c) of 0.
0523 MPa and internal friction angle (Ф) 11.
2311°.
Abstrak.
Batulempung merupakan tanah yang tersusun atas susunan butiran padat hasil pelapukan yang memiliki sifat permeabilitas rendah sangat kohesif dengan kemampuan kembang susut yang tinggi yang berada di atas batuan dasar.
Dalam hal menahan beban yang berada diatasnya, batulempung harus memiliki kekuatan yang stabil sehingga dapat menahan penurunan akibat adanya pembebanan yang tersebar sepanjang bidang geser.
Metodologi penelitian yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan terdiri atas studi literatur, persiapan material uji berikut pencampuran, pengambilan data hasil pengujian sifat fisik dan mekanik serta pengolahan data yang kemudian dilakukan analisis terhadap parameter yang dihasilkan.
Penelitian dilakukan dengan melakukan pencampuran kapur padam terhadap batulempung sebesar 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12% dengan menggunakan waktu tunggu pengujian selama 3, 6, 9, dan 12 hari.
Batulempung yang digunakan dalam penelitian memiliki natural density 2,03 gr/cm3, dry density 1,7 gr/cm3 dan natural water content 19,18%.
Nilai optimum moisture content yang didapatkan pada pengujian proctor test batulempung sebesar 20,09% pada kondisi maximum dry density 2,38 gr/cm3.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan, didapatkan peningkatan parameter uji material hasil pencampuran batulempung – kapur padam (Ca(OH)2) yang menghasilkan perkuatan pada besaran kohesi (c) dan sudut gesek dalam (Ф) melalui pencampuran sebanyak 6% berupa kohesi (c) sebesar 0,15038 MPa dan sudut gesek dalam (Ф) sebesar 18,5111° dibandingkan parameter sebelum dilakukannya pencampuran material yang mana didapatkan kohesi (c) sebesar 0,0523 MPa dan sudut gesek dalam (Ф) 11,2311°.

Related Results

KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
Stabilitas lereng memerlukan perkuatan untuk meningkatkan kuat geser. Perkuatan dari material bambu dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengganti peran geotekstil yang biasa d...
Karakteristik Kekuatan Geser Tanah Terhadap Perubahan Nilai Kepadatan Tanah
Karakteristik Kekuatan Geser Tanah Terhadap Perubahan Nilai Kepadatan Tanah
Tanah memiliki kerapatan sangat bervariasi pada lapisan kerak bumi, baik yang ada di permukaan maupun di bawah permukaan. Nilai kerapatan (γ) dari 1,1 gr/cm3 hingga 2,3 gr/cm3. Pad...
Observations of the soil particle movement during direct shear tests on soil-geosynthetic interfaces
Observations of the soil particle movement during direct shear tests on soil-geosynthetic interfaces
The shear strength between soil-geosynthetic interface has been well studied by conducting large scale direct shear tests. However, the documents of the development of shear band a...
STUDI PERGERAKAN SEDIMEN AKIBAT FLUKTUASI DEBIT PADA SALURAN TERBUKA (UJI LABORATORIUM)
STUDI PERGERAKAN SEDIMEN AKIBAT FLUKTUASI DEBIT PADA SALURAN TERBUKA (UJI LABORATORIUM)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pergerakan sedimen (tegangan geser dasar ( , tegangan geser kritis ( , dan kecepatan geser kritis ( ), akibat fluktuasi debit. Da...
Analisa Penambahan Tanah Kapur Terhadap Kuat Tekan Beton
Analisa Penambahan Tanah Kapur Terhadap Kuat Tekan Beton
Pemakaian batu kapur sebagai bahan perekat / semen dalam pembuatan beton perlu upaya pemakaian bahan lain sebagai bahan perekat semen seperti pemanfaatan tanah mediteran, Kapur yan...
KORELASI NILAI STANDARD PENETRATION TEST (SPT) TERHADAP PARAMETER UJI KUAT GESER TANAH
KORELASI NILAI STANDARD PENETRATION TEST (SPT) TERHADAP PARAMETER UJI KUAT GESER TANAH
Tanah memiliki peranan yang penting pada pekerjaan konstruksi. Tanah merupakan pondasi pendukung suatu bangunan yang berdiri diatasnya dan menjadi salah satu pendukung kokohnya sua...
ANALISIS PERUBAHAN LUAS TULANGAN KOLOM AKIBAT PENGARUH PEMASANGAN DINDING GESER
ANALISIS PERUBAHAN LUAS TULANGAN KOLOM AKIBAT PENGARUH PEMASANGAN DINDING GESER
Kolom merupakan suatu komponen struktur yang sangat penting peranannya dalam suatu struktur bangunan. Tulangan kolom dapat dikurangi dengan adanya penambahan dinding geser sebagai ...

Back to Top