Javascript must be enabled to continue!
kristologi biblika
View through CrossRef
Kristologi adalah merupakan pokok terpenting dalam ajaran iman Kristen. Kristologi juga bisa disebut sebagai pusat kekristenan itu sendiri, dengan itu kristologi adalah pusat dari ilmu theologia. Karenanya mempelajari Pribadi dan karya Kristus, berarti sedang berada pada pusat theologi Kristen. Yesus Kristuslah yang memberikan identitas kepada kekristenan, yang sekaligus membedakannya dari agama atau kepercayaan yang lain. Keistimewaan doktrin ini terletak dalam pribadi dan karya Yesus Kristus sebagai Tuhan yang menjadi finalitas jalan menuju kepada keselamatan yang kekal.Pemahaman yang benar terhadap doktrin kristologi tidak lepas dari pengetahuan yang sehat terhadap Alkitab, sebab Alkitablah satu-satunya sumber utama yang dengan jujur dan terbuka memberikan kesaksian mengenai pribadi Yesus sebagai juruselamat dunia. Memang realita historis tulisan-tulisan di dalam Alkitab itu ditulis oleh manusia, akan tetapi proses penulisannya diilhami oleh Allah melalui pimpinan Roh Kudus sehingga apa yang diucapkan atau ditulis sesuai dengan kehendak Tuhan (bnd. 2Tim 3:16). Alkitab secara keseluruhan dipercaya dengan akurat dalam mengambarkan Yesus Kristus. Akan tetapi dalam prosesnya banyak ditemukan bahwa kristologi yang dihasilkan bertentangan dengan Alkitab. Sejarah membuktikan bahwa gereja selalu berhadapan dengan pengajaran-pengajaran sesat yang menyerang gereja dari dalam. dalam ini berbentuk ajaran-ajaran (doktrin) yang menyesatkan atau bidat-bidat yang menyelewengkan ajaran murni Alkitab. Bahaya ajaran-ajaran sesat ini tidak saja timbul pada abad-abad belakangan ini, melainkan sudah ada sejak gereja didirikan. Karenanya penulis hendak menguraikan kristologi yang akan menjadi dasar apologetika di era postmodern sekarang ini.
Title: kristologi biblika
Description:
Kristologi adalah merupakan pokok terpenting dalam ajaran iman Kristen.
Kristologi juga bisa disebut sebagai pusat kekristenan itu sendiri, dengan itu kristologi adalah pusat dari ilmu theologia.
Karenanya mempelajari Pribadi dan karya Kristus, berarti sedang berada pada pusat theologi Kristen.
Yesus Kristuslah yang memberikan identitas kepada kekristenan, yang sekaligus membedakannya dari agama atau kepercayaan yang lain.
Keistimewaan doktrin ini terletak dalam pribadi dan karya Yesus Kristus sebagai Tuhan yang menjadi finalitas jalan menuju kepada keselamatan yang kekal.
Pemahaman yang benar terhadap doktrin kristologi tidak lepas dari pengetahuan yang sehat terhadap Alkitab, sebab Alkitablah satu-satunya sumber utama yang dengan jujur dan terbuka memberikan kesaksian mengenai pribadi Yesus sebagai juruselamat dunia.
Memang realita historis tulisan-tulisan di dalam Alkitab itu ditulis oleh manusia, akan tetapi proses penulisannya diilhami oleh Allah melalui pimpinan Roh Kudus sehingga apa yang diucapkan atau ditulis sesuai dengan kehendak Tuhan (bnd.
2Tim 3:16).
Alkitab secara keseluruhan dipercaya dengan akurat dalam mengambarkan Yesus Kristus.
Akan tetapi dalam prosesnya banyak ditemukan bahwa kristologi yang dihasilkan bertentangan dengan Alkitab.
Sejarah membuktikan bahwa gereja selalu berhadapan dengan pengajaran-pengajaran sesat yang menyerang gereja dari dalam.
dalam ini berbentuk ajaran-ajaran (doktrin) yang menyesatkan atau bidat-bidat yang menyelewengkan ajaran murni Alkitab.
Bahaya ajaran-ajaran sesat ini tidak saja timbul pada abad-abad belakangan ini, melainkan sudah ada sejak gereja didirikan.
Karenanya penulis hendak menguraikan kristologi yang akan menjadi dasar apologetika di era postmodern sekarang ini.
Related Results
Menuju Kristologi Transeklesial: Bergerak Melampaui Kristologi Transdenominasional Roger Haight
Menuju Kristologi Transeklesial: Bergerak Melampaui Kristologi Transdenominasional Roger Haight
Tulisan ini berupaya mencari sebuah model Kristologi yang non-antroposentris dan relevan dalam konteks kekinian. Dari sini, penulis bergerak melampaui Haight dan mengembangkan sebu...
Meninjau Kristologi Kosmik melalui Gagasan Kristo-Kuantum John Polkinghorne dan Interkarnasi Catherine Keller
Meninjau Kristologi Kosmik melalui Gagasan Kristo-Kuantum John Polkinghorne dan Interkarnasi Catherine Keller
AbstractThis article discusses the discourse of cosmic Christology, especially by utilizing conceptual insights in the world of quantum physics. Departing from the view that the co...
PERKEMBANGAN REFLEKSI KRISTOLOGIS PADA ZAMAN MODERN
PERKEMBANGAN REFLEKSI KRISTOLOGIS PADA ZAMAN MODERN
Kristologi sebagai kajian teologis tentang pribadi dan karya Yesus Kristus mengalami transformasi dari pendekatan dogmatis menuju pendekatan yang lebih kontekstual, inklusif, dan r...
Penderitaan Manusia dan Allah yang Menderita Menurut Walter Kasper
Penderitaan Manusia dan Allah yang Menderita Menurut Walter Kasper
Artikel ini bertujuan untuk menguraikan fenomena penderitaan dalam kehidupan manusia yang membuat manusia akhirnya menanyakan eksistensi Allah dengan berpegang pada perspektif teol...
KRISTOLOGI LOGOS DALAM INJIL YOHANES
KRISTOLOGI LOGOS DALAM INJIL YOHANES
Salah satu tema utama dalam Injil Yohanes adalah kristologinya. Injil Yohanes secara jelas dan tegas berbicara tentang Kristologi Logos, siapa identitas pribadi dan peran Kristus. ...
Kristologi Joseph Ratzinger dalam Terang Model Budaya Tandingan Stephen B Bevans
Kristologi Joseph Ratzinger dalam Terang Model Budaya Tandingan Stephen B Bevans
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perspektif baru dalam membaca dan menganalisis Kristologi Joseph Ratzinger melalui perspektif model tandingan budaya Stephen B. Bevans. Da...
Kristus Dalam Tabernakel: Studi Teologis Kristosentris Terhadap Tipologi Perjanjian Lama
Kristus Dalam Tabernakel: Studi Teologis Kristosentris Terhadap Tipologi Perjanjian Lama
Penelitian ini mengeksplorasi struktur dan simbolisme Tabernakel dalam Perjanjian Lama sebagai tipologi teologis yang menunjuk kepada pribadi dan karya penebusan Yesus Kristus. Den...
Studi Kritis Pemikiran Iskandar Zulkarnain Tentang “Gerakan Ahmadiyah Di Indonesia” Perspektif Fenomenologi Edmund Husserl
Studi Kritis Pemikiran Iskandar Zulkarnain Tentang “Gerakan Ahmadiyah Di Indonesia” Perspektif Fenomenologi Edmund Husserl
Mengkaji gerakan Ahmadiyah di Indonesia melalui karya Iskandar Zulkarnain menurut penulis perlu adanya tinjauan ulang terhadap tokoh (peneliti), apakah ia benar-benar mengulas seja...

