Javascript must be enabled to continue!
Sosialisasi stunting, gejala, dan pencegahannya di Desa Pohgading Timur
View through CrossRef
Desa Pohgading Timur merupakan salah satu desa pesisir di wilayah Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, berjarak sekitar 70 km dari ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Luas wilayah permukiman desa ini sebesar 63.00 ha terdiri dari 10 dusun dengan jumlah penduduk sebanyak 6.912 jiwa, mayoritas masyarakat merupakan petani dan nelayan. Desa Pohgading Timur menghadapi masalah kesehatan yang memerlukan penanganan khusus yakni stunting. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang stunting, gejala, dan pencegahannya kepada ibu-ibu hamil dan pasca melahirkan dalam rangka mencegah stunting pada anak. Penyuluhan merupakan metode yang dipilih dan digunakan dalam kegiatan sosialisasi stunting. Target sasaran adalah ibu hamil dan ibu yang mempunyai balita. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan bekerjasama dengan lembaga kesehatan yang ada di Desa Pohgading Timur dan BKKBN Kabupaten Lombok Timur. Materi kegiatan adalah pengertian stunting, gejala, dampak dan pencegahannya, dan asupan makan bergizi. Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa terdapat kurang lebih 30 anak yang terindikasi mengalami masalah stunting dan dalam proses penanganan. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan dalam mengatasi masalah stunting di Desa Pohgading Timur adalah penyuluhan di setiap dusun dengan target ibu hamil dan pasca melahirkan. Hasil dari kegiatan ini adalah para peserta sosialisasi terutama ibu hamil dan ibu yang memiliki balita memiliki pemahamnan yang komprehensif tentang stunting, gejala, dampak dan pencegahannya. Program ini diharapkan masyarakat memiliki kesadaran tentang stunting dan memulai mengubah kebiasaan hidup ibu hamil dan pasca melahirkan dari yang kurang sehat menjadi pola hidup sehat.
Title: Sosialisasi stunting, gejala, dan pencegahannya di Desa Pohgading Timur
Description:
Desa Pohgading Timur merupakan salah satu desa pesisir di wilayah Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, berjarak sekitar 70 km dari ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Luas wilayah permukiman desa ini sebesar 63.
00 ha terdiri dari 10 dusun dengan jumlah penduduk sebanyak 6.
912 jiwa, mayoritas masyarakat merupakan petani dan nelayan.
Desa Pohgading Timur menghadapi masalah kesehatan yang memerlukan penanganan khusus yakni stunting.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang stunting, gejala, dan pencegahannya kepada ibu-ibu hamil dan pasca melahirkan dalam rangka mencegah stunting pada anak.
Penyuluhan merupakan metode yang dipilih dan digunakan dalam kegiatan sosialisasi stunting.
Target sasaran adalah ibu hamil dan ibu yang mempunyai balita.
Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan bekerjasama dengan lembaga kesehatan yang ada di Desa Pohgading Timur dan BKKBN Kabupaten Lombok Timur.
Materi kegiatan adalah pengertian stunting, gejala, dampak dan pencegahannya, dan asupan makan bergizi.
Hasil kegiatan ini memperlihatkan bahwa terdapat kurang lebih 30 anak yang terindikasi mengalami masalah stunting dan dalam proses penanganan.
Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan dalam mengatasi masalah stunting di Desa Pohgading Timur adalah penyuluhan di setiap dusun dengan target ibu hamil dan pasca melahirkan.
Hasil dari kegiatan ini adalah para peserta sosialisasi terutama ibu hamil dan ibu yang memiliki balita memiliki pemahamnan yang komprehensif tentang stunting, gejala, dampak dan pencegahannya.
Program ini diharapkan masyarakat memiliki kesadaran tentang stunting dan memulai mengubah kebiasaan hidup ibu hamil dan pasca melahirkan dari yang kurang sehat menjadi pola hidup sehat.
Related Results
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Abstract. Low Birth Weight (LBW) has a stunting risk factor of 4.24 times compared to normal birth weight. Inadequate nutritional factors such as improper feeding patterns, can aff...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Lomba Masak Makanan Sehat di Desa Pohgading Timur
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Lomba Masak Makanan Sehat di Desa Pohgading Timur
Makanan sehat dan stunting merupakan dua varibel penting yang saling terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kriteria makanan sehat adalah bersih, dan mengandung gizi se...
Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
ABSTRACT Stunting is the nutritional status of toddlers based on the height index for age. The maximum stunting standard according to World Health Organization (WHO) is 20% or one-...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Keterpaparan informasi dan tingkat pengetahuan tentang stunting pada remaja putri
Background: Stunting is a growth and development disorder in children due to chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by height below standard (faltering growth...

