Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR

View through CrossRef
ABSTRAK Ikan lele merupakan bagian dari salah satu komoditas air tawar yang sangat mudah dalam melakukan  pengembangannya, ikan lele juga memiliki keistimewaan salah satu nya memiliki tingkat protein yang cukup tinggi. Usaha ikan lele yang dibudidayakan di Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar merupakan usaha yang bergerak di bidang pengembangan ikan lele dan budidaya ikan lele. Dalam melaksanakan atau pengembangan ikan lele memiliki waktu yang sangat singkat yakni 1,5 bulan sampai dengan 3 bulan. Dalam hal pembenihan ikan lele menghasilkan benih ikan lele yang berkualitas, pembesaran ikan lele juga menghasilkan ikan lele yang siap dikonsumsi. Permasalahan yang dihadapi oleh petani ikan lele tersebut adalah usaha ikan lele sampai dengan saat ini belum dapat mengklasifikasikan biaya yang bersifat biaya tetap maupun biaya yang bersifat variabel, akan tetapi biaya overhead adalah semua biaya produksi selain biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung. atau dengan kata lain semua biaya dikeluarkan oleh perusahaan terdiri dari biaya bahan tak langsung,b iaya tenaga kerja tak langsung, dan biaya-biaya produksi lainnya yang tidak secara mudah dapat ditelusuri secara langsung pada proses produksi. Tidak diperhitungkannya biaya overhead dalam menentukan harga pokok produksi membuat harga pokok produksi tidak akurat, akan tetapi bukan hanya itu saja permasalahan yang dihadapi oleh usaha atau petani ikan lele juga dalam hal menyusun laporan keuangan ikan lele. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain pemilik usaha ikan lele dapat memahami dan menyusun harga pokok produk pada ikan lele tersebut.Pemilik usaha ikan lele dapat memahami dan menyusun laporan keuangan usaha pada ikan lele tersebut. Kata Kunci : Harga Pokok Produk dan Laporan Keuangan
Title: MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR
Description:
ABSTRAK Ikan lele merupakan bagian dari salah satu komoditas air tawar yang sangat mudah dalam melakukan  pengembangannya, ikan lele juga memiliki keistimewaan salah satu nya memiliki tingkat protein yang cukup tinggi.
Usaha ikan lele yang dibudidayakan di Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar merupakan usaha yang bergerak di bidang pengembangan ikan lele dan budidaya ikan lele.
Dalam melaksanakan atau pengembangan ikan lele memiliki waktu yang sangat singkat yakni 1,5 bulan sampai dengan 3 bulan.
Dalam hal pembenihan ikan lele menghasilkan benih ikan lele yang berkualitas, pembesaran ikan lele juga menghasilkan ikan lele yang siap dikonsumsi.
Permasalahan yang dihadapi oleh petani ikan lele tersebut adalah usaha ikan lele sampai dengan saat ini belum dapat mengklasifikasikan biaya yang bersifat biaya tetap maupun biaya yang bersifat variabel, akan tetapi biaya overhead adalah semua biaya produksi selain biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung.
atau dengan kata lain semua biaya dikeluarkan oleh perusahaan terdiri dari biaya bahan tak langsung,b iaya tenaga kerja tak langsung, dan biaya-biaya produksi lainnya yang tidak secara mudah dapat ditelusuri secara langsung pada proses produksi.
Tidak diperhitungkannya biaya overhead dalam menentukan harga pokok produksi membuat harga pokok produksi tidak akurat, akan tetapi bukan hanya itu saja permasalahan yang dihadapi oleh usaha atau petani ikan lele juga dalam hal menyusun laporan keuangan ikan lele.
Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain pemilik usaha ikan lele dapat memahami dan menyusun harga pokok produk pada ikan lele tersebut.
Pemilik usaha ikan lele dapat memahami dan menyusun laporan keuangan usaha pada ikan lele tersebut.
Kata Kunci : Harga Pokok Produk dan Laporan Keuangan.

Related Results

PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (RESTORAN AYAM GORENG KAMPUNG BANJAR)
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (RESTORAN AYAM GORENG KAMPUNG BANJAR)
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk para pengangguran. Namun, Pembuatan laporan keuangan pada UMKM berbeda dengan pembuatan ...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Penyusunan Laporan Keuangan BUMDesa di Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Penyusunan Laporan Keuangan BUMDesa di Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Berdasarkan analisis situasi pada BUM Desa di Kecamatan Ukui, diperoleh informasi bahwa hanya unit usaha simpan pinjam yang sudah membuat laporan keuangan sedangkan laporan keuanga...
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
Kelapa sawit adalah tanaman industri/ perkebunan yang diolah sebagai penghasil bahan baku minyak masak, minyak perseroan, maupun bahan bakar. Dalam pengembangan usaha budidaya tana...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

Back to Top