Javascript must be enabled to continue!
Biru Langit Jambaran Tiung Biru: Peran PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Dalam Membangun Hutan, Meningkatkan Kehidupan Melalui Agrosilvopastura
View through CrossRef
Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru melalui Egrosilvopastura merupakan inisitif lingkungan yang dikembangkan oleh PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Field di Kawasan hutan petak 52-A1, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabuoaten Bojonegoro. Program ini dirancang untuk memulihkan ekologis lahan kritis di sekitar lapangan gas Jambaran – Tiung Biru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan. Inovasi utama terletak pada penerapan system agrosilvopastura terpadu yang mengintegrasikan kehutanan, pertanian, dan peternakan dalam satu unit pengelolaan berkelanjutan berbasis kelembagaan sosial ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Desa Ngasem. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen program, serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Program Biru Langit terdapat model peternakan breeding kambing komunal yang dikelola oleh Koperasi Ngasem Barokah menjadi inti kegiatan produktif, dengan system bagi hasil, rotasi penjagaan malam, dan kemandirian pakan dari limbah pertanian local. Selain itu, diterapkan inovasi sosial “Jimpitan Lingkungan” sebagai skema dana asuransi pohon yang dikelola oleh kelompok perempuan untuk mendukung konservasi dan kegiatan pertanian berkelanjutan. Program ini juga memperkenalkan kolaborasi pendanaan alternatif melalui kemitraan dengan Lembaga Amil Zakat untuk mendukung zakat produktif dan zakat lingkungan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan produktivitas lahan, pendapatan petani, serta penguatan kapasitas kelembagaan komunitas menuju ekonomi hijau berkelanjutan. Secara keseluruhan, inovasi agrosilvopastura ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada tujuan 1, 13, dan 15.
Title: Biru Langit Jambaran Tiung Biru: Peran PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Dalam Membangun Hutan, Meningkatkan Kehidupan Melalui Agrosilvopastura
Description:
Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru melalui Egrosilvopastura merupakan inisitif lingkungan yang dikembangkan oleh PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Field di Kawasan hutan petak 52-A1, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabuoaten Bojonegoro.
Program ini dirancang untuk memulihkan ekologis lahan kritis di sekitar lapangan gas Jambaran – Tiung Biru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan.
Inovasi utama terletak pada penerapan system agrosilvopastura terpadu yang mengintegrasikan kehutanan, pertanian, dan peternakan dalam satu unit pengelolaan berkelanjutan berbasis kelembagaan sosial ekonomi.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Desa Ngasem.
Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen program, serta literatur akademik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Program Biru Langit terdapat model peternakan breeding kambing komunal yang dikelola oleh Koperasi Ngasem Barokah menjadi inti kegiatan produktif, dengan system bagi hasil, rotasi penjagaan malam, dan kemandirian pakan dari limbah pertanian local.
Selain itu, diterapkan inovasi sosial “Jimpitan Lingkungan” sebagai skema dana asuransi pohon yang dikelola oleh kelompok perempuan untuk mendukung konservasi dan kegiatan pertanian berkelanjutan.
Program ini juga memperkenalkan kolaborasi pendanaan alternatif melalui kemitraan dengan Lembaga Amil Zakat untuk mendukung zakat produktif dan zakat lingkungan.
Hasil implementasi menunjukkan peningkatan produktivitas lahan, pendapatan petani, serta penguatan kapasitas kelembagaan komunitas menuju ekonomi hijau berkelanjutan.
Secara keseluruhan, inovasi agrosilvopastura ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada tujuan 1, 13, dan 15.
Related Results
SUBTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG PISANG TONGKA LANGIT UNTUK PEMBUATAN CRACKERS
SUBTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG PISANG TONGKA LANGIT UNTUK PEMBUATAN CRACKERS
Tongka langit banana contain high nutrients including pro vitamin A and a total of carotene. However, it is also a perishable product, and would deteriorate if not processed or not...
Hubungan Indeks Masa Tubuh Dengan Kejadian Hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin
Hubungan Indeks Masa Tubuh Dengan Kejadian Hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin
ABSTRACT According to the annual report at Pertamina Bintang Amin Hospital, it is known that hypertension cases are ranked first compared to other non-communicable diseases, where ...
The Existence of the Jepin Langkah Loncat Tiung Sembilan Dance in Pontianak
The Existence of the Jepin Langkah Loncat Tiung Sembilan Dance in Pontianak
The development of dance continues to advance in line with people's lives. Traditional dances generally experience developments that are influenced by the surrounding community, wh...
REPRESENTASI DAMPAK NEGATIF SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DALAM FILM DUA GARIS BIRU (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE) REPRESENTATION OF NEGATIVE IMPACT OF PREMARITAL SEX IN DUA GARIS BIRU FILM (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTIC ANALYSIS STUDY
REPRESENTASI DAMPAK NEGATIF SEKS PRANIKAH PADA REMAJA DALAM FILM DUA GARIS BIRU (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE) REPRESENTATION OF NEGATIVE IMPACT OF PREMARITAL SEX IN DUA GARIS BIRU FILM (FERDINAND DE SAUSSURE SEMIOTIC ANALYSIS STUDY
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi dampak negatif seks pranikah pada remaja dalam film Dua Garis Biru dengan analisis semiotika Ferdinand de ...
PELATIHAN DAN PENGOLAHAN ANEKA PRODUK PISANG TONGKA LANGIT BAGI PERSEKUTUAN KAUM PEREMPUAN JEMAAT GPM SERSING, SEKTOR ZAITUN
PELATIHAN DAN PENGOLAHAN ANEKA PRODUK PISANG TONGKA LANGIT BAGI PERSEKUTUAN KAUM PEREMPUAN JEMAAT GPM SERSING, SEKTOR ZAITUN
Pisang Tongka Langit adalah hasil bumi di Kampung Siwang yang bernilai jual rendah. Padahal, Pisang Tongka Langit memiliki kandungan gizi yang tinggi dan dapat diolah menjadi aneka...
PERTUMBUHAN TANAMAN JATI CEPU DAN MUNA PADA AREAL KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPHL) DI KAMPUNG DERNAFI KABUPATEN BIAK NUMFOR
PERTUMBUHAN TANAMAN JATI CEPU DAN MUNA PADA AREAL KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPHL) DI KAMPUNG DERNAFI KABUPATEN BIAK NUMFOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan tumbuh tanaman Jati (Tectona grandis Linn. f.) yang berasal dari Muna dan Cepu di areal Kesatuan Pemangkuan Hutan Lin...
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
<h4>Abstract</h4> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Forest management must consider the cultural values of socie...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...

