Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID PADA SISTEM PENDETEKSI DINI KEBAKARAN LAHAN
View through CrossRef
Land fires are a tragedy that is difficult to control if the fire is large and can result in considerable losses. To be able to reduce the impact of losses due to land fires, an early warning is needed, therefore an application system is made that can detect land fires based on fire, smoke and temperature parameters. The methods used in the process of making this application are application system planning, application feature planning, layout design and java programming for each feature using Android Studio, configuration and programming on firebase, and finally the application can be released. This application uses firebase as a database platform that will store sensor data, user data, and cloud functions. The way this application works is that the application will display data on land conditions in real time, and when there is a change in status, the firebase will execute a command to provide a fire status warning via push notification in the form of a "safe", "alert", "fire level 1" status, or “fire level 2” to the application so that landowners can act on them immediately. The quality of this application is assessed through testing based on the ISO/EIC 25010 standard, namely testing database accuracy, compatibility, usability, and performance efficiency aspects. With the test results of 100% database accuracy, 100% compatibility, and 86% usability, the application is categorized as very feasible and with 3,213% CPU usage efficiency and 159,213 KB memory that meets little eye standards, it shows that the "Siaga Api" application has very good qualit ABSTRAK:Kebakaran lahan merupakan tragedi yang sulit untuk dikendalikan jika api sudah besar dan dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Untuk dapat mengurangi dampak kerugian akibat kebakaran lahan, diperlukan adanya sebuah peringatan dini, maka dari itu dibuatlah sebuah sistem aplikasi yang dapat mendeteksi kebakaran lahan berdasarkan parameter api, asap dan suhu. Metode yang digunakan pada proses pembuatan aplikasi ini adalah perencanaan sistem aplikasi, perencanaan fitur aplikasi, perancangan layout serta pemrograman java untuk setiap fitur menggunakan Android Studio, konfigurasi dan pemrograman pada firebase, dan akhirnya aplikasi dapat di release. Aplikasi ini menggunakan firebase sebagai platform database yang akan menyimpan data sensor, data pengguna, serta cloud function. Cara kerja dari aplikasi ini adalah aplikasi akan menampilkan data kondisi lahan secara realtime, dan ketika terjadi perubahan status maka firebase akan mengeksekusi perintah untuk memberikan peringatan status kebakaran melalui push notification berupa status “aman”, “waspada”, “kebakaran level 1”, atau “kebakaran level 2” ke aplikasi sehingga pemilik lahan dapat langsung bertindak menanganinya. Kualitas aplikasi ini dinilai melalui pengujian yang berdasarkan standar ISO/EIC 25010 yaitu pengujian akurasi database, aspek compatibility, usability, dan performance efficiency. Dengan hasil uji akurasi database 100%, compatibility 100%, dan usability 86% aplikasi dikategorikan sangat layak serta dengan performance efficiency CPU usage 3,213% dan memory 159,213 KB yang memenuhi standar little eye menunjukkan bahwa aplikasi “Siaga Api” memiliki kualitas yang sangat baik.
Title: PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID PADA SISTEM PENDETEKSI DINI KEBAKARAN LAHAN
Description:
Land fires are a tragedy that is difficult to control if the fire is large and can result in considerable losses.
To be able to reduce the impact of losses due to land fires, an early warning is needed, therefore an application system is made that can detect land fires based on fire, smoke and temperature parameters.
The methods used in the process of making this application are application system planning, application feature planning, layout design and java programming for each feature using Android Studio, configuration and programming on firebase, and finally the application can be released.
This application uses firebase as a database platform that will store sensor data, user data, and cloud functions.
The way this application works is that the application will display data on land conditions in real time, and when there is a change in status, the firebase will execute a command to provide a fire status warning via push notification in the form of a "safe", "alert", "fire level 1" status, or “fire level 2” to the application so that landowners can act on them immediately.
The quality of this application is assessed through testing based on the ISO/EIC 25010 standard, namely testing database accuracy, compatibility, usability, and performance efficiency aspects.
With the test results of 100% database accuracy, 100% compatibility, and 86% usability, the application is categorized as very feasible and with 3,213% CPU usage efficiency and 159,213 KB memory that meets little eye standards, it shows that the "Siaga Api" application has very good qualit ABSTRAK:Kebakaran lahan merupakan tragedi yang sulit untuk dikendalikan jika api sudah besar dan dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar.
Untuk dapat mengurangi dampak kerugian akibat kebakaran lahan, diperlukan adanya sebuah peringatan dini, maka dari itu dibuatlah sebuah sistem aplikasi yang dapat mendeteksi kebakaran lahan berdasarkan parameter api, asap dan suhu.
Metode yang digunakan pada proses pembuatan aplikasi ini adalah perencanaan sistem aplikasi, perencanaan fitur aplikasi, perancangan layout serta pemrograman java untuk setiap fitur menggunakan Android Studio, konfigurasi dan pemrograman pada firebase, dan akhirnya aplikasi dapat di release.
Aplikasi ini menggunakan firebase sebagai platform database yang akan menyimpan data sensor, data pengguna, serta cloud function.
Cara kerja dari aplikasi ini adalah aplikasi akan menampilkan data kondisi lahan secara realtime, dan ketika terjadi perubahan status maka firebase akan mengeksekusi perintah untuk memberikan peringatan status kebakaran melalui push notification berupa status “aman”, “waspada”, “kebakaran level 1”, atau “kebakaran level 2” ke aplikasi sehingga pemilik lahan dapat langsung bertindak menanganinya.
Kualitas aplikasi ini dinilai melalui pengujian yang berdasarkan standar ISO/EIC 25010 yaitu pengujian akurasi database, aspek compatibility, usability, dan performance efficiency.
Dengan hasil uji akurasi database 100%, compatibility 100%, dan usability 86% aplikasi dikategorikan sangat layak serta dengan performance efficiency CPU usage 3,213% dan memory 159,213 KB yang memenuhi standar little eye menunjukkan bahwa aplikasi “Siaga Api” memiliki kualitas yang sangat baik.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Upaya dini pencegahan kebakaran telah mampu menurunkan risiko kecelakaan di lingkungan permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi kebutuhan masyarak...
Upaya Pemulihan Ekosistem Gambut Pasca Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur
Upaya Pemulihan Ekosistem Gambut Pasca Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur
AbstractIn Indonesia, forest and land fires have occurred since 1997. As if it has become an annual disaster, forest and land fires still occur, especially in the peat area. Weathe...
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Sistem proteksi kebakaran digunakan untuk mendeteksi dan memadamkan kebakaran sedini mungkin dengan menggunakan peralatan yang digerakkan secara manual dan otomatis. Laboratorium T...
Penanggulangan kebakaran lahan gambut berbasis kearifan lokal pada petani sagu di desa lukun kecamatan tebing tinnggi timur kabupaten kepulawan meranti
Penanggulangan kebakaran lahan gambut berbasis kearifan lokal pada petani sagu di desa lukun kecamatan tebing tinnggi timur kabupaten kepulawan meranti
ABSTRAK
Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau rutin terjadi setiap tahun. Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu des...
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake seluas sekitar 358.405,70 ha berada di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, juga terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Dalam penelitia...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Investigasi kebakaran hutan secara proaktif memberikan pemahaman yang lebih baik kepada manajer kehutanan, kebakaran, dan penegak hukum tentang kecenderungan penyebab kebakaran hut...

