Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Fenomena Thrifting dari Perspektif Gen-Z Indonesia: Pendekatan Metode Campuran

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku fashion berkelanjutan di kalangan Gen Z Indonesia, dengan fokus pada peran pengetahuan lingkungan (EK), sikap lingkungan (EA), niat pembelian fashion berkelanjutan (SFPI), dan perilaku fashion berkelanjutan (SFB). Pertumbuhan pesat fast fashion telah menimbulkan tantangan lingkungan dan sosial yang signifikan, termasuk peningkatan limbah dan praktik produksi yang tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman terkait faktor pendorong perilaku fashion berkelanjutan menjadi sangat penting untuk mendorong pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-method) dengan menggabungkan data kuantitatif dan wawasan kualitatif dari diskusi kelompok terarah (FGD). Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap lingkungan secara kolektif memengaruhi niat pembelian fashion berkelanjutan (R² = 0,514) dan perilaku fashion berkelanjutan (R² = 0,501). Temuan kualitatif dari FGD menunjukkan bahwa partisipan memahami perbedaan antara fast fashion dan fashion berkelanjutan, dengan preferensi pada fashion berkelanjutan karena durabilitas dan manfaat lingkungannya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengetahuan dan sikap lingkungan dalam membentuk perilaku fashion berkelanjutan. Peningkatan edukasi lingkungan dan promosi praktik fashion berkelanjutan dapat memengaruhi niat dan perilaku pembelian. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan industri fashion dalam mendorong pola konsumsi berkelanjutan.
Title: Fenomena Thrifting dari Perspektif Gen-Z Indonesia: Pendekatan Metode Campuran
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku fashion berkelanjutan di kalangan Gen Z Indonesia, dengan fokus pada peran pengetahuan lingkungan (EK), sikap lingkungan (EA), niat pembelian fashion berkelanjutan (SFPI), dan perilaku fashion berkelanjutan (SFB).
Pertumbuhan pesat fast fashion telah menimbulkan tantangan lingkungan dan sosial yang signifikan, termasuk peningkatan limbah dan praktik produksi yang tidak berkelanjutan.
Oleh karena itu, pemahaman terkait faktor pendorong perilaku fashion berkelanjutan menjadi sangat penting untuk mendorong pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan di kalangan generasi muda.
Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-method) dengan menggabungkan data kuantitatif dan wawasan kualitatif dari diskusi kelompok terarah (FGD).
Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap lingkungan secara kolektif memengaruhi niat pembelian fashion berkelanjutan (R² = 0,514) dan perilaku fashion berkelanjutan (R² = 0,501).
Temuan kualitatif dari FGD menunjukkan bahwa partisipan memahami perbedaan antara fast fashion dan fashion berkelanjutan, dengan preferensi pada fashion berkelanjutan karena durabilitas dan manfaat lingkungannya.
Penelitian ini menegaskan pentingnya pengetahuan dan sikap lingkungan dalam membentuk perilaku fashion berkelanjutan.
Peningkatan edukasi lingkungan dan promosi praktik fashion berkelanjutan dapat memengaruhi niat dan perilaku pembelian.
Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan industri fashion dalam mendorong pola konsumsi berkelanjutan.

Related Results

Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
Estrategias de transmisión de digeneos parásitos que utilizan gasterópodos como hospedadores intermediarios en la costa patagónica
En el siguiente trabajo se describieron los estadios larvales de los digeneos parásitos presentes en los gasterópodos más abundantes de los intermareales de Puerto Madryn, Chubut (...
Kajian Pengaruh Gradasi LGA 50/30 dan LGA 5/20 pada Campuran Laston AC-WC terhadap Deformasi Permanen
Kajian Pengaruh Gradasi LGA 50/30 dan LGA 5/20 pada Campuran Laston AC-WC terhadap Deformasi Permanen
Asbuton sebagai sumber kekayaan alam di Indonesia yang jumlahnya sangat besar,dengan deposit diperkirakan lebih dari 650 juta ton sampai saat ini belum termanfaatkan secara optimal...
Law Enforcement of Thrifting Practices Through Overseas Online Thrift Shops with Instagram Applications
Law Enforcement of Thrifting Practices Through Overseas Online Thrift Shops with Instagram Applications
Technology has changed people's habits, including the way they buy things. Thrifting can be a way for fashion lovers or fashionistas to learn about trends so that they can find ver...
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan etanol berkadar 96% dalam bahan bakar. Data hasil pengujian menyebutkan bahan bakar pertalit memiliki nilai kadar Karb...
Problematika Terhadap Bazar Jual Beli Pakaian Bekas Thrifting Di Surakarta
Problematika Terhadap Bazar Jual Beli Pakaian Bekas Thrifting Di Surakarta
This research describes and examines the issues arising from the secondhand clothing bazaar (thrifting) in Surakarta. The prohibition of thrifting in Indonesia is stipulated in Law...
Analisis Pemanfaatan Abu Ampas Sagu Terhadap Nilai Karakteristik dan Deformasi Pada Campuran Beton Aspal
Analisis Pemanfaatan Abu Ampas Sagu Terhadap Nilai Karakteristik dan Deformasi Pada Campuran Beton Aspal
Di Indonesia potensi tumbuhan sagu tumbuh di beberapa daerah seperti Papua, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Jambi, dan R...

Back to Top