Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP MUTU HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae).

View through CrossRef
Pendahuluan:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur panen terhadap mutu hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae).Penelitian ini telah dilaksanakan di  Binjai Timur, Sumatera Utara dengan Ketinggian ± 20 MDPL. Pada Bulan Oktober 2023 sampai dengan bulan Desember 2023. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan faktornya yaitu umur panen dengan simbol (A) yang terdiri dri 5 taraf perlakuan yaitu : A1 = 25 hari setelah semai, A2 = 30 hari setelah semai, A3 = 35 hari setelah semai, A4 = 40 hari setelah semai dan A5 = 45 hari setelah semai. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), warna hijau daun (BWD), bobot segar per tanaman (g), bobot segar per plot (g) dan panjang akar (cm). Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan umur panen memberikan pengaruh yang sangat nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman dan bobot segar per Perlakuan umur panen menunjukkan pengaruh tidak nyata pada parameter warna hijau daun dan panjang akar. Perlakuan terbaik terdapat pada A5 (45 hari setelah semai). 
Universitas Tjut Nyak Dhien
Title: PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP MUTU HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae).
Description:
Pendahuluan:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur panen terhadap mutu hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae).
Penelitian ini telah dilaksanakan di  Binjai Timur, Sumatera Utara dengan Ketinggian ± 20 MDPL.
Pada Bulan Oktober 2023 sampai dengan bulan Desember 2023.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan faktornya yaitu umur panen dengan simbol (A) yang terdiri dri 5 taraf perlakuan yaitu : A1 = 25 hari setelah semai, A2 = 30 hari setelah semai, A3 = 35 hari setelah semai, A4 = 40 hari setelah semai dan A5 = 45 hari setelah semai.
Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), warna hijau daun (BWD), bobot segar per tanaman (g), bobot segar per plot (g) dan panjang akar (cm).
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan umur panen memberikan pengaruh yang sangat nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman dan bobot segar per Perlakuan umur panen menunjukkan pengaruh tidak nyata pada parameter warna hijau daun dan panjang akar.
Perlakuan terbaik terdapat pada A5 (45 hari setelah semai).
 .

Related Results

ANALISIS SITOGENETIKA PADA TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae L.)
ANALISIS SITOGENETIKA PADA TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae L.)
Cytogenetics is a combination of cytology and genetics which studies the genetic system in cells. Cytogenetic analysis is a combination of cytogenetics (about cells) and genetics w...
Pengaruh Jenis Biomulsa dan Jarak Tanam Kailan terhadap Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan)
Pengaruh Jenis Biomulsa dan Jarak Tanam Kailan terhadap Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan)
Kailan (Brassica oleracea L. cv. group Chinese Kale) merupakan anggota famili Brassicaceae yang memiliki akar serabut yang lebat dan dangkal, dekat dengan permukaan tanah. Tujuan p...
Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu Kakao (Theobroma cacao L.)
Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu Kakao (Theobroma cacao L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak buah dan perbedaan umur tanaman terhadap mutu kakao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2015. Pengambilan sa...
PENGARUH BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP HASIL KAILAN (Brassica oleraceae L.)
PENGARUH BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP HASIL KAILAN (Brassica oleraceae L.)
Abstrak : Kailan merupakan salah satu produk  hortikultura yang sangat diminati masyarakat karena kaya kandungan gizi, seperti mineral, vitamin B, vitamin C, serat, antioksidan, ka...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) pada pemberian macam dan dosis bokashi limbah pertanian. Penelitian ini telah dilaksanakan di ...

Back to Top