Javascript must be enabled to continue!
THE PROPOSED BIBLICAL FOUNDATION OF THE MORALITY OF HUMANITARIAN INTERVENTION
View through CrossRef
Moralitas intervensi kemanusiaan harus didasarkan pada Alkitab. Artikel ini mencoba mengusulkan dasar alkitabiah dari moralitas intervensi kemanusiaan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka. Dua ajaran Alkitab, satu dari Perjanjian Lama dan satu dari Perjanjian Baru, direfleksikan. Pertama, teks Perjanjian Lama Kejadian 1:26-27 menceritakan martabat dan nilai manusia, sebagai puncak ciptaan Tuhan. Manusia harus menghormatinya. Melindungi hidup manusia adalah alasan yang adil untuk intervensi kemanusiaan. Kedua, dalam intervensi kemanusiaan, ada ketegangan antara “keprihatinan kemanusiaan” dan “kedaulatan bangsa.” Ketegangan ini sejajar dengan ketegangan dalam Perjanjian Baru Luk 6:6-11. Teks ini menceritakan ketegangan antara “berbuat baik” dan “menjaga hukum”. Yesus, Guru Moralitas kita, mengajarkan bahwa berbuat baik dan menyelamatkan hidup (“keprihatinan kemanusiaan” dalam intervensi kemanusiaan) lebih tinggi nilainya daripada mengikuti hukum Sabat (“kedaulatan bangsa”). Kedua teks dapat menjadi dasar bagi moralitas intervensi kemanusiaan.
Sekolah Tinggi Katolik Seminari Santo Yohanes Salib
Title: THE PROPOSED BIBLICAL FOUNDATION OF THE MORALITY OF HUMANITARIAN INTERVENTION
Description:
Moralitas intervensi kemanusiaan harus didasarkan pada Alkitab.
Artikel ini mencoba mengusulkan dasar alkitabiah dari moralitas intervensi kemanusiaan.
Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka.
Dua ajaran Alkitab, satu dari Perjanjian Lama dan satu dari Perjanjian Baru, direfleksikan.
Pertama, teks Perjanjian Lama Kejadian 1:26-27 menceritakan martabat dan nilai manusia, sebagai puncak ciptaan Tuhan.
Manusia harus menghormatinya.
Melindungi hidup manusia adalah alasan yang adil untuk intervensi kemanusiaan.
Kedua, dalam intervensi kemanusiaan, ada ketegangan antara “keprihatinan kemanusiaan” dan “kedaulatan bangsa.
” Ketegangan ini sejajar dengan ketegangan dalam Perjanjian Baru Luk 6:6-11.
Teks ini menceritakan ketegangan antara “berbuat baik” dan “menjaga hukum”.
Yesus, Guru Moralitas kita, mengajarkan bahwa berbuat baik dan menyelamatkan hidup (“keprihatinan kemanusiaan” dalam intervensi kemanusiaan) lebih tinggi nilainya daripada mengikuti hukum Sabat (“kedaulatan bangsa”).
Kedua teks dapat menjadi dasar bagi moralitas intervensi kemanusiaan.
Related Results
Cash‐based approaches in humanitarian emergencies: a systematic review
Cash‐based approaches in humanitarian emergencies: a systematic review
This Campbell systematic review examines the effectiveness, efficiency and implementation of cash transfers in humanitarian settings. The review summarises evidence from five studi...
Humanitarian diplomacy
Humanitarian diplomacy
Problem setting. Ensuring constant access to humanitarian aid during military conflicts and complex emergencies has always been an important issue for politicians. Its solution is ...
Navigating Crisis: The Contribution of Humanitarian-Business Partnerships to Humanitarian Logistics
Navigating Crisis: The Contribution of Humanitarian-Business Partnerships to Humanitarian Logistics
The significance of effective management of humanitarian logistics cannot be overstated. As humanitarian operations become increasingly complex, enhancing logistics performance has...
Human Resource Management and Humanitarian Operations Performance: A Case Study of Humanitarian Organizations in Malaysia
Human Resource Management and Humanitarian Operations Performance: A Case Study of Humanitarian Organizations in Malaysia
Aim/Purpose: This research aims to analyze the effect of human resource management on humanitarian operations performance, using humanitarian organizations in Malaysia as a case.
...
Latino/a/e and Latin American Biblical Interpretation
Latino/a/e and Latin American Biblical Interpretation
Latino/a/e biblical interpretation refers to the analysis of biblical texts, of interpretations of biblical texts, and of the process of interpretation itself from the perspective ...
The Oxford Handbook of Biblical Narrative
The Oxford Handbook of Biblical Narrative
Comprised of contributions from scholars across the globe, The Oxford Handbook to Biblical Narrative offers critical treatments of both the Bible’s narratives and topics related to...
Hadith Study of Morals: Praiseworthy and Disgraceful Behavior
Hadith Study of Morals: Praiseworthy and Disgraceful Behavior
The word morality comes from the Arabic word khalaqu-yahluqu which etymologically means character, disposition, arrangement, behavior or nature. Morality is divided into two parts,...
An Adventist Missiological Response to Traditional Beliefs in Kenya
An Adventist Missiological Response to Traditional Beliefs in Kenya
Problem Seventh-day Adventist Christians in Kenya struggle to practice pure biblical teaching because many still practice African traditional beliefs. Many traditional beliefs are...

