Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN WLAN 2.4 GHz DAN 5 GHz

View through CrossRef
Pada perkembangan teknologi saat ini jaringan wireless sering digunakan, karena memberikan banyak kemudahan dalam bekomunikasi melalui media internet. Berdasarkan standar IEEE, jaringan wireless LAN bekerja pada dua jenis band frekuensi, yaitu IEEE 802.11b/g, 802.11a, dan 802.11n bekerja pada frekuensi 2,4 GHz, 5 GHz, dan dual band 2,4 dan 5 GHz. Teknologi WiFi dengan frekuensi kerja 5 GHz mengklaim memiliki kecepatan transfer data dan spektrum lebih lebar jika dibandingkan dengan frekuensi 2,4 GHz. Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil kualitas jaringan WLAN 5 GHz dan 2.4 GHz berdasarkan parameter Line Rate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan lalu lintas data dan kualitas jaringan WLAN 5 GHz dan 2.4 GHz berdasarkan parameter Line Rate. Pengujian dilakukan dengan menggunakan software speedtest & access point Tenda. Pengujian dilakukan pada jaringan wireless di Asrama Curup, Depok, Sleman, Yogyakarta. Pada hasil pengukuran Line Rate, rata-rata pada pengujian jaringan 5 GHz dan WLAN 2.4 GHz mendapatkan nilai 9.060,57 KBps dan 5.466,71 KBps. Hal ini disebabkan kurangnya access point yang bisa menjangkau di semua sisi Asrama didalam maupun diluar gedung. Solusi untuk meningkatkan kualitas jaringan wireless dapat dilakukan dengan cara menambahkan access point, repeater atau brigde supaya pengguna yang berada di luar gedung bisa menjangkau jaringan wireless tanpa hambatan.
Title: ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN WLAN 2.4 GHz DAN 5 GHz
Description:
Pada perkembangan teknologi saat ini jaringan wireless sering digunakan, karena memberikan banyak kemudahan dalam bekomunikasi melalui media internet.
Berdasarkan standar IEEE, jaringan wireless LAN bekerja pada dua jenis band frekuensi, yaitu IEEE 802.
11b/g, 802.
11a, dan 802.
11n bekerja pada frekuensi 2,4 GHz, 5 GHz, dan dual band 2,4 dan 5 GHz.
Teknologi WiFi dengan frekuensi kerja 5 GHz mengklaim memiliki kecepatan transfer data dan spektrum lebih lebar jika dibandingkan dengan frekuensi 2,4 GHz.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil kualitas jaringan WLAN 5 GHz dan 2.
4 GHz berdasarkan parameter Line Rate.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan lalu lintas data dan kualitas jaringan WLAN 5 GHz dan 2.
4 GHz berdasarkan parameter Line Rate.
Pengujian dilakukan dengan menggunakan software speedtest & access point Tenda.
Pengujian dilakukan pada jaringan wireless di Asrama Curup, Depok, Sleman, Yogyakarta.
Pada hasil pengukuran Line Rate, rata-rata pada pengujian jaringan 5 GHz dan WLAN 2.
4 GHz mendapatkan nilai 9.
060,57 KBps dan 5.
466,71 KBps.
Hal ini disebabkan kurangnya access point yang bisa menjangkau di semua sisi Asrama didalam maupun diluar gedung.
Solusi untuk meningkatkan kualitas jaringan wireless dapat dilakukan dengan cara menambahkan access point, repeater atau brigde supaya pengguna yang berada di luar gedung bisa menjangkau jaringan wireless tanpa hambatan.

Related Results

Predictive Wireless Received Signal Strength Using Friis Transmission Technique
Predictive Wireless Received Signal Strength Using Friis Transmission Technique
A good WLAN performance is crucial in determining the quality of experience (QoE) among the campus community. Proper WLAN planning and design should be done beforehand to ensure go...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis perbandingan algoritma Dijkstra dan Breadth First Search pada packet forwarding arsitektur SDN
Analisis perbandingan algoritma Dijkstra dan Breadth First Search pada packet forwarding arsitektur SDN
Pengelolaan perangkat jaringan seperti switch, router, dan link menjadi salah satu tantangan dalam memperbaiki Quality of Service (QoS) suatu jaringan yang berskala besar. Sebagai ...
A precipitation detection algorithm for 118GHz channels based on FY-3C MWHS II and FY-3C MWTS II
A precipitation detection algorithm for 118GHz channels based on FY-3C MWHS II and FY-3C MWTS II
The MicroWave Humidity Sounder II (MWHS II) is a cross-track microwave sounder flying on FengYun (FY)-3C satellite. It has 15 channels ranging from 89.0 to 191.0 GHz, eight (channe...
IMPLEMENTASI LAN KEAMANAN JARINGAN LAN BERBASIS ACLs DAN VLAN(BUDIONO)
IMPLEMENTASI LAN KEAMANAN JARINGAN LAN BERBASIS ACLs DAN VLAN(BUDIONO)
AbstractManajemen jaringan di era jaringan komputer modern adalah hal yang sangat penting karena setiap perangkat dapat berkoneksi dengan perangkat lain yang berada di seluruh duni...
Analisis Protokol Routing Adaptif untuk Jaringan Komputer Skala Besar
Analisis Protokol Routing Adaptif untuk Jaringan Komputer Skala Besar
Jaringan komputer skala besar memiliki tingkat kompleksitas dan dinamika yang tinggi, sehingga membutuhkan mekanisme routing yang mampu beradaptasi terhadap perubahan kondisi jarin...
EVALUASI KUALITAS JARINGAN KOMPUTER DENGAN METODE QUALITY OF SERVICE PADA LABORATORIUM UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
EVALUASI KUALITAS JARINGAN KOMPUTER DENGAN METODE QUALITY OF SERVICE PADA LABORATORIUM UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
Di era digital saat ini, jaringan komputer merupakan infrastruktur penting yang mendukung banyak aktivitas manusia, termasuk di lingkungan pendidikan seperti perguruan tinggi yang ...
Perbaikan Performansi Jaringan GSM Menggunakan Teknologi Multiband Cell
Perbaikan Performansi Jaringan GSM Menggunakan Teknologi Multiband Cell
Abstrak---Dalam makalah ini dibahas tentang simulasi performansi multiband cell pada jaringan GSM. Tekniksimulasi yang dilakukan hanya pada sisi performansi multiband cell berdasar...

Back to Top