Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hustle Culture Mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri Palembang: Analisis Stoikisme Marcus Aurelius

View through CrossRef
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi masalah gaya hidup gila kerja (Hustle Culture) bagi mahasiswa. Tujuan adanya penelitian ini untuk mencari tahu bagaimana bentuk pikiran dan kebahagiaan bagi mahasiswa Hustle Culture di Universitas Indo Global Mandiri Palembang menggunakan analisis Stoikisme Marcus Aurelius Antoninus. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data, yaitu 1. Sumber Data Primer (subjek penelitian Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Indo Global Mandiri Palembang), 2. Sumber Data Sekunder (buku-buku, literatur, artikel, majalah maupun sumber data sekunder lainnya). Pada teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi dan dokumentasi serta teknik analisis data yaitu induktif-deskriptif. Hasil penelitian ini ditemukan Mahasiswa Hustle Culture di Universitas Indo Global Mandiri sebagian besar memiliki ketidaksesuaian dengan filsafat stoikisme Marcus Aurelius. Sebagaimana teori besar filsafat Stoikisme adalah kebahagiaan yang diperoleh harus selaras dengan hukum alam, pikiran yang berada dalam jangkauan dan bagaimana merepresentasikannya. Berdasarkan analisis pada keempat belas kasus mahasiswa tersebut dengan subjek tujuh mahasiswa laki-laki dan tujuh mahasiswi perempuan. Ditemukan Dua mahasiswa (laki-laki) dan Empat mahasiswi (perempuan) yang berkesesuaian dengan konsep bahagia Stoikisme Marcus Aurelius. Sedangkan Lima mahasiswa (laki-laki) dan Tiga mahasiswi (perempuan) lainnya tidak berkesesuaian dengan konsep bahagia Stoikisme Marcus Aurelius. Melalui data yang dikumpulkan, Enam mahasiswa dan mahasiswi yang sesuai dengan Stoik melakukan aktifitas ­Hustle Culture dengan membangun pikiran positif melalui representasi peristiwa pekerjaannya. Dengan tidak memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali dan selaras dengan Logos Universal. Sedangkan Delapan mahasiswa dan mahasiswi yang tidak sesuai dengan stoik merepresentasikan pekerjaan yang dialami dengan emosi negatif dan tidak selaras dengan Logos Universal. Kata Kunci: 1; bahagia 2; hustle culture 3; stoikisme
Title: Hustle Culture Mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri Palembang: Analisis Stoikisme Marcus Aurelius
Description:
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi masalah gaya hidup gila kerja (Hustle Culture) bagi mahasiswa.
Tujuan adanya penelitian ini untuk mencari tahu bagaimana bentuk pikiran dan kebahagiaan bagi mahasiswa Hustle Culture di Universitas Indo Global Mandiri Palembang menggunakan analisis Stoikisme Marcus Aurelius Antoninus.
Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif.
Sumber data, yaitu 1.
Sumber Data Primer (subjek penelitian Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Indo Global Mandiri Palembang), 2.
Sumber Data Sekunder (buku-buku, literatur, artikel, majalah maupun sumber data sekunder lainnya).
Pada teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi dan dokumentasi serta teknik analisis data yaitu induktif-deskriptif.
Hasil penelitian ini ditemukan Mahasiswa Hustle Culture di Universitas Indo Global Mandiri sebagian besar memiliki ketidaksesuaian dengan filsafat stoikisme Marcus Aurelius.
Sebagaimana teori besar filsafat Stoikisme adalah kebahagiaan yang diperoleh harus selaras dengan hukum alam, pikiran yang berada dalam jangkauan dan bagaimana merepresentasikannya.
Berdasarkan analisis pada keempat belas kasus mahasiswa tersebut dengan subjek tujuh mahasiswa laki-laki dan tujuh mahasiswi perempuan.
Ditemukan Dua mahasiswa (laki-laki) dan Empat mahasiswi (perempuan) yang berkesesuaian dengan konsep bahagia Stoikisme Marcus Aurelius.
Sedangkan Lima mahasiswa (laki-laki) dan Tiga mahasiswi (perempuan) lainnya tidak berkesesuaian dengan konsep bahagia Stoikisme Marcus Aurelius.
Melalui data yang dikumpulkan, Enam mahasiswa dan mahasiswi yang sesuai dengan Stoik melakukan aktifitas ­Hustle Culture dengan membangun pikiran positif melalui representasi peristiwa pekerjaannya.
Dengan tidak memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali dan selaras dengan Logos Universal.
Sedangkan Delapan mahasiswa dan mahasiswi yang tidak sesuai dengan stoik merepresentasikan pekerjaan yang dialami dengan emosi negatif dan tidak selaras dengan Logos Universal.
Kata Kunci: 1; bahagia 2; hustle culture 3; stoikisme.

Related Results

Indo-Anglian: Connotations and Denotations
Indo-Anglian: Connotations and Denotations
A different name than English literature, ‘Anglo-Indian Literature’, was given to the body of literature in English that emerged on account of the British interaction with India un...
Examining The Impact of Hustle Culture on South Korean Workers
Examining The Impact of Hustle Culture on South Korean Workers
In recent years, the term hustle culture has often been heard among young workers. Through a hustle culture, a company's progress, which ultimately affects a country's progress, wi...
Stoikisme: Obat Untuk si Overthinker?
Stoikisme: Obat Untuk si Overthinker?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif Stoikisme dari saluran YouTube "1 Hari Sukses" yang berjudul "Stoikisme, Obat Untuk Overthinker". Dalam studi ini, pen...
STRATEGIC APPROPRIATION ON HUSTLE CULTURE AS POSITIVE TREND
STRATEGIC APPROPRIATION ON HUSTLE CULTURE AS POSITIVE TREND
Hustle culture is a cultural phenomenon that was born outside and was adopted in Indonesia as a continuous culture of workaholism. Hustle also plays an important role at work, beca...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGGUNAAN E-MONEY PADA BANK MANDIRI CABANG BULUKUMBA
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGGUNAAN E-MONEY PADA BANK MANDIRI CABANG BULUKUMBA
Abstrak E-Money atau Uang elektronik didefenisikan sebagai alat pembayaran dalam bentuk uang elektronik dimana nilai uangnya disimpan dalam media elektronik tertentu. Pokok masala...
Hustle Culture in Social Media: Exploring the Imagined Success in the Modern Era
Hustle Culture in Social Media: Exploring the Imagined Success in the Modern Era
This study examines how the notion of success among modern Indonesian youth, particularly the millennial generation, is constructed through the hustle culture trend on social media...
Wayang Palembang Dalam Lakon Bambang Dharmojati oleh Dalang Kiagus Wirawan Bersama Sanggar Sri Palembang
Wayang Palembang Dalam Lakon Bambang Dharmojati oleh Dalang Kiagus Wirawan Bersama Sanggar Sri Palembang
This study aimed to analyzing the dynamics of the existence of the Wayang Palembang from the beginning of birth until that brought by Kiagus Wirawan with Sanggar Sri Palembang nowa...
INDONESIA'S DIGITAL DIPLOMACY STRATEGY TOWARD THE INDO-PACIFIC REGION
INDONESIA'S DIGITAL DIPLOMACY STRATEGY TOWARD THE INDO-PACIFIC REGION
Abstrak Indo-Pasifik ialah konsep geografi yang meliputi kawasan Lautan Hindi dan Lautan Pasifik. Kawasan yang luas di rantau Indo-Pasifik dan ramai pelakon yang terlibat telah men...

Back to Top