Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Ulang Mesin Pencacah Plastik untuk Mengurangi Risiko Kerja
View through CrossRef
Abstrak. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Simpangsari merupakan perusahaan pengolahan sampah organik maupun anorganik. Dalam kegiatannya, perusahaan ini kerap mengalami kerugian. Hal ini dikarenakan tidak tercapainya target pencacahan sampah plastik akibat keterbatasan fungsi dari mesin tersebut. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kuantitatif, dilakukan dengan pendekatan Quick Eksposure Checklist yang digunakan untuk mengukur risiko kerja pada setiap elemen kerja yang dilakukan. Sedangkan untuk perancangan dilakukan dengan pendekatan antropometri. Hasil penelitian menunjukan elemen kerja mengambil botol plastik mendapakan nilai action level sebesar 67% (perlu dilakukan perbaikan), elemen kerja memasukan botol plastik kedalam mesin pencacah mendapatkan nilai action level sebesar 69% (perlu dilakukan perbaikan), dan elemen kerja mengambil hasil cacahan dari mesin pencacah mendapatkan nilai action level sebesar 73,3% (perlu dilakukan perbaikan segera). Perancangan ulang fasilitas kerja dilakukan dengan memperbaiki dimensi mesin pencacah plastik, menambahkan fitur box untuk tempat botol plastik, desain mata pisau berbentuk diagonal disertai saringan dibawahnya, dan bentuk hopper output dibuat lebih miring.
Abstract. Simpangsari Integrated Waste Management Centre is a company that processes both organic and inorganic waste. In its activities, this company often experiences losses. This is due to the non-achievement of the plastic waste shredding target due to the limited function of the machine. The research method carried out is a quantitative method, carried out with the Quick Exposure Checklist approach which is used to measure work risks in each work element performed. While for design is done with an anthropometric approach. The results showed that the work element of taking plastic bottles had an action level value of 67% (needs improvement), the work element of putting plastic bottles into the chopping machine had an action level value of 69% (needs improvement), and the work element of taking chopped results from the chopping machine had an action level value of 73.3% (needs immediate improvement). The redesign of work facilities is carried out by improving the dimensions of the plastic shredding machine, adding a box feature for plastic bottle holders, the design of the pis eye, and the design of the shredding machine.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Perancangan Ulang Mesin Pencacah Plastik untuk Mengurangi Risiko Kerja
Description:
Abstrak.
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Simpangsari merupakan perusahaan pengolahan sampah organik maupun anorganik.
Dalam kegiatannya, perusahaan ini kerap mengalami kerugian.
Hal ini dikarenakan tidak tercapainya target pencacahan sampah plastik akibat keterbatasan fungsi dari mesin tersebut.
Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kuantitatif, dilakukan dengan pendekatan Quick Eksposure Checklist yang digunakan untuk mengukur risiko kerja pada setiap elemen kerja yang dilakukan.
Sedangkan untuk perancangan dilakukan dengan pendekatan antropometri.
Hasil penelitian menunjukan elemen kerja mengambil botol plastik mendapakan nilai action level sebesar 67% (perlu dilakukan perbaikan), elemen kerja memasukan botol plastik kedalam mesin pencacah mendapatkan nilai action level sebesar 69% (perlu dilakukan perbaikan), dan elemen kerja mengambil hasil cacahan dari mesin pencacah mendapatkan nilai action level sebesar 73,3% (perlu dilakukan perbaikan segera).
Perancangan ulang fasilitas kerja dilakukan dengan memperbaiki dimensi mesin pencacah plastik, menambahkan fitur box untuk tempat botol plastik, desain mata pisau berbentuk diagonal disertai saringan dibawahnya, dan bentuk hopper output dibuat lebih miring.
Abstract.
Simpangsari Integrated Waste Management Centre is a company that processes both organic and inorganic waste.
In its activities, this company often experiences losses.
This is due to the non-achievement of the plastic waste shredding target due to the limited function of the machine.
The research method carried out is a quantitative method, carried out with the Quick Exposure Checklist approach which is used to measure work risks in each work element performed.
While for design is done with an anthropometric approach.
The results showed that the work element of taking plastic bottles had an action level value of 67% (needs improvement), the work element of putting plastic bottles into the chopping machine had an action level value of 69% (needs improvement), and the work element of taking chopped results from the chopping machine had an action level value of 73.
3% (needs immediate improvement).
The redesign of work facilities is carried out by improving the dimensions of the plastic shredding machine, adding a box feature for plastic bottle holders, the design of the pis eye, and the design of the shredding machine.
Related Results
PENGARUH MODEL PISAU PADA MESIN SAMPAH BOTOL PLASTIK
PENGARUH MODEL PISAU PADA MESIN SAMPAH BOTOL PLASTIK
Seiring peningkatan pemakaian botol plastik menyebabkan timbulnya sampah botol plastik semakin menumpuk. yangmenuntut pengelolaannya dilakukan secara benar agar dapat mengatasi pen...
PERANCANGAN MESIN PENCACAH PLASTIK KAPASITAS 25 KG
PERANCANGAN MESIN PENCACAH PLASTIK KAPASITAS 25 KG
Mesin pencacah plastik merupakan mesin penghancur plastik menjadi ukuran yang lebih kecil. Banyaknya sampah plastik dilingkungan sekitar berdampak pada pencemaran lingkungan, adany...
PERHITUNGAN KINERJA MESIN PENCACAH KAPASITAS 50 KG/JAM
PERHITUNGAN KINERJA MESIN PENCACAH KAPASITAS 50 KG/JAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin pencacah dengan kapasitas 50 kg/jam, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri kecil dan menengah dalam pengolahan ...
RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH BOTOL PLASTIK OTOMATIS UNTUK BANK SAMPAH BERBASIS IOT
RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH BOTOL PLASTIK OTOMATIS UNTUK BANK SAMPAH BERBASIS IOT
Permasalahan sampah plastik, terutama botol plastik, menjadi isu lingkungan yang serius di Indonesia, dengan tingkat daur ulang yang masih rendah, rendahnya efisiensi pengolahan da...
PENGEMBANGAN MESIN PENCACAH RUMPUT PAKAN TERNAK MULTIFUNGSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PAKAN FERMENTASI HEWAN RUMINANSIA
PENGEMBANGAN MESIN PENCACAH RUMPUT PAKAN TERNAK MULTIFUNGSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PAKAN FERMENTASI HEWAN RUMINANSIA
Pengembangan mesin pencacah rumput pakan ternak multifungsi merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pakan fermentasi bagi hewan ruminansia. Tujuan dari peneliti...
Pembuatan Dan Pengujian Posisi Dudukan Pisau Mesin Chopper Pencacah Batang Jagung
Pembuatan Dan Pengujian Posisi Dudukan Pisau Mesin Chopper Pencacah Batang Jagung
Jagung merupakan salah satu tanaman pangan primer kedua sehabis padi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan ternak sebab hampir keseluruhan bagian tumbuhan ini bisa dima...
ANALISA SISTEM TRANSMISI PADA MESIN PENCACAH KERTAS TIPE SHREDDER
ANALISA SISTEM TRANSMISI PADA MESIN PENCACAH KERTAS TIPE SHREDDER
— Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Tangerang telah berdiri sejak tahun 2009 hingga sekarang yaitu tahun 2023 serta telah meluluskan lima Angkatan. Dari proses akademik suda...
PEMODELAN MESIN PENCACAH JAGUNG MENGGUNAKAN PETRI NET
PEMODELAN MESIN PENCACAH JAGUNG MENGGUNAKAN PETRI NET
AbstractThe chopper is a machine that is widely used to assist agricultural product processing activities, the most common problem is that the chopper machine will experience a dec...

