Javascript must be enabled to continue!
Pola Komunikasi Antarpribadi Pelatih dan Atlet dalam Membangun Motivasi Berolahraga Atlet Junior
View through CrossRef
Abstract. Ganacy Junior Volleyball Club is a volleyball club located in Karawang Regency. The Ganacy Junior Volleyball Club aims to build the ability of junior athletes from Cipondoh Village in the field of volleyball. The purpose of this research is to explain how the coach's interpersonal communication patterns in building athletes' exercise motivation. This research uses qualitative research methods with a case study approach and uses a constructivist paradigm. The data collection techniques in this study were interviews, observation, and documentation. The validity test used in this research is the dependability test with triangulation techniques to athletes and administrators of the Ganacy Junior Volleyball Club. The results of this study conclude that the form of communication carried out towards athletes is in the form of interpersonal communication with the intention that if the message is delivered personally to each junior athlete, the message can be adapted to the character of each athlete, the way the coach's message is conveyed is done by using soft speech. The obstacle that is often encountered at the junior Ganacy Volleyball Club is the athlete's lack of seriousness in doing training. The solution is for the coach to make eye contact with the athlete and directly glare at the athlete. The story telling method is a very effective method in motivating junior athletes. Because, the story telling method is able to touch emotions and can inspire junior athletes. The story telling method can create a deeper relationship with athletes.
Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi Klub Bola Voli Ganacy Junior merupakan klub bola voli yang berada di Kabupaten Karawang. Klub Bola Voli Ganacy Junior memiliki tujuan untuk membangun kemampuan para atlet junior dari Desa Cipondoh dalam bidang olahraga bola voli. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pola komunikasi antarpribadi pelatih dalam membangun motivasi berolahraga atlet. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta menggunakan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabasahan yang digunakan dalam penelitian ini yakni uji dependabilitas dengan teknik triangulasi kepada atlet dan pengurus Klub Bola Voli Ganacy Junior. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa bentuk komunikasi yang dilakukan terhadap para atletnya berbentuk komunikasi antarpribadi dengan maksud apabila pesan disampaikan secara personal kepada masing-masing atlet junior, maka pesan dapat disesuaikan dengan karakter dari masing-masing atlet, Adapun cara penyampaian pesan pelatih dilakukan dengan menggunakan tutur kata yang lembut. Hambatan yang sering ditemui pada Klub Bola Voli Ganacy junior adalah ketidakseriusan atlet dalam melakukan latihan. Solusinya yaitu dengan pelatih melakukan kontak mata dengan atlet dan langsung memelototi atlet. Metode story telling menjadi metode yang sangat efektif dalam memotivasi atlet junior. Karena, metode story telling mampu menyentuh emosi dan dapat menginspirasi para atlet junior. Metode story telling dapat menciptakan hubungan yang lebih mendalam dengan para atlet.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pola Komunikasi Antarpribadi Pelatih dan Atlet dalam Membangun Motivasi Berolahraga Atlet Junior
Description:
Abstract.
Ganacy Junior Volleyball Club is a volleyball club located in Karawang Regency.
The Ganacy Junior Volleyball Club aims to build the ability of junior athletes from Cipondoh Village in the field of volleyball.
The purpose of this research is to explain how the coach's interpersonal communication patterns in building athletes' exercise motivation.
This research uses qualitative research methods with a case study approach and uses a constructivist paradigm.
The data collection techniques in this study were interviews, observation, and documentation.
The validity test used in this research is the dependability test with triangulation techniques to athletes and administrators of the Ganacy Junior Volleyball Club.
The results of this study conclude that the form of communication carried out towards athletes is in the form of interpersonal communication with the intention that if the message is delivered personally to each junior athlete, the message can be adapted to the character of each athlete, the way the coach's message is conveyed is done by using soft speech.
The obstacle that is often encountered at the junior Ganacy Volleyball Club is the athlete's lack of seriousness in doing training.
The solution is for the coach to make eye contact with the athlete and directly glare at the athlete.
The story telling method is a very effective method in motivating junior athletes.
Because, the story telling method is able to touch emotions and can inspire junior athletes.
The story telling method can create a deeper relationship with athletes.
Abstrak.
Penelitian ini dilatar belakangi Klub Bola Voli Ganacy Junior merupakan klub bola voli yang berada di Kabupaten Karawang.
Klub Bola Voli Ganacy Junior memiliki tujuan untuk membangun kemampuan para atlet junior dari Desa Cipondoh dalam bidang olahraga bola voli.
Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pola komunikasi antarpribadi pelatih dalam membangun motivasi berolahraga atlet.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta menggunakan paradigma konstruktivis.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Uji keabasahan yang digunakan dalam penelitian ini yakni uji dependabilitas dengan teknik triangulasi kepada atlet dan pengurus Klub Bola Voli Ganacy Junior.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa bentuk komunikasi yang dilakukan terhadap para atletnya berbentuk komunikasi antarpribadi dengan maksud apabila pesan disampaikan secara personal kepada masing-masing atlet junior, maka pesan dapat disesuaikan dengan karakter dari masing-masing atlet, Adapun cara penyampaian pesan pelatih dilakukan dengan menggunakan tutur kata yang lembut.
Hambatan yang sering ditemui pada Klub Bola Voli Ganacy junior adalah ketidakseriusan atlet dalam melakukan latihan.
Solusinya yaitu dengan pelatih melakukan kontak mata dengan atlet dan langsung memelototi atlet.
Metode story telling menjadi metode yang sangat efektif dalam memotivasi atlet junior.
Karena, metode story telling mampu menyentuh emosi dan dapat menginspirasi para atlet junior.
Metode story telling dapat menciptakan hubungan yang lebih mendalam dengan para atlet.
Related Results
Studi manajemen pelatih dan atlet pada pembinaan prestasi cabang olahraga tenis lapangan
Studi manajemen pelatih dan atlet pada pembinaan prestasi cabang olahraga tenis lapangan
Cabang olahraga tenis lapangan merupakan salah satu cabang olahraga yang berkembang di Daerah Istimewa Yogyakarta dan memiliki potensi menyumbang prestasi bagi Daerah Istimewa Yogy...
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN PELATIH DAN ATLET TAEKWONDO
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN PELATIH DAN ATLET TAEKWONDO
Penelitian ini merupakan penelitian tentang perbedaan tingkat kecemasan pelatih dan tingkat kecemasan atlet pada cabang olahraga taekwondo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menget...
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ANAK DENGAN ORANG TUA DALAM KELUARGA INTI
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ANAK DENGAN ORANG TUA DALAM KELUARGA INTI
Komunikasi merupakan sebuah hal yang sangat penting dalam berinteraksi dengan orang lain, dengan berkomunikasi juga merupakan suatu hal yang tidak bisa terlepaskan bagi seorang man...
Komunikasi Motivasional Pelatih Pada Atlet Balap Sepeda
Komunikasi Motivasional Pelatih Pada Atlet Balap Sepeda
ABSTRACT
The research focuses on motivational communication of coaches with bicycle racing in Bandung because this research examines how coaches communicate motivation to their at...
Pendampingan Pengaturan Menu Gizi Seimbang Atlet Sepak Bola Junior pada Pelatih di SSB Baturetno
Pendampingan Pengaturan Menu Gizi Seimbang Atlet Sepak Bola Junior pada Pelatih di SSB Baturetno
Prestasi atlet sangat didukung oleh performa yang optimal selama bertanding. Motivasi merupakan faktor penentu untuk meningkatkan prestasi atlet. Seorang pelatih merupakan salah sa...
PROFIL KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILAT DI PSHT RAYON KEMBANGAN KABUPATEN MAGELANG
PROFIL KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILAT DI PSHT RAYON KEMBANGAN KABUPATEN MAGELANG
Pencak Silat is a product of Indonesian society and part of the people's culture. therefore the culture produced is the culture of society. Community culture is a culture of mutual...
TINGKAT MOTIVASI PADA ATLET BABAK KUALIFIKASI PEKAN OLAHRAGA DAERAH PETANQUE KARAWANG
TINGKAT MOTIVASI PADA ATLET BABAK KUALIFIKASI PEKAN OLAHRAGA DAERAH PETANQUE KARAWANG
Motivasi merupakan faktor psikologis penting yang berperan dalam menentukan kualitas latihan, ketekunan, serta pencapaian prestasi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi...
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan pukulan forehand dan backhand drive antara atlet tenis lapangan yang mendapatkan pelatihan dengan metode latihan drill...

