Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 1 Daha Selatan
View through CrossRef
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah gizi yang sering dialami remaja putri dan berdampak pada konsentrasi belajar serta kesehatan reproduksi. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2024 mencatat prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 21,81%. Studi pendahuluan di Puskesmas Bayanan menunjukkan 4 dari 10 siswi SMP mengalami anemia ringan dan sebagian besar tidak memahami kondisi menstruasi mereka. Lama dan banyaknya darah menstruasi diduga berperan dalam kejadian anemia. Tujuan: Mengetahui hubungan pola menstruasi dengan anemia pada remaja putri di SMP Negeri 1 Daha Selatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 89 responden yang dipilih melalui disproportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin menggunakan Easy Touch. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 29 responden (32,6%) mengalami anemia. Pola menstruasi tidak normal ditemukan pada siklus (42,7%), lama menstruasi (34,8%), dan banyaknya darah menstruasi (29,2%). Tidak ada hubungan antara siklus menstruasi dengan anemia (p = 0,730), namun terdapat hubungan signifikan antara lama menstruasi (p = 0,034) dan banyaknya darah menstruasi (p = 0,007) dengan anemia. Kesimpulan: Lama dan banyaknya darah menstruasi berhubungan dengan anemia. Edukasi dan suplementasi zat besi diperlukan sebagai upaya pencegahan.
PT. Amirul Bangun Bangsa
Title: Hubungan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 1 Daha Selatan
Description:
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah gizi yang sering dialami remaja putri dan berdampak pada konsentrasi belajar serta kesehatan reproduksi.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2024 mencatat prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 21,81%.
Studi pendahuluan di Puskesmas Bayanan menunjukkan 4 dari 10 siswi SMP mengalami anemia ringan dan sebagian besar tidak memahami kondisi menstruasi mereka.
Lama dan banyaknya darah menstruasi diduga berperan dalam kejadian anemia.
Tujuan: Mengetahui hubungan pola menstruasi dengan anemia pada remaja putri di SMP Negeri 1 Daha Selatan.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 89 responden yang dipilih melalui disproportionate stratified random sampling.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin menggunakan Easy Touch.
Analisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Sebanyak 29 responden (32,6%) mengalami anemia.
Pola menstruasi tidak normal ditemukan pada siklus (42,7%), lama menstruasi (34,8%), dan banyaknya darah menstruasi (29,2%).
Tidak ada hubungan antara siklus menstruasi dengan anemia (p = 0,730), namun terdapat hubungan signifikan antara lama menstruasi (p = 0,034) dan banyaknya darah menstruasi (p = 0,007) dengan anemia.
Kesimpulan: Lama dan banyaknya darah menstruasi berhubungan dengan anemia.
Edukasi dan suplementasi zat besi diperlukan sebagai upaya pencegahan.
Related Results
Factors Associated With Anemia In Female Adolescents
Factors Associated With Anemia In Female Adolescents
Latar belakang: anemia adalah suatu keadaan yang ditandai dengan penurunan kadar eritrosit per satuan volume darah atau kadar hemoglobin yang tidak mencukupi kebutuhan fisiologis t...
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SERTA KOPI READY TO DRINK TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SERTA KOPI READY TO DRINK TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI
ABSTRACTBackground: As many as 75% of adolescents women aged 12-24 years old experience menstrual cycle disorders. Menstrual cycle disorders are disorders experienced by a woman du...
Hubungan Siklus Dan Lama Menstruasi Dengan Anemia Pada Remaja Putri Di SMAN Pulaulaut Barat Kotabaru
Hubungan Siklus Dan Lama Menstruasi Dengan Anemia Pada Remaja Putri Di SMAN Pulaulaut Barat Kotabaru
Latar Belakang : : Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 05 Agustus 2024, terhadap 11 siswi SMAN 1 Pulaulaut Barat diperoleh 4 siswi (36.3%) yang mempunyai siklu...
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN POLA SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 17 MALANG
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN POLA SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 17 MALANG
Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat stres dan pola siklus menstruasi pada remaja putri di SMPN 17 Malang. Kesehatan mental dan reproduks...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMP Budi Mulia Kabupaten Karawang Tahun 2018
Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMP Budi Mulia Kabupaten Karawang Tahun 2018
Latar Belakang: Prevalensi anemia pada remaja putri saat ini masih tinggi berkisar 40-88% , dan di Indonesia 21,7%. Kehilangan darah saat menstruasi menyebabkan remaja putri rentan...
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTERI DI SMP PGRI 01 KARANGPLOSO
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTERI DI SMP PGRI 01 KARANGPLOSO
Pendahuluan: Masa remaja adalah periode penting dalam kehidupan manusia, yang sering diidentifikasi sebagai masa pubertas. Pada tahap ini, remaja mengalami perubahan fisik, emosion...
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
Female adolescents are more prone than male adolescents to suffer from anemia as a result of menstrual cycles and poor dietary habits. Nutritional imbalances such as insufficient m...

