Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FAKTOR PENARIK DAN PENDORONG MOBILITAS PENDUDUK ULANG ALIK DI WILAYAH PERI URBAN TASIKMALAYA

View through CrossRef
Mobilitas penduduk ulang alik adalah suatu bentuk pergerakan dan perpindahan penduduk antar wilayah yang dipengaruhi oleh waktu serta memiliki maksud dan tujuan tertentu. Mobilitas ulang alik ini menggunakan moda transportasi yang berfungsi sebagai alat penghubung untuk memberikan kemudahan (aksesibilitas) antar wilayah. Lokasi penelitian ini berada di Kecamatan Mangkubumi (Kota Tasikmalaya) dan Kecamatan Singaparna (Kabupaten Tasikmalaya) yang secara kesatuan merupakan wilayah peri urban. Permasalahan dan tujuan dalam penelitian ini adalah (a) untuk mengetahui faktor pendorong mobilitas ulang alik di wilayah peri urban Tasikmalaya dan (b) untuk mengetahui faktor penarik mobilitas penduduk ulang alik di wilayah peri urban Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Narasumber sebagai sampel dalam penelitian dipilih berupa individu yang latar belakang pekerjaan dan melakukan mobilitas ulang alik berjumlah 18 orang yang dibagi menjadi 4 kelompok wilayah peri urban. Teknik pengumpulan melalui observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data melalui tahapan persiapan pengumpulan data dan penyeleksian data. Analisis data yang digunakan melalui reduksi data dan triangulasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor pendorong dan faktor penarik menjadi alasan utama individu untuk melakukan mobilitas penduduk ulang alik. Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan individu dan lingkungannya. Semakin tinggi tingkat kebutuhan akan pemenuhan kebutuhan hidup maka aktifitas mobilitas penduduk ulang alik akan semakin tinggi.
Center for Open Science
Title: FAKTOR PENARIK DAN PENDORONG MOBILITAS PENDUDUK ULANG ALIK DI WILAYAH PERI URBAN TASIKMALAYA
Description:
Mobilitas penduduk ulang alik adalah suatu bentuk pergerakan dan perpindahan penduduk antar wilayah yang dipengaruhi oleh waktu serta memiliki maksud dan tujuan tertentu.
Mobilitas ulang alik ini menggunakan moda transportasi yang berfungsi sebagai alat penghubung untuk memberikan kemudahan (aksesibilitas) antar wilayah.
Lokasi penelitian ini berada di Kecamatan Mangkubumi (Kota Tasikmalaya) dan Kecamatan Singaparna (Kabupaten Tasikmalaya) yang secara kesatuan merupakan wilayah peri urban.
Permasalahan dan tujuan dalam penelitian ini adalah (a) untuk mengetahui faktor pendorong mobilitas ulang alik di wilayah peri urban Tasikmalaya dan (b) untuk mengetahui faktor penarik mobilitas penduduk ulang alik di wilayah peri urban Tasikmalaya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.
Narasumber sebagai sampel dalam penelitian dipilih berupa individu yang latar belakang pekerjaan dan melakukan mobilitas ulang alik berjumlah 18 orang yang dibagi menjadi 4 kelompok wilayah peri urban.
Teknik pengumpulan melalui observasi dan wawancara.
Teknik pengolahan data melalui tahapan persiapan pengumpulan data dan penyeleksian data.
Analisis data yang digunakan melalui reduksi data dan triangulasi.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor pendorong dan faktor penarik menjadi alasan utama individu untuk melakukan mobilitas penduduk ulang alik.
Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan individu dan lingkungannya.
Semakin tinggi tingkat kebutuhan akan pemenuhan kebutuhan hidup maka aktifitas mobilitas penduduk ulang alik akan semakin tinggi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Mobilitas Penduduk dan Kasus Positif Covid-19 Pulau Jawa dan Bali Sebelum dan Selama PPKM Jawa-Bali
Mobilitas Penduduk dan Kasus Positif Covid-19 Pulau Jawa dan Bali Sebelum dan Selama PPKM Jawa-Bali
Pendahuluan: Mobilitas penduduk erat kaitannya dengan penularan COVID-19. Indonesia menerapkan PPKM di Pulau Jawa dan Bali dalam rangka menekan penularan COVID-19. Tujuan penelitia...
Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram
Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram
Abstract. Tasikmalaya City was a division of Tasikmalaya Regency in 1967. Before the expansion, Tasikmalaya City was the regional capital which could be recognized from the trading...
GAMBARAN KEMATIAN IBU DI WILAYAH KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2014
GAMBARAN KEMATIAN IBU DI WILAYAH KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2014
Berdasarkan data hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bay...
Pengaruh Kompetensi Manajerial dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai di Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya
Pengaruh Kompetensi Manajerial dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai di Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya
The problems faced in this study include (1) How does managerial competence affect employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City? (2) What is the effect o...
Pengaruh Pelayanan ATM BNI Terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah
Pengaruh Pelayanan ATM BNI Terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah
The problems faced in this study include (1) How does BNI ATM service influence in terms of direct evidence (tangibles) on the level of customer satisfaction at BNI Tasikmalaya Bra...
Perkiraan Angka Migrasi Neto Perkelompok Umur Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dan 2021
Perkiraan Angka Migrasi Neto Perkelompok Umur Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dan 2021
Abstract. Population dynamics in an area are influenced by factors of mortality, fertility and migration. In the study of population dynamics between regions in Indonesia, the migr...

Back to Top