Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Fungsi Paru Mahasiswa Weight Training dan Futsal Universitas Pendidikan Indonesia
View through CrossRef
Abstract. Pulmonary function is an important indicator of respiratory capacity and is influenced by physical activity. Weight training is anaerobic and increases intrathoracic pressure, whereas futsal is an aerobic sport that enhances pulmonary ventilation. However, studies directly comparing pulmonary function among students who regularly participate in these two types of exercise remain limited. This study aimed to determine the differences in FEV₁, FVC, and the FEV₁/FVC ratio between students who engage in weight training and those who play futsal at FPOK UPI, using a comparative cross-sectional design involving male students who had regularly performed these activities for ≥3 months with a frequency of ≥3 times per week through purposive sampling. Pulmonary function was measured using ATS/ERS-standardized spirometry. Data were analyzed using the independent t-test or Mann–Whitney test according to distribution. The futsal group had higher mean FEV₁ and FVC values than the weight training group, while the FEV₁/FVC ratio remained within normal limits in both groups. Significant differences were found in FEV₁ and FVC, but not in the FEV₁/FVC ratio. Aerobic training in futsal more effectively stimulates increases in ventilation and lung capacity, resulting in better pulmonary function compared to weight training, which emphasizes muscle strength without continuous enhancement of ventilatory capacity. These findings support the theory that aerobic activity is more effective in improving lung volume.
Abstrak. Fungsi paru merupakan indikator penting kapasitas respirasi dan dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Weight training bersifat anaerobik dan meningkatkan tekanan intra-torakal, sedangkan futsal merupakan olahraga aerobik yang meningkatkan ventilasi paru. Namun, penelitian yang secara langsung membandingkan fungsi paru pada mahasiswa yang rutin melakukan kedua jenis olahraga ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan FEV₁, FVC, dan rasio FEV₁/FVC antara mahasiswa pelaku weight training dan futsal di FPOK UPI melalui desain komparatif cross-sectional pada mahasiswa laki-laki yang rutin melakukan kedua jenis olahraga tersebut ≥3 bulan dengan frekuensi ≥3 kali per minggu menggunakan teknik purposive sampling. Fungsi paru diukur dengan spirometri standar ATS/ERS. Data dianalisis menggunakan independent t-test atau Mann–Whitney sesuai distribusi. Kelompok futsal memiliki rata-rata FEV₁ dan FVC lebih tinggi dibandingkan kelompok weight training, sementara rasio FEV₁/FVC tetap normal pada kedua kelompok. Terdapat perbedaan signifikan pada FEV₁ dan FVC, tetapi tidak pada rasio FEV₁/FVC. Latihan aerobik pada futsal lebih menstimulasi peningkatan ventilasi dan kapasitas paru, sehingga menghasilkan fungsi paru lebih baik dibandingkan weight training yang lebih menekankan kekuatan otot tanpa peningkatan kapasitas ventilasi berkelanjutan. Hasil ini mendukung teori bahwa aktivitas aerobik lebih efektif meningkatkan volume paru.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Perbandingan Fungsi Paru Mahasiswa Weight Training dan Futsal Universitas Pendidikan Indonesia
Description:
Abstract.
Pulmonary function is an important indicator of respiratory capacity and is influenced by physical activity.
Weight training is anaerobic and increases intrathoracic pressure, whereas futsal is an aerobic sport that enhances pulmonary ventilation.
However, studies directly comparing pulmonary function among students who regularly participate in these two types of exercise remain limited.
This study aimed to determine the differences in FEV₁, FVC, and the FEV₁/FVC ratio between students who engage in weight training and those who play futsal at FPOK UPI, using a comparative cross-sectional design involving male students who had regularly performed these activities for ≥3 months with a frequency of ≥3 times per week through purposive sampling.
Pulmonary function was measured using ATS/ERS-standardized spirometry.
Data were analyzed using the independent t-test or Mann–Whitney test according to distribution.
The futsal group had higher mean FEV₁ and FVC values than the weight training group, while the FEV₁/FVC ratio remained within normal limits in both groups.
Significant differences were found in FEV₁ and FVC, but not in the FEV₁/FVC ratio.
Aerobic training in futsal more effectively stimulates increases in ventilation and lung capacity, resulting in better pulmonary function compared to weight training, which emphasizes muscle strength without continuous enhancement of ventilatory capacity.
These findings support the theory that aerobic activity is more effective in improving lung volume.
Abstrak.
Fungsi paru merupakan indikator penting kapasitas respirasi dan dipengaruhi oleh aktivitas fisik.
Weight training bersifat anaerobik dan meningkatkan tekanan intra-torakal, sedangkan futsal merupakan olahraga aerobik yang meningkatkan ventilasi paru.
Namun, penelitian yang secara langsung membandingkan fungsi paru pada mahasiswa yang rutin melakukan kedua jenis olahraga ini masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan FEV₁, FVC, dan rasio FEV₁/FVC antara mahasiswa pelaku weight training dan futsal di FPOK UPI melalui desain komparatif cross-sectional pada mahasiswa laki-laki yang rutin melakukan kedua jenis olahraga tersebut ≥3 bulan dengan frekuensi ≥3 kali per minggu menggunakan teknik purposive sampling.
Fungsi paru diukur dengan spirometri standar ATS/ERS.
Data dianalisis menggunakan independent t-test atau Mann–Whitney sesuai distribusi.
Kelompok futsal memiliki rata-rata FEV₁ dan FVC lebih tinggi dibandingkan kelompok weight training, sementara rasio FEV₁/FVC tetap normal pada kedua kelompok.
Terdapat perbedaan signifikan pada FEV₁ dan FVC, tetapi tidak pada rasio FEV₁/FVC.
Latihan aerobik pada futsal lebih menstimulasi peningkatan ventilasi dan kapasitas paru, sehingga menghasilkan fungsi paru lebih baik dibandingkan weight training yang lebih menekankan kekuatan otot tanpa peningkatan kapasitas ventilasi berkelanjutan.
Hasil ini mendukung teori bahwa aktivitas aerobik lebih efektif meningkatkan volume paru.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SURVEI SARANA DAN PRASARANA LAPANGAN FUTSAL DI SEKITAR LINGKUNGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
SURVEI SARANA DAN PRASARANA LAPANGAN FUTSAL DI SEKITAR LINGKUNGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sarana dan prasarana lapangan futsal disekitar lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta sudah memenuhi standar FIFA atau belum...
Survey of Basic Technical Skill for Futsal Male Student High School
Survey of Basic Technical Skill for Futsal Male Student High School
This research aims to find out: 1) Futsal playing skills of futsal extracurricular participants; 2) Basic techniques of playing futsal extracurricular participants. The sample in t...
Korelasi Kapasitas Vital Paru dengan Prestasi Atlet Di Sekolah Olahraga Nasional Sriwijaya Palembang
Korelasi Kapasitas Vital Paru dengan Prestasi Atlet Di Sekolah Olahraga Nasional Sriwijaya Palembang
Prestasi olahraga memiliki nilai yang sangat tinggi bagi suatu bangsa. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi olahraga antara lain daya tahan, kekuatan, frekuensi latihan serta d...
Keterampilan Dasar Bermain Futsal Usia 16 Putra Club Northland Futsal Akademi Kebumen Tahun 2025
Keterampilan Dasar Bermain Futsal Usia 16 Putra Club Northland Futsal Akademi Kebumen Tahun 2025
Keterampilan dasar futsal adalah kunci dalam menentukan sebuah permainan, hasil observasi dari segi passing, control, dribling dan shoting terlihat belum semua pemain menguasai den...
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT PARU-PARU PADA MANUSIA BERBASIS WEB
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT PARU-PARU PADA MANUSIA BERBASIS WEB
Sistem pakar adalah salah satu bagian dari kecerdasan buatan yang mengandung pengetahuantertentu sehingga setiap orang dapat menggunakannya untuk memecahkan berbagai masalah yangbe...
Scoping Review: Efek Debu terhadap Fungsi Paru Pekerja
Scoping Review: Efek Debu terhadap Fungsi Paru Pekerja
Debu merupakan partikel kecil dengan diameter berukuran <100 µm yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit sistem pernapasan. Gangguan sistem pernapasan yang dipengaruhi o...
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
<span style="color: #444444; font-family: HelveticaNeue, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 11.9px; line-height: 21px;">Kawasan Tembalang diperuntukka...

