Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH AMPERE PADA PROSES HARDCHROME PADA KETEBALAN DI PERMUKAAN MILDSTEEL
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kuat arus listrik (ampere) pada proses electroplating hardchrome terhadap ketebalan lapisan pada baja karbon rendah (Mildsteel/ST 37). Variasi arus yang digunakan adalah 4 Ampere, 5 Ampere, dan 6 Ampere dengan tegangan konstan 2 Volt, temperatur larutan 50–60 °C, serta waktu pencelupan konstan 10 menit. Material yang digunakan adalah baja ST 37 dengan proses pelapisan menggunakan larutan Nikel Sulphate sebagai undercoat dan larutan Chromic Acid sebagai pelapis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kuat arus yang digunakan maka semakin tebal lapisan yang terbentuk. Ketebalan rata-rata yang diperoleh berturut-turut yaitu 10,1 μm pada arus 4 A, 19,9 μm pada arus 5 A, dan 23,7 μm pada arus 6 A. Berdasarkan analisis regresi linear diperoleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,644, yang menunjukkan bahwa variasi kuat arus berpengaruh sebesar 64,4% terhadap ketebalan lapisan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kuat arus listrik berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketebalan lapisan hardchrome pada permukaan Mildsteel.
Universitas Sains dan Teknologi Komputer
Title: PENGARUH AMPERE PADA PROSES HARDCHROME PADA KETEBALAN DI PERMUKAAN MILDSTEEL
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kuat arus listrik (ampere) pada proses electroplating hardchrome terhadap ketebalan lapisan pada baja karbon rendah (Mildsteel/ST 37).
Variasi arus yang digunakan adalah 4 Ampere, 5 Ampere, dan 6 Ampere dengan tegangan konstan 2 Volt, temperatur larutan 50–60 °C, serta waktu pencelupan konstan 10 menit.
Material yang digunakan adalah baja ST 37 dengan proses pelapisan menggunakan larutan Nikel Sulphate sebagai undercoat dan larutan Chromic Acid sebagai pelapis utama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kuat arus yang digunakan maka semakin tebal lapisan yang terbentuk.
Ketebalan rata-rata yang diperoleh berturut-turut yaitu 10,1 μm pada arus 4 A, 19,9 μm pada arus 5 A, dan 23,7 μm pada arus 6 A.
Berdasarkan analisis regresi linear diperoleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,644, yang menunjukkan bahwa variasi kuat arus berpengaruh sebesar 64,4% terhadap ketebalan lapisan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kuat arus listrik berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketebalan lapisan hardchrome pada permukaan Mildsteel.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh filtrat fermentasi nira kelapa (Cocos nucifera L.), nira jaka (Arenga pinnata), nira ental (Borassus flabellifer), dan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap ketebalan epidermis kulit tikus Wistar yang dipapar sinar UVB
Pengaruh filtrat fermentasi nira kelapa (Cocos nucifera L.), nira jaka (Arenga pinnata), nira ental (Borassus flabellifer), dan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap ketebalan epidermis kulit tikus Wistar yang dipapar sinar UVB
Background: Skin aging is influenced by various factors, one of which is UV rays. Photoaging can cause thinning of the epidermis. Fermented products are known to inhibit the reduct...
Analisis Cacat Teknis Kayu Lapis Pada Berbagai Ketebalan Di PT. Elbana Abadi Jaya Tanjung Tabalong
Analisis Cacat Teknis Kayu Lapis Pada Berbagai Ketebalan Di PT. Elbana Abadi Jaya Tanjung Tabalong
The many needs for plywood resulted in the increase in the plywood industry, causing competition between business actors. One way to maintain their products in the market by paying...
PENGARUH RAPAT ARUS PADA ANODISASI DENGAN PEWARNA TINTA PRINTER TERHADAP KUALITAS PEWARNAAN PERMUKAAN ALUMINIUM
PENGARUH RAPAT ARUS PADA ANODISASI DENGAN PEWARNA TINTA PRINTER TERHADAP KUALITAS PEWARNAAN PERMUKAAN ALUMINIUM
Pewarnaan secara anodisasi memberikan hasil yang menjanjikan pada permukaan aluminium. Cara ini mampu meningkatkan estetika dan mampu mengubah sifat permukaan. Proses anodisasi ini...
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS. Pengaplikasian radio-grafi sinar-X sudah berkembang dan sudah banyak dimanfaatkan pada bahan metal las. Radiografi ini menggun...
PENGARUH KECEPARTAN POTONG TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PEMBUBUTAN MATERIAL ST-90 MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA DENGAN METODE PEMBUBUTAN KERING
PENGARUH KECEPARTAN POTONG TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PEMBUBUTAN MATERIAL ST-90 MENGGUNAKAN PAHAT KARBIDA DENGAN METODE PEMBUBUTAN KERING
Proses permesinan kering (dry machining) menggunakan mesin bubut merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam penelitian ini untuk untuk pengerjaan pembubutan yang berorien...
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
<p>Ampas tahu merupakan residu proses pembuatan tahu. Ampas tahu yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu cukup melimpah. Pemanfaatan ampas tahu selama ini dapat digunakan...
Analisis parameter oseanografi melalui pendekatan sistem informasi manajemen berbasis web (Sebaran suhu permukaan laut, klorofil-a dan tinggi permukaan laut)
Analisis parameter oseanografi melalui pendekatan sistem informasi manajemen berbasis web (Sebaran suhu permukaan laut, klorofil-a dan tinggi permukaan laut)
Penelitian dilakukan bertujuan untuk menganalisis anomali parameter oseanografi yang meliputi suhu permukaan laut (SPL), sebaran klorofil-a dan tinggi permukaan laut selama musim t...

