Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Bidang Kewirahusahaan Pembuatan Hiasan Dinding dari Kaca dan Sumpit Terhadap Keberhasilan Usaha Masyarakat Kecil di Kota Palopo
View through CrossRef
Pemanfaatan hiasan dinding dari kaca menjadi kerajinan tangan yang berkualitas tinggi. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelola barang bekas menjadi barang yang berkualitas tinggi. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survey pasar terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya melakukan survey hiasan dinding sesuai yang diinginkan konsumen, tahap terakhir adalah pemilihan bahan yang idak mudah rusak dan berkualitas tinggi yang akan diproduksi. Proses (Produksi), proses pembuatan hiasan dinding dimulai dari persiapan bahan dan alat sampai hiasan dinding dari kaca siap dipasarkan. Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan hiasan dinding dari kaca menjadi kerajinan tangan yang berkualitas tinggi dan dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif dalam mengelola kaca dan sumpit bekas, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik dalam berwirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
Title: Pengembangan Bidang Kewirahusahaan Pembuatan Hiasan Dinding dari Kaca dan Sumpit Terhadap Keberhasilan Usaha Masyarakat Kecil di Kota Palopo
Description:
Pemanfaatan hiasan dinding dari kaca menjadi kerajinan tangan yang berkualitas tinggi.
Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelola barang bekas menjadi barang yang berkualitas tinggi.
Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi.
Hasil program ini adalah input, melakukan survey pasar terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi pasar.
Selanjutnya melakukan survey hiasan dinding sesuai yang diinginkan konsumen, tahap terakhir adalah pemilihan bahan yang idak mudah rusak dan berkualitas tinggi yang akan diproduksi.
Proses (Produksi), proses pembuatan hiasan dinding dimulai dari persiapan bahan dan alat sampai hiasan dinding dari kaca siap dipasarkan.
Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan hiasan dinding dari kaca menjadi kerajinan tangan yang berkualitas tinggi dan dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif dalam mengelola kaca dan sumpit bekas, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik dalam berwirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE”
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE”
Desa Nagasepaha merupakan pusat berbagai kerajinan seperti kerajinan perak, kayu, seruling, tenun, “saab mote”, dan lukisan kaca. Dari sejumlah kerajinan tersebut, kerajinan “saab ...
PERENCANAAN PRASARANA WILAYAH KABUPATEN LUWU CHINDY AMANDA
PERENCANAAN PRASARANA WILAYAH KABUPATEN LUWU CHINDY AMANDA
Kota Palopo adalah sebuah kota di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kota Palopo sebelumnya berstatus kota administratif sejak 1986 dan merupakan bagian dari Kabupaten Luwu yang...
Pengaruh Lokasi, Modal, Kemampuan Usaha terhadap Keberhasilan Usaha
Pengaruh Lokasi, Modal, Kemampuan Usaha terhadap Keberhasilan Usaha
Keberhasilan sebuah usaha ditentukan oleh beberapa faktor,mereka merupakan lokasi, modal, serta kemampuan usaha. Modal artinya factor dalam memilih keberhasilan serta harapan suatu...
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman di Kota Palopo
AbstrakSeiring berjalannya waktu pertambahan jumlah penduduk terus meningkat, mengakibatkan terjadinya perubahan penggunaan lahan. Berdasarkan data BPS Kota Palopo terjadi pertamba...
KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI FAKTOR PENENTU KINERJA USAHA KECIL KAMPOENG RADJOET
KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI FAKTOR PENENTU KINERJA USAHA KECIL KAMPOENG RADJOET
Usaha kecil Kampoeng Radjoet binong jati telah memberikan kontribusi dan berperan penting dalam perekonomian Kota Bandung. Permasalah pokok yang di hadapi pelaku usaha sebenarnya b...
Analisis Resiko Kecelakaan Kerja CV.Mitra Kreasi Utama Dengan Menggunakan Metode HAZOP (Hazard and Operability Study)
Analisis Resiko Kecelakaan Kerja CV.Mitra Kreasi Utama Dengan Menggunakan Metode HAZOP (Hazard and Operability Study)
CV. Mitra Kreasi Utama (CV.MKU) Pekanbaru merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi perakitan bahan alumunium, kaca, dan baja ringan menjadi berbagai produk seperti : p...

