Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONSTRUKSI DISKURSIF TUJUAN PADA TEKS PAKET PERJALANAN WISATA PADA WEBSITE BIRO PERJALANAN WISATA

View through CrossRef
Website biro perjalanan menggunakan gambar-gambar dan teks untuk mempromosikan jasa yang ditawarkan. Dalam teks perjalanan wisata, kalimat-kalimat yang menyatakan tujuan tentu digunakan untuk mendeskripsikan perjalanan wisata. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi diskursif dari kalimat tujuan yang digunakan pada teks paket perjalanan wisata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber data teks paket perjalanan wisata dari website ganggabali.com. Jenis data yang digunakan merupakan kalimat-kalimat pada teks paket perjalanan wisata tersebut. Instrumen penelitian yang digunakan adalah program antconc untuk mengumpulkan kopus data. Setiap teks paket perjalanan wisata dijadikan file dengan format *.txt untuk mempermudah pengolahan data menggunakan program antconc. Data yang telah dikumpulkan dan diklasifikasi dianalisis menggunakan pendekatan discursive construction of purpose oleh Leeuwen. Data dianalisis dengan memperhatikan jenis-jenis konstruksi diskursif dalam menyampaikan suatu tujuan tertentu sehingga akan diperoleh jenis konstruksi diskursif yang umum digunakan dalam suatu teks. Dalam hal ini, elemen-elemen yang menentukan konstruksi diskursif dianalisis terlebih dahulu. Terdapat tiga tahap dalam analisis ini yaitu menganalisis goal orientation, means orientation, dan effect orientation pada kalimat yang menunjukan fungsi diskursif untuk menyampaikan tujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis konstruksi diskursif dari kalimat tujuan diterapkan pada website biro perjalanan wisata.   Kata kunci: analisis diskursus; konstruksi diskursif tujuan; website biro perjalanan wisata
Title: KONSTRUKSI DISKURSIF TUJUAN PADA TEKS PAKET PERJALANAN WISATA PADA WEBSITE BIRO PERJALANAN WISATA
Description:
Website biro perjalanan menggunakan gambar-gambar dan teks untuk mempromosikan jasa yang ditawarkan.
Dalam teks perjalanan wisata, kalimat-kalimat yang menyatakan tujuan tentu digunakan untuk mendeskripsikan perjalanan wisata.
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi diskursif dari kalimat tujuan yang digunakan pada teks paket perjalanan wisata.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber data teks paket perjalanan wisata dari website ganggabali.
com.
Jenis data yang digunakan merupakan kalimat-kalimat pada teks paket perjalanan wisata tersebut.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah program antconc untuk mengumpulkan kopus data.
Setiap teks paket perjalanan wisata dijadikan file dengan format *.
txt untuk mempermudah pengolahan data menggunakan program antconc.
Data yang telah dikumpulkan dan diklasifikasi dianalisis menggunakan pendekatan discursive construction of purpose oleh Leeuwen.
Data dianalisis dengan memperhatikan jenis-jenis konstruksi diskursif dalam menyampaikan suatu tujuan tertentu sehingga akan diperoleh jenis konstruksi diskursif yang umum digunakan dalam suatu teks.
Dalam hal ini, elemen-elemen yang menentukan konstruksi diskursif dianalisis terlebih dahulu.
Terdapat tiga tahap dalam analisis ini yaitu menganalisis goal orientation, means orientation, dan effect orientation pada kalimat yang menunjukan fungsi diskursif untuk menyampaikan tujuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis konstruksi diskursif dari kalimat tujuan diterapkan pada website biro perjalanan wisata.
  Kata kunci: analisis diskursus; konstruksi diskursif tujuan; website biro perjalanan wisata.

Related Results

Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Sosialisasi Paket Teknologi Budidaya Jagung Lahan Kering pada Kelompok Tani Lembah Telaga Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara
Sosialisasi Paket Teknologi Budidaya Jagung Lahan Kering pada Kelompok Tani Lembah Telaga Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara
Kelompok tani Lembah Telaga desa Gumantar belum mengenal paket teknologi budidaya jagung lahan kering; yaitu sistem tanam jajar legowo, pemupukan dengan pupuk organik dan anorganik...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Dampak Perubahan Kurikulum terhadap Buku Paket Bahasa Indonesia sebagai Kebijakan Pendidikan
Dampak Perubahan Kurikulum terhadap Buku Paket Bahasa Indonesia sebagai Kebijakan Pendidikan
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dampak perubahan kurikulum terhadap buku paket Bahasa Indonesia serta memberikan solusi atas dampak yang ditimbulkan sebagai suatu kebijaka...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

Back to Top