Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN STATUS GIZI PESERTA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS

View through CrossRef
Abstrak Mengetahui status gizi adalah penting, oleh karena deteksi dini untuk megetahui status gizi perlu dilakukan secara konsiten dan berkesinambungan. Bagi orang dewasa, cara untuk mengetahui status gizi adalah dengan menggunakan indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada peserta pelatihan kepemimpinan pengawas Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh,  sebesar 65 responden. Data diperoleh dengan menggunakan seperangkat software yaitu Pengumpulan data pada bulan Maret dan April 2021 dengan menggunakan google form dengan link: https://forms.gle/avA5vJ2hNN1W794G9. Hasil. Peserta didominasi oleh wanita sebesar 69,20%, dengan sebaran usia pada usia 26 hingga 45 tahun yaitu sebanyak 45 orang (69,20%), dengan rata-rata status IMT  25,37. Kekurangan gizi (berat dan ringan) sebesar 3%, Normal 50,80% dan kelebihan gizi (ringan dan berat) sebesar 46,10%..Berdasarkan jenis kelamin maka laki-laki mempunyai status gizi yang baik yaitu sebesar 65 %, sedangkan wanita sebesar 44,44 %., sedangkan sebaran status gizi berdasarkan usia, maka status gizi normal pada usia 36-40 tahun yaitu sebesar 73,60%.  Simpulan, pelatihan PKP ini didominasi oleh wanita (69,20%), dan kisaran usia 26 – 45 tahun, dengan status gizi rata-rata diatas normal. Saran, perlu dipertimbangkan untuk melakukan screning bagi peserta yang akan mengikuti pelatihan. Kata kunci: Jawa Tengah, Kepemimpinan, Pengukuran, Kesehatan   STUDY OF  NUTRITIONAL  STATUS OF PARTICIPANTS IN SUPERVISORY LEADER TRAINING   Supriyono1),  Sodikin2) 1,2) Regional Human Resources Development Agency of Central Java Province Street. Setiabudi Number. 201 A Semarang E-mail: supriyonontr@yahoo.co.id E-mail: sodikinwidyaiswara@gmail.com   Knowing nutritional status is important, because early detection to know nutritional status needs to be done consistently and continuously. For adults, the way to determine nutritional status is to use the body mass index (BMI). This study aims to describe the nutritional status of supervisory leadership training participants. The sample used is a saturated sample, amounting to 65 respondents.  Data was obtained using a set of software, namely data collection in March and April 2021 using google form with the link: https://forms.gle/avA5vJ2hNN1W794G9.  Result. Participants were dominated by women by 69.20%, with an age distribution of 26 to 45 years, namely 45 people (69.20%), with an average BMI status of 25.37. Malnutrition (severe and mild) is 3%, Normal is 50.80% and excess nutrition (mild and severe) is 46.10%. Based on gender, men have good nutritional status, which is 65%, while women are 44.44%, while the distribution of nutritional status is based on age, then normal nutritional status at the age of 36-40 years is 73.60%.  conclusion, this PKP training was dominated by women (69.20%), and the age range was 26-45 years, with an average nutritional status above normal. Suggestions, it is necessary to consider doing screening for participants who will take part in the training Keywords : Central Java, Leadership, Measurement, Health
Title: KAJIAN STATUS GIZI PESERTA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS
Description:
Abstrak Mengetahui status gizi adalah penting, oleh karena deteksi dini untuk megetahui status gizi perlu dilakukan secara konsiten dan berkesinambungan.
Bagi orang dewasa, cara untuk mengetahui status gizi adalah dengan menggunakan indeks massa tubuh (IMT).
Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada peserta pelatihan kepemimpinan pengawas Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh,  sebesar 65 responden.
Data diperoleh dengan menggunakan seperangkat software yaitu Pengumpulan data pada bulan Maret dan April 2021 dengan menggunakan google form dengan link: https://forms.
gle/avA5vJ2hNN1W794G9.
Hasil.
Peserta didominasi oleh wanita sebesar 69,20%, dengan sebaran usia pada usia 26 hingga 45 tahun yaitu sebanyak 45 orang (69,20%), dengan rata-rata status IMT  25,37.
Kekurangan gizi (berat dan ringan) sebesar 3%, Normal 50,80% dan kelebihan gizi (ringan dan berat) sebesar 46,10%.
Berdasarkan jenis kelamin maka laki-laki mempunyai status gizi yang baik yaitu sebesar 65 %, sedangkan wanita sebesar 44,44 %.
, sedangkan sebaran status gizi berdasarkan usia, maka status gizi normal pada usia 36-40 tahun yaitu sebesar 73,60%.
  Simpulan, pelatihan PKP ini didominasi oleh wanita (69,20%), dan kisaran usia 26 – 45 tahun, dengan status gizi rata-rata diatas normal.
Saran, perlu dipertimbangkan untuk melakukan screning bagi peserta yang akan mengikuti pelatihan.
Kata kunci: Jawa Tengah, Kepemimpinan, Pengukuran, Kesehatan   STUDY OF  NUTRITIONAL  STATUS OF PARTICIPANTS IN SUPERVISORY LEADER TRAINING   Supriyono1),  Sodikin2) 1,2) Regional Human Resources Development Agency of Central Java Province Street.
Setiabudi Number.
201 A Semarang E-mail: supriyonontr@yahoo.
co.
id E-mail: sodikinwidyaiswara@gmail.
com   Knowing nutritional status is important, because early detection to know nutritional status needs to be done consistently and continuously.
For adults, the way to determine nutritional status is to use the body mass index (BMI).
This study aims to describe the nutritional status of supervisory leadership training participants.
The sample used is a saturated sample, amounting to 65 respondents.
  Data was obtained using a set of software, namely data collection in March and April 2021 using google form with the link: https://forms.
gle/avA5vJ2hNN1W794G9.
  Result.
Participants were dominated by women by 69.
20%, with an age distribution of 26 to 45 years, namely 45 people (69.
20%), with an average BMI status of 25.
37.
Malnutrition (severe and mild) is 3%, Normal is 50.
80% and excess nutrition (mild and severe) is 46.
10%.
Based on gender, men have good nutritional status, which is 65%, while women are 44.
44%, while the distribution of nutritional status is based on age, then normal nutritional status at the age of 36-40 years is 73.
60%.
  conclusion, this PKP training was dominated by women (69.
20%), and the age range was 26-45 years, with an average nutritional status above normal.
Suggestions, it is necessary to consider doing screening for participants who will take part in the training Keywords : Central Java, Leadership, Measurement, Health.

Related Results

Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Latar Belakang: Tingkat literasi tentang gizi ialah kemampuan dari mendapatkan hingga memahami informasi gizi dalam penentuan asupan keseharian. Literasi gizi yang dimiliki dapat m...
Profil status gizi pada remaja di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Profil status gizi pada remaja di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Abstract: Nutritional problem occurs because there is an imbalance in nutritional need fulfillment from food. If the nutrition intake is less then the need, malnutrition happens, a...
PELUANG KERJA PESERTA PELATIHAN MENJAHIT Studi kasus: Balai Latihan Kerja di Kota Salatiga
PELUANG KERJA PESERTA PELATIHAN MENJAHIT Studi kasus: Balai Latihan Kerja di Kota Salatiga
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana terciptanya peluang kerja setelah adanya pelatihan menjahit yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Sal...
Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan terhadap Status Gizi
Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan terhadap Status Gizi
Background: Toddler's nutrition is a serious problem in several areas of Indonesia, one of them is Surabaya. In 2015 Surabaya have 513 toddlers with nutrition status below the red ...
Hubungan Pengetahuan terkait Label Gizi dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi pada Siswa SMA Al-Islam
Hubungan Pengetahuan terkait Label Gizi dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi pada Siswa SMA Al-Islam
Latar Belakang: Masih sedikit konsumen yang dapat memahami dan menggunakan label gizi sesuai dengan fungsinya. Hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat terkait pent...
Hubungan Tingkat Literasi Gizi pada Status Gizi Siswa SMA (Studi pada Siswa/i SMAN 1 Kota Tangerang)
Hubungan Tingkat Literasi Gizi pada Status Gizi Siswa SMA (Studi pada Siswa/i SMAN 1 Kota Tangerang)
Latar Belakang: Literasi gizi merupakan ukuran kemampuan individu dalam mendapatkan, mengolah, serta memahami informasi yang berkaitan dengan gizi untuk digunakan menjadi dasar pen...
Hubungan Pemberian ASI terhadap Status Gizi Bayi Usia 4-6 Bulan di UPT Kesmas Sukawati I
Hubungan Pemberian ASI terhadap Status Gizi Bayi Usia 4-6 Bulan di UPT Kesmas Sukawati I
Permasalahan gizi di Indonesia merupakan beban ganda baik akibat kekurangan maupun kelebihan gizi. Kurangnya gizi pada usia dini dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak. Upa...

Back to Top