Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING

View through CrossRef
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menurunkan kasus stunting. Remaja putri memiliki peran dalam menurunkan angka kejadian stunting, oleh karena itu mengajak para remaja agar lebih aktif berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku mahasiswi dalam upaya pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, desain korelasi dengan metode cross sectional. Subjek Penelitian adalah 97 mahasiswi Tingkat I dan II program studi D-3 Keperawatan dan S1 Administrasi Rumah Sakit STIKES Panti Kosala, pengambilan sampel secara simple random sampling.Hasil Penelitian menunjukkan 66% mahasiswi memiliki perilaku yang optimal dalam pencegahan stunting, sebagian besar mahasiswi (93,8%) memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, sebagian besar mahasiswi (94,8%) memiliki sikap positif terhadap pencegahan stunting. Hasil analisis hubungan pengetahuan dengan perilaku mahasiswi dalam pencegahan stunting dengan menggunakan uji Chi square diperoleh  p=0,971 (>0,05) sehingga Ha ditolak dan hubungan sikap dengan perilaku pencegahan stunting diperoleh p=0,208 (>0,05)) sehingga Ha ditolak. Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan stunting dan tidak ada hubungan sikap dengan perilaku pencegahan stunting. Kata kunci: pengetahuan, perilaku, remaja, sikap, stunting The prevalence of stunting in toddlers in Indonesia in 2021 was 24.4%, so to meet the prevalence target of up to 14.9% in 2025, efforts need to be made to reduce stunting cases. Adolescent girls have a role in reducing the incidence of stunting, therefore inviting adolescents to be more active in contributing to stunting prevention efforts is important.The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes with the behavior of female students in efforts to prevent stunting. This study is an analytical observational study, correlation design with a cross-sectional method. The subjects of the study were 97 Level I and II female students of the D-3 Nursing study program and S1 Hospital Administration of Panti Kosala Health Sciences Institute, sampling was carried out using simple random sampling. The results of the study showed that 66% of female students had optimal behavior in preventing stunting, most female students (93.8%) had good knowledge about stunting, most female students (94.8%) had a positive attitude towards preventing stunting. The results of the analysis of the relationship between knowledge and behavior of female students in preventing stunting using the Chi square test obtained p = 0.971 (> 0.05) so that Ha was rejected and the relationship between attitudes and behavior in preventing stunting obtained p = 0.208 (> 0.05)) so that Ha was rejected. The conclusion of the study is that there is no relationship between knowledge and behavior in preventing stunting and there is no relationship between attitudes and behavior in preventing stunting Keyword: adolescents, attitude, behavior, knowledge, stunting
Title: ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Description:
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.
4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menurunkan kasus stunting.
Remaja putri memiliki peran dalam menurunkan angka kejadian stunting, oleh karena itu mengajak para remaja agar lebih aktif berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting menjadi penting untuk dilakukan.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku mahasiswi dalam upaya pencegahan stunting.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, desain korelasi dengan metode cross sectional.
Subjek Penelitian adalah 97 mahasiswi Tingkat I dan II program studi D-3 Keperawatan dan S1 Administrasi Rumah Sakit STIKES Panti Kosala, pengambilan sampel secara simple random sampling.
Hasil Penelitian menunjukkan 66% mahasiswi memiliki perilaku yang optimal dalam pencegahan stunting, sebagian besar mahasiswi (93,8%) memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, sebagian besar mahasiswi (94,8%) memiliki sikap positif terhadap pencegahan stunting.
Hasil analisis hubungan pengetahuan dengan perilaku mahasiswi dalam pencegahan stunting dengan menggunakan uji Chi square diperoleh  p=0,971 (>0,05) sehingga Ha ditolak dan hubungan sikap dengan perilaku pencegahan stunting diperoleh p=0,208 (>0,05)) sehingga Ha ditolak.
Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan stunting dan tidak ada hubungan sikap dengan perilaku pencegahan stunting.
Kata kunci: pengetahuan, perilaku, remaja, sikap, stunting The prevalence of stunting in toddlers in Indonesia in 2021 was 24.
4%, so to meet the prevalence target of up to 14.
9% in 2025, efforts need to be made to reduce stunting cases.
Adolescent girls have a role in reducing the incidence of stunting, therefore inviting adolescents to be more active in contributing to stunting prevention efforts is important.
The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes with the behavior of female students in efforts to prevent stunting.
This study is an analytical observational study, correlation design with a cross-sectional method.
The subjects of the study were 97 Level I and II female students of the D-3 Nursing study program and S1 Hospital Administration of Panti Kosala Health Sciences Institute, sampling was carried out using simple random sampling.
The results of the study showed that 66% of female students had optimal behavior in preventing stunting, most female students (93.
8%) had good knowledge about stunting, most female students (94.
8%) had a positive attitude towards preventing stunting.
The results of the analysis of the relationship between knowledge and behavior of female students in preventing stunting using the Chi square test obtained p = 0.
971 (> 0.
05) so that Ha was rejected and the relationship between attitudes and behavior in preventing stunting obtained p = 0.
208 (> 0.
05)) so that Ha was rejected.
The conclusion of the study is that there is no relationship between knowledge and behavior in preventing stunting and there is no relationship between attitudes and behavior in preventing stunting Keyword: adolescents, attitude, behavior, knowledge, stunting.

Related Results

Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sumatera barat mencatat tahun 2024, angka kejadian stunting 23,6% masih diatas rata-rata nasional 21,6 % dan target pemerintah sebesar 14% di ta...
PROFIL PERSONAL HYGIENE MAHASISWA TINGKAT I DAN II DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI KOSALA
PROFIL PERSONAL HYGIENE MAHASISWA TINGKAT I DAN II DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI KOSALA
Latar belakang : masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Mahasiswa tingkat I dan ll tergolong masa remaja akhir yakni usia 18-21 tahu...
ANALISIS PERILAKU SOSIAL MAHASISWI DI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR BOGOR
ANALISIS PERILAKU SOSIAL MAHASISWI DI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR BOGOR
Perilaku sosial adalah tindakan manusia terhadap orang lain dalam lingkungan sosialnya atau dalam berinteraksi dengan masyarakat luas untuk memenuhi tujuan hidupnya sebagai makhluk...
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...
ANALISIS KESEHATAN MENTAL MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI KOSALA
ANALISIS KESEHATAN MENTAL MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI KOSALA
Masalah kesehatan mental remaja mulai disadari sebagai sesuatu yang sangat penting. Survey I-NAMHS (Indonesia- National Adolescent Mental Health Survey) pada tahun 2021 di Indonesi...

Back to Top