Javascript must be enabled to continue!
Makan Bergizi Gratis dalam spiritualitas Vinsensian: Korelasi pengalaman Santo Vincentius di Châtillon-les-Dombes dalam menyikapi Kemiskinan Masa Kini
View through CrossRef
Kemiskinan merupakan tantangan sosial yang terus berkembang, menuntut respons yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif. Salah satu inspirasi dalam menangani kemiskinan berasal dari pengalaman Santo Vincentius a Paulo di Châtillon-le-Bon, yang melahirkan gerakan kasih berbasis komunitas. Artikel ini mengkaji relevansi pengalaman tersebut dalam konteks kemiskinan masa kini, khususnya melalui inisiatif makan bergizi gratis dalam spiritualitas Vinsensian. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan, penelitian ini menyoroti bagaimana semangat pelayanan dan solidaritas dalam pengalaman Châtillon dapat menjadi dasar bagi model intervensi sosial yang berkelanjutan terutama bagi pemerintahan di Indonesia saat ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Vinsensian tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat miskin agar mampu keluar dari lingkaran kemiskinan secara bermartabat. Dengan demikian, refleksi atas pengalaman Santo Vincentius di Châtillon memberikan wawasan yang mendalam bagi upaya gerejawi dan sosial dalam menyikapi kemiskinan secara lebih integral di era modern.
Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana
Title: Makan Bergizi Gratis dalam spiritualitas Vinsensian: Korelasi pengalaman Santo Vincentius di Châtillon-les-Dombes dalam menyikapi Kemiskinan Masa Kini
Description:
Kemiskinan merupakan tantangan sosial yang terus berkembang, menuntut respons yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif.
Salah satu inspirasi dalam menangani kemiskinan berasal dari pengalaman Santo Vincentius a Paulo di Châtillon-le-Bon, yang melahirkan gerakan kasih berbasis komunitas.
Artikel ini mengkaji relevansi pengalaman tersebut dalam konteks kemiskinan masa kini, khususnya melalui inisiatif makan bergizi gratis dalam spiritualitas Vinsensian.
Dengan pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan, penelitian ini menyoroti bagaimana semangat pelayanan dan solidaritas dalam pengalaman Châtillon dapat menjadi dasar bagi model intervensi sosial yang berkelanjutan terutama bagi pemerintahan di Indonesia saat ini.
Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Vinsensian tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat miskin agar mampu keluar dari lingkaran kemiskinan secara bermartabat.
Dengan demikian, refleksi atas pengalaman Santo Vincentius di Châtillon memberikan wawasan yang mendalam bagi upaya gerejawi dan sosial dalam menyikapi kemiskinan secara lebih integral di era modern.
Related Results
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...
PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA
PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA
Kemiskinan menjadi salah satu penghambat sulitnya suatu daerah/negara untuk maju. Kemiskinan menyebabkan menurunnya kualitas sumberdaya manusia, akibat ketidakmampuan mengakses pen...
MAKAN BERGIZI GRATIS DALAM PERSPEKTIF HADIS (Kajian Ma’anil Hadis)
MAKAN BERGIZI GRATIS DALAM PERSPEKTIF HADIS (Kajian Ma’anil Hadis)
Artikel ini membahas tentang Makan bergizi gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas presiden Prabowo subianto dan wakil presiden gibran rakabuming raka, program ini...
Menghidupi Belas Kasih dalam Semangat Vinsensian berdasarkan Pengalaman Vinsensius Menjadi Pastor di Chatillon les Dombes
Menghidupi Belas Kasih dalam Semangat Vinsensian berdasarkan Pengalaman Vinsensius Menjadi Pastor di Chatillon les Dombes
Belas kasih akan tetap mandul bila tumbuhnya ke dalam diri sendiri. Di samping itu, bila belas kasih terfokus pada diri sendiri berakibat kurang sehat dan kelihatan kurang maksimal...
Vinsensius dan Laudato Si’: Spiritualitas Belas Kasih dalam Krisis Ekologis Global
Vinsensius dan Laudato Si’: Spiritualitas Belas Kasih dalam Krisis Ekologis Global
Krisis ekologis global dewasa ini mencerminkan tidak hanya kehancuran lingkungan, tetapi juga krisis moral dan spiritualitas umat manusia. Gereja Katolik, melalui ensiklik Laudato ...
Eremitisme dalam Semangat Santo Vinsensius a Paulo
Eremitisme dalam Semangat Santo Vinsensius a Paulo
Artikel ini menelaah keterpaduan antara eremitisme dengan spiritualitas Vinsensian. Walaupun secara lahiriah kedua bentuk kehidupan ini tampaknya berlawanan satu sama lain namun pa...
Persepsi Warga Sekolah Tentang Pelaksanaan Program MBG Terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar
Persepsi Warga Sekolah Tentang Pelaksanaan Program MBG Terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi warga sekolah terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengaruhnya terhadap prestasi akademik siswa Sekolah Dasar. Penelitian ...

