Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Eco Print sebagai Peluang Bisnis Fashion Ramah Lingkungan di Nagari Matua Hilia

View through CrossRef
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan teknik ecoprint sebagai peluang bisnis fashion ramah lingkungan. Latar belakang kegiatan ini adalah ketergantungan ekonomi masyarakat pada sektor pertanian tradisional, rendahnya tingkat pendidikan, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk usaha kreatif. Mitra utama program adalah kelompok PKK Nagari Matua Hilia yang memiliki potensi namun menghadapi keterbatasan keterampilan dan akses pasar. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah nagari, pelatihan pembuatan dan pengembangan produk ecoprint, pelatihan pemasaran, pembentukan wadah usaha, serta pemilihan Duta Ecoprint untuk sosialisasi berkelanjutan. Kegiatan ini mengintegrasikan pendekatan pelatihan, pendampingan, kolaborasi dengan dinas terkait, dan strategi pemasaran berbasis e-commerce, media sosial, serta pameran. Hasil yang dicapai pada tahap ini meliputi peningkatan keterampilan anggota PKK dalam produksi ecoprint, terbentuknya produk awal yang memiliki nilai seni dan ramah lingkungan, serta meningkatnya kesadaran akan peluang pasar lokal dan ekspor. Dampak program mencakup pemberdayaan perempuan, diversifikasi produk, peningkatan pendapatan, dan penguatan identitas budaya lokal. Program ini menunjukkan bahwa pengembangan ecoprint berbasis sumber daya lokal dapat menjadi strategi efektif untuk menggerakkan ekonomi kreatif pedesaan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi.
Title: Pengembangan Eco Print sebagai Peluang Bisnis Fashion Ramah Lingkungan di Nagari Matua Hilia
Description:
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan teknik ecoprint sebagai peluang bisnis fashion ramah lingkungan.
Latar belakang kegiatan ini adalah ketergantungan ekonomi masyarakat pada sektor pertanian tradisional, rendahnya tingkat pendidikan, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk usaha kreatif.
Mitra utama program adalah kelompok PKK Nagari Matua Hilia yang memiliki potensi namun menghadapi keterbatasan keterampilan dan akses pasar.
Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah nagari, pelatihan pembuatan dan pengembangan produk ecoprint, pelatihan pemasaran, pembentukan wadah usaha, serta pemilihan Duta Ecoprint untuk sosialisasi berkelanjutan.
Kegiatan ini mengintegrasikan pendekatan pelatihan, pendampingan, kolaborasi dengan dinas terkait, dan strategi pemasaran berbasis e-commerce, media sosial, serta pameran.
Hasil yang dicapai pada tahap ini meliputi peningkatan keterampilan anggota PKK dalam produksi ecoprint, terbentuknya produk awal yang memiliki nilai seni dan ramah lingkungan, serta meningkatnya kesadaran akan peluang pasar lokal dan ekspor.
Dampak program mencakup pemberdayaan perempuan, diversifikasi produk, peningkatan pendapatan, dan penguatan identitas budaya lokal.
Program ini menunjukkan bahwa pengembangan ecoprint berbasis sumber daya lokal dapat menjadi strategi efektif untuk menggerakkan ekonomi kreatif pedesaan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi.

Related Results

IMPLEMENTASI PENANGGULANGAN BENCANA STUDI KASUS NAGARI SIAGA BENCANA (NAGASINA) DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
IMPLEMENTASI PENANGGULANGAN BENCANA STUDI KASUS NAGARI SIAGA BENCANA (NAGASINA) DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membentuk Kelompok Nagari Siaga Bencana (Nagasita) agar pelaksanaan penanggulangan bencana lebih optimal. Penulis ingin melihat pelaksana...
GAYA HIDUP RAMAH LINGKUNGAN DENGAN SLOW FASHION
GAYA HIDUP RAMAH LINGKUNGAN DENGAN SLOW FASHION
Industri fashion yang didominasi oleh fast fashion berdampak negatif terhadap lingkungan akibat kelebihan produksi dan persediaan, penurunan kualitas serta tren yang cepat berubah....
Peran Pemerintah Nagari dalam Pengelolaan Objek Wisata Luak Gadang di Nagari Kamang Hilia
Peran Pemerintah Nagari dalam Pengelolaan Objek Wisata Luak Gadang di Nagari Kamang Hilia
This study aims to determine the role of the Nagari Kamang Hilia Government in managing the Luak Gadang tourist attraction. This research was conducted using a qualitative method w...
Pengaruh Persepsi Terhadap Partisipasi Lansia Pada Program Posyandu Lansia di Nagari Matua Hilia
Pengaruh Persepsi Terhadap Partisipasi Lansia Pada Program Posyandu Lansia di Nagari Matua Hilia
Artikel ini bertujuan mengetahui pengaruh persepsi terhadap partisipasi lansia pada kegiatan posyandu lansia di Nagari Matua Hilia. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya part...

Back to Top