Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MEMINIMALKAN KESALAHAN MELUKIS SEGITIGA DAN GARIS-GARIS ISTIMEWA PADA SEGITIGA DENGAN MENGGUNAKAN JANGKA DAN PENGGARIS

View through CrossRef
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam melukis segitiga dan garis-garis istimewa pada segitiga antara lain kurang cermat dalam mengukurkan panjang, memutar jangka dengan cara yang tidak benar, alat lukis (jangka dan penggaris) yang digunakan kurang bagus. Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, evaluasi, analisis dan refleksi.. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Pelaihari dengan jumlah 25 orang. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan Teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 jenis kesalahan yang dilakukan siswa pada siklus 1, kesalahan yang paling sering terjadi adalah kurang cermat dalam mengukurkan panjang dan kurang cermat dalam membuat busur lingkaran masing-masing sebanyak 5 siswa. Jumlah siswa yang melakukan kesalahan pada siklus I sebanyak 12 siswa. Pada siklus 2, jenis kesalahan yang dilakukan siswa berkurang menjadi 3 jenis kesalahan. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah kesalahan dalam langkah penyelesaian membuat garis sumbu dan garis berat dimana busur lingkaran  yang dibuat berbeda ukuran. Kesalahan tersebut dilakukan oleh 7 orang siswa. Jumlah siswa yang melakukan kesalahan pada siklus 2 berkurang menjadi sebanyak 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar matematika pada siklus 2 secara klasikal meningkat dibandingkan siklus I.
Yayasan Nusantara Children of the Clouds
Title: MEMINIMALKAN KESALAHAN MELUKIS SEGITIGA DAN GARIS-GARIS ISTIMEWA PADA SEGITIGA DENGAN MENGGUNAKAN JANGKA DAN PENGGARIS
Description:
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam melukis segitiga dan garis-garis istimewa pada segitiga antara lain kurang cermat dalam mengukurkan panjang, memutar jangka dengan cara yang tidak benar, alat lukis (jangka dan penggaris) yang digunakan kurang bagus.
Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan.
Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, evaluasi, analisis dan refleksi.
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Pelaihari dengan jumlah 25 orang.
Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi.
Data dianalisis dengan Teknik persentase.
Hasil penelitian menunjukkan ada 5 jenis kesalahan yang dilakukan siswa pada siklus 1, kesalahan yang paling sering terjadi adalah kurang cermat dalam mengukurkan panjang dan kurang cermat dalam membuat busur lingkaran masing-masing sebanyak 5 siswa.
Jumlah siswa yang melakukan kesalahan pada siklus I sebanyak 12 siswa.
Pada siklus 2, jenis kesalahan yang dilakukan siswa berkurang menjadi 3 jenis kesalahan.
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah kesalahan dalam langkah penyelesaian membuat garis sumbu dan garis berat dimana busur lingkaran  yang dibuat berbeda ukuran.
Kesalahan tersebut dilakukan oleh 7 orang siswa.
Jumlah siswa yang melakukan kesalahan pada siklus 2 berkurang menjadi sebanyak 8 orang.
Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar matematika pada siklus 2 secara klasikal meningkat dibandingkan siklus I.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KESALAHAN BERBAHASA PADA SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
KESALAHAN BERBAHASA PADA SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
AbstrakMasalah penelitian ini yaitu:(1) apa saja kesalahan pemakaian ejaan pada bab 1 skripsi Mahasiswa program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu? (2) apa kesalaha...
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN DOUSHI DAN KEIYOUSHI PADA SAKUBUN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNP
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN DOUSHI DAN KEIYOUSHI PADA SAKUBUN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNP
Penelitian ini membahas tentang analisis kesalahan penggunaan doushi dan keiyoushi pada sakubun mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jepang Universitas Negeri Padang. Tujuan d...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
GENERALISASI KETAKSAMAAN COSINUS PADA SEBARANG SEGITIGA
GENERALISASI KETAKSAMAAN COSINUS PADA SEBARANG SEGITIGA
Artikel ini membahas tentang ketaksamaan sinus dan cosinus pada sudut-sudut segitiga. Ketaksamaan ini meliputi ketaksamaan jumlahan sinus pada segitiga, ketaksamaan jumlahan sinus ...
Analisis Kesalahan Menyelesaikan Masalah Kontekstual Ditinjau Dari Gender
Analisis Kesalahan Menyelesaikan Masalah Kontekstual Ditinjau Dari Gender
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang jenis dan  penyebab kesalahan siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari dalam menyelesaikan masalah kontekstual serta pengaruh ge...
Pengaruh Penempatan Tirai Segitiga Lurus dan Segitiga Lengkung terhadap Kedalaman Gerusan Lokal
Pengaruh Penempatan Tirai Segitiga Lurus dan Segitiga Lengkung terhadap Kedalaman Gerusan Lokal
ABSTRACT  Pier is part of the bridge which is the most important because it serves to hold the weight of bridge and the weight of the charge passing through it. Then development on...

Back to Top