Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BAHAYA TAS PLASTIK DAN KEMASAN STYROFOAM

View through CrossRef
Penggunaan kantong plastik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sifatnya yang ringan dan kuat membuat kantong plastik menjadi praktis untuk digunakan. Pada kenyataannya pemakaian kantong plastik banyak menyebabkan permasalahan dalam penanganannya. Sampah kantong plastik membutuhkan puluhan sampai ratusan tahun untuk bisa terurai secara alami. Meskipun begitu, penggunaan kantong plastik sekali pakai masih sering dan banyak digunakan oleh para pedagang karena lebih murah dan mudah didapat. Hal inilah yang menyebabkan kantong plastik menjadi salah satu penyumbang terbanyak untuk sampah di Indonesia. Demikian juga pada kemasan makanan yang terbuat dari styrofoam. Styrofoam termasuk ke dalam kelompok plastik polystyrene (PS). Penggunaan styrofoam sebagai kemasan tempat makanan atau minuman semakin populer sebab harganya yang murah dan praktis dalam pemakaiannya. Namun efek samping yang ditimbulkan cukup buruk. Kontaminasi makanan akibat pemakaian styrofoam dapat terjadi karena makanan atau minuman yang terlalu panas, kemasan makanan dari styrofoam dapat melepaskan toksin styrene ketika terpapar panas. Semakin tinggi suhu makanan yang ada dalam styrofoam maka akan semakin mudah zat styrene berpindah ke makanan. Menurut WHO, styrofoam mengandung benzene dan styrene yang diyakini dapat membahayakan kesehatan manusia yakni menyebabkan penyakit kanker atau bersifat karsinogen. Oleh karena itu, tujuan dari pelaksanaan pengabdian pada masyarakat adalah untuk memberikan edukasi tentang menggunakan tas plastik atau kantong plastik dan kemasan Styrofoam secara bijak mengingat kedua bahan dari plastik ini dapat menyebabkan permasalahanpada lingkungan hidup dan kesehatan.
University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Title: BAHAYA TAS PLASTIK DAN KEMASAN STYROFOAM
Description:
Penggunaan kantong plastik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sifatnya yang ringan dan kuat membuat kantong plastik menjadi praktis untuk digunakan.
Pada kenyataannya pemakaian kantong plastik banyak menyebabkan permasalahan dalam penanganannya.
Sampah kantong plastik membutuhkan puluhan sampai ratusan tahun untuk bisa terurai secara alami.
Meskipun begitu, penggunaan kantong plastik sekali pakai masih sering dan banyak digunakan oleh para pedagang karena lebih murah dan mudah didapat.
Hal inilah yang menyebabkan kantong plastik menjadi salah satu penyumbang terbanyak untuk sampah di Indonesia.
Demikian juga pada kemasan makanan yang terbuat dari styrofoam.
Styrofoam termasuk ke dalam kelompok plastik polystyrene (PS).
Penggunaan styrofoam sebagai kemasan tempat makanan atau minuman semakin populer sebab harganya yang murah dan praktis dalam pemakaiannya.
Namun efek samping yang ditimbulkan cukup buruk.
Kontaminasi makanan akibat pemakaian styrofoam dapat terjadi karena makanan atau minuman yang terlalu panas, kemasan makanan dari styrofoam dapat melepaskan toksin styrene ketika terpapar panas.
Semakin tinggi suhu makanan yang ada dalam styrofoam maka akan semakin mudah zat styrene berpindah ke makanan.
Menurut WHO, styrofoam mengandung benzene dan styrene yang diyakini dapat membahayakan kesehatan manusia yakni menyebabkan penyakit kanker atau bersifat karsinogen.
Oleh karena itu, tujuan dari pelaksanaan pengabdian pada masyarakat adalah untuk memberikan edukasi tentang menggunakan tas plastik atau kantong plastik dan kemasan Styrofoam secara bijak mengingat kedua bahan dari plastik ini dapat menyebabkan permasalahanpada lingkungan hidup dan kesehatan.

Related Results

Styrofoam Recycling: Relaxation-Densification of EPS by solar heat
Styrofoam Recycling: Relaxation-Densification of EPS by solar heat
The problem of Styrofoam waste is multifaceted.  Not only do we need to properly handle the current and future stream of newly manufactured Styrofoam objects, we also have many dec...
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
Penggunaan jenis kemasan yang tepat dapat mempertahankan kualitas benih, sehingga tetap baik pada saat akan ditanam. Jenis kemasan yang tidak mampu mempertahankan kadar air pada ko...
ACOUSTIC AND MECHANICAL PERFORMANCE OF STYROFOAM-BASED LIGHTWEIGHT CONCRETE
ACOUSTIC AND MECHANICAL PERFORMANCE OF STYROFOAM-BASED LIGHTWEIGHT CONCRETE
Noise pollution and the growing issue of Styrofoam waste are major environmental concerns in urban areas. This study investigates the potential of utilizing Styrofoam as a partial ...
Dampak Sampah Plastik Terhadap Kesehatan dan Lingkungan
Dampak Sampah Plastik Terhadap Kesehatan dan Lingkungan
Plastik adalah benda yang sering kita temui dalam kehidupan sehari hari, dikemas dalam bentuk yang berbeda sesuai dengan fungsinya masing masing. Plastik memberikan banyak manfaat ...
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Sebagai Bahan Paving Block Ramah Lingkungan untuk Peningkatan Infrastruktur Jalan di Kelurahan Lebak Denok
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Sebagai Bahan Paving Block Ramah Lingkungan untuk Peningkatan Infrastruktur Jalan di Kelurahan Lebak Denok
Styrofoam merupakan limbah yang sulit terurai dan mencemari lingkungan, banyak ditemui sebagai bahan kemasan wadah makanan, sehingga jumlah limbahnya terus bertambah. Kondisi exist...
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Menjadi Bingkai Foto
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Menjadi Bingkai Foto
Styrofoam memang banyak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak penjual makanan atau minuman yang menggunakan styrofoam sebagai pembungkus barang dagangannya. Padahal, styrof...

Back to Top