Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Pendidikan Karakter Bandung Masagi dan Motivasi Belajar Siswa SMPN 5 Bandung

View through CrossRef
Abstract. SMPN 5 Bandung implements a character education program called Bandung Masagi. BandungMasagi Character Education is an education based on local wisdom issued by the Bandung City EducationOffice. Bandung Masagi contains four main principles of Sundanese people in practicing life, namely penanceasih (humanity), silih sharpening (educating), penance asuh (accompaniment), and reparation wawangi(delivering positive things). These four principles are embodied in four main programs, namely love of religion,protecting culture, defending the country, and loving the environment. Bandung Masagi Character Education isimplemented by schools in various forms of programs that are estimated to have a relationship with studentlearning motivation. This study aims to see the relationship between Masagi Bandung Character Education andStudent Motivation at SMPN 5 Bandung. This study uses a population study. The final sample obtained by theresearchers amounted to 306 students. The method in this research is a correlation with a quantitative approach. The analysis of the data used in this study is Pearson. The measuring instrument used is the Bandung Masagi measuring instrument and the Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) scale made by Usinger& Boyer (2012). MSLQ was developed by Pintrich, et al (1991). The results of this study indicate that there is asignificant relationship with the result of 0.00 between character education and learning motivation. Abstrak. SMPN 5 Bandung mengimplementasi program Pendidikan karakter yang bernama Bandung Masagi.Pendidikan Karakter Bandung Masagi merupakan Pendidikan yang didasari oleh kearifan lokal yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung. Bandung Masagi mengandung empat prinsip utama masyarakat Sunda dalam mengamalkan kehidupan, yakni silih asih (kemanusiaan), silih asah (mencerdaskan), silih asuh (mendampingi), dan silih wawangi (mengampaikan hal-hal positif). Keempat prinsip tersebut diwujudkan ke dalam empat program utama, yakni cinta agama, jaga budaya, bela negara, dan cinta lingkungan. Pendidikan Karakter Bandung Masagi diimplementasi sekolah dalam berbagai bentuk program yang diperkirakan adanya hubungan dengan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Pendidikan Karakter Bandung Masagi dan Motivasi Belajar Siswa SMPN 5 Bandung. Penelitian ini menggunakan studi populasi. Sampel akhir yang didapat oleh peneliti yaitu berjumlah 306 siswa. Metode dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalalam penelitian ini adalah Pearson. Alat ukur yang digunakan yaitu alat ukur Bandung Masagi dan skala Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) yang dibuat oleh Usinger & Boyer (2012). MSLQ dikembangkan oleh Pintrich, dkk (1991). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan hasil 0,00 antara Pendidikan karakter dan motivasi belajar.
Title: Hubungan Pendidikan Karakter Bandung Masagi dan Motivasi Belajar Siswa SMPN 5 Bandung
Description:
Abstract.
SMPN 5 Bandung implements a character education program called Bandung Masagi.
BandungMasagi Character Education is an education based on local wisdom issued by the Bandung City EducationOffice.
Bandung Masagi contains four main principles of Sundanese people in practicing life, namely penanceasih (humanity), silih sharpening (educating), penance asuh (accompaniment), and reparation wawangi(delivering positive things).
These four principles are embodied in four main programs, namely love of religion,protecting culture, defending the country, and loving the environment.
Bandung Masagi Character Education isimplemented by schools in various forms of programs that are estimated to have a relationship with studentlearning motivation.
This study aims to see the relationship between Masagi Bandung Character Education andStudent Motivation at SMPN 5 Bandung.
This study uses a population study.
The final sample obtained by theresearchers amounted to 306 students.
The method in this research is a correlation with a quantitative approach.
The analysis of the data used in this study is Pearson.
The measuring instrument used is the Bandung Masagi measuring instrument and the Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) scale made by Usinger& Boyer (2012).
MSLQ was developed by Pintrich, et al (1991).
The results of this study indicate that there is asignificant relationship with the result of 0.
00 between character education and learning motivation.
Abstrak.
SMPN 5 Bandung mengimplementasi program Pendidikan karakter yang bernama Bandung Masagi.
Pendidikan Karakter Bandung Masagi merupakan Pendidikan yang didasari oleh kearifan lokal yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung.
Bandung Masagi mengandung empat prinsip utama masyarakat Sunda dalam mengamalkan kehidupan, yakni silih asih (kemanusiaan), silih asah (mencerdaskan), silih asuh (mendampingi), dan silih wawangi (mengampaikan hal-hal positif).
Keempat prinsip tersebut diwujudkan ke dalam empat program utama, yakni cinta agama, jaga budaya, bela negara, dan cinta lingkungan.
Pendidikan Karakter Bandung Masagi diimplementasi sekolah dalam berbagai bentuk program yang diperkirakan adanya hubungan dengan motivasi belajar siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Pendidikan Karakter Bandung Masagi dan Motivasi Belajar Siswa SMPN 5 Bandung.
Penelitian ini menggunakan studi populasi.
Sampel akhir yang didapat oleh peneliti yaitu berjumlah 306 siswa.
Metode dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif.
Analisis data yang digunakan dalalam penelitian ini adalah Pearson.
Alat ukur yang digunakan yaitu alat ukur Bandung Masagi dan skala Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) yang dibuat oleh Usinger & Boyer (2012).
MSLQ dikembangkan oleh Pintrich, dkk (1991).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan hasil 0,00 antara Pendidikan karakter dan motivasi belajar.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
HUBUNGAN MOTIVASI IQ DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJAS
HUBUNGAN MOTIVASI IQ DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJAS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara motivasi IQ dan Kepercayaan diri siswa secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama hasil belajar pen...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa Kelas V SDN 11 Singkawang Tahun Ajaran 2022/2023
Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa Kelas V SDN 11 Singkawang Tahun Ajaran 2022/2023
Motivasi belajar memainkan peran peting dalam menentukan hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa, untuk mendeskripsik...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADITS MI MUHAMMADIYAH SIDOBASUKI TEGINENENG PESAWARAN
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADITS MI MUHAMMADIYAH SIDOBASUKI TEGINENENG PESAWARAN
 AbstrakPenelitian ini ini membahas mengenai pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar Al-Quran Hadits. Pada aktivitas pembelajaran di kelas IV MI Muhammadiyah Sidobasuki Te...
SELF EFFICACY DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA KEBIDANAN PADA MATA KULIAH ASUHAN PERSALINAN
SELF EFFICACY DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA KEBIDANAN PADA MATA KULIAH ASUHAN PERSALINAN
ABSTRAK  Latar Belakang : Penilaian hasil belajar berkaitan dengan informasi mengenai kemampuan individu  meliputi ranah kognitif, ranah afektif dan psikomotoris. Nilai yang dipero...

Back to Top