Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang

View through CrossRef
Produk ting-ting kacang adalah salah satu jenis produk olahan dengan bahan utamanya adalah kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk nilai tambah dari agro-industri ting-ting kacang di Desa Buduan, Kecamatan Buduan, Kabupaten Situbondo. Jenis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini ialah data primer yang diperoleh dari wawancara terhadap key informan yaitu pemilik agro-industri ting-ting kacang. Data yang dididapatkan kemudian dianalisis dengan menghitung biaya, pendapatan, dan nilai tambah dengan metode Hayami. Dari hasil perhitungan diperoleh total biaya bahan baku rata-rata yang dikeluarkan adalah Rp 24.000/kg dan biaya input lain adalah Rp 15.000/kg. Nilai output yang diperoleh sebesar Rp 72.000/kg dan nilai tambah yang dihasilkan sebesar Rp 33.000/kg. Pendapatan yang didapatkan oleh tenaga kerja untuk memproduksi 1 kg ting-ting kacang adalah Rp 2.250/jam atau 6,82% dari pendapatan yang diterima perusahaan. Dengan adanya produk ting-ting kacang, dapat memiliki nilai yang lebih tinggi dari bahan baku yaitu sebesar Rp 48.000/kg, hal ini menunjukkan bahwa penjualan produk ting-ting kacang menguntungkan daripada menjual produk mentah. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa agro-industri ting-ting kacang di Desa Buduan, Kecamatan Buduan, Kabupaten Situbondo layak untuk dikembangkan. Penjualan dapat ditingkatkan dengan memaksimumkan pemasaran secara online dan bermitra dengan toko oleh-oleh lokal.
Universitas Muhammadiyah Buton
Title: Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang
Description:
Produk ting-ting kacang adalah salah satu jenis produk olahan dengan bahan utamanya adalah kacang tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk nilai tambah dari agro-industri ting-ting kacang di Desa Buduan, Kecamatan Buduan, Kabupaten Situbondo.
Jenis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini ialah data primer yang diperoleh dari wawancara terhadap key informan yaitu pemilik agro-industri ting-ting kacang.
Data yang dididapatkan kemudian dianalisis dengan menghitung biaya, pendapatan, dan nilai tambah dengan metode Hayami.
Dari hasil perhitungan diperoleh total biaya bahan baku rata-rata yang dikeluarkan adalah Rp 24.
000/kg dan biaya input lain adalah Rp 15.
000/kg.
Nilai output yang diperoleh sebesar Rp 72.
000/kg dan nilai tambah yang dihasilkan sebesar Rp 33.
000/kg.
Pendapatan yang didapatkan oleh tenaga kerja untuk memproduksi 1 kg ting-ting kacang adalah Rp 2.
250/jam atau 6,82% dari pendapatan yang diterima perusahaan.
Dengan adanya produk ting-ting kacang, dapat memiliki nilai yang lebih tinggi dari bahan baku yaitu sebesar Rp 48.
000/kg, hal ini menunjukkan bahwa penjualan produk ting-ting kacang menguntungkan daripada menjual produk mentah.
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa agro-industri ting-ting kacang di Desa Buduan, Kecamatan Buduan, Kabupaten Situbondo layak untuk dikembangkan.
Penjualan dapat ditingkatkan dengan memaksimumkan pemasaran secara online dan bermitra dengan toko oleh-oleh lokal.

Related Results

Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
Tahu merupakan produk hasil dari pengolahan kedelai dengan metode fermentasi menggunakan asam asetat atau cuka. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk menghitung besar tingkat keun...
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KACANG TANAH DI NAGARI MANINJAU KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KACANG TANAH DI NAGARI MANINJAU KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM
Nagari Maninjau merupakan sebuah Nagari di Provinsi Sumatera Barat yang merupakan ibu kota Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Komoditi utama daerah sekeliling danau Maninjau se...
PENGARUH HASIL BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN RISET
PENGARUH HASIL BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN RISET
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hasil belajar mata kuliah keahlian pilihan; (2) Kesiapan pelaksanaan Riset Agroindustri mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi A...
Industri kecil yang bergerak dibidang agroindustri kerupuk rambak jenis rambak makan di Kabupaten Kampar adalah di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu yaitu industri kecil usaha K...
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan serbuk ban bekas sebagai bahan tambahan pada konstruksi jalan. Benda uji Kadar Aspal Optimum (KAO) masing-masing dibuat 3 b...
         Paper ini membahas pengaruh waktu perkecambahan kacang merah terhadap kadar asam amino bebas dan protein terlarut yang terkandung dalam kecambahnya. Penelitian ini bertuju...
PEMANFAATAN SISA SORTIR KACANG METE (Anacardium occidentale L) MENJADI SELAI KACANG METE
PEMANFAATAN SISA SORTIR KACANG METE (Anacardium occidentale L) MENJADI SELAI KACANG METE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas selai kacang mete dengan selai kacang tanah dilihat dari segi rasa, warna, tekstur, dan aroma. Penelitian ini dalam ...
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOMODITAS KAKAO DI KABUPATEN KOLAKA – SULAWESI TENGGARA
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOMODITAS KAKAO DI KABUPATEN KOLAKA – SULAWESI TENGGARA
 Xx12 I Herdhiansyah D dan Asriani.  Strategi pengembangan agroindustri komoditas kakao Peningkatan luas areal dan produksi tanaman perkebunan di Kabupaten Kolaka dinilai masih kur...

Back to Top