Javascript must be enabled to continue!
PROMOSI KESEHATAN TENTANG PENGGUNAAN ALAS KAKI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR
View through CrossRef
Alas kaki merupakan alat pelindung kaki dari risiko masalah seperti penyakit cacingan, risiko terluka, infeksi luka, dan lain-lain. Siswa sekolah dasar (SD) rentan akan mengalami masalah akibat tidak menggunakan alas kaki saat bermain. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman tentang manfaat penggunaan alas kaki, oleh karena itu diperlukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SD sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan terkait penggunaan alas kaki. Desain penelitian menggunakan desain quasy eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4 SDN Cikeruh 02. Tehnik Pengambilan sampel total sampling berjumlah 31 orang. Semua siswa diberikan pre test sebelum dan post test setelah diberikan promosi kesehatan untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa. Analisa data menggunakan analisa bivariat t test. Pengambilan data dilakukan pada bulan November 2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan responden 16 siswa (51.6%) berada pada katagori buruk. Setelah diberikan promosi kesehatan, mengalami peningkatan menjadi 25 siswa (80.6%) siswa berkategori baik (p=0.002). Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi kesehatan berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pengetahuan terkait penggunaan alas kaki siswa SD. Sehingga disarankan perlu adanya dukungan dari pihak sekolah serta orang tua untuk keberlanjutan program promosi kesehatan penggunaan alas kaki di sekolah.
Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Title: PROMOSI KESEHATAN TENTANG PENGGUNAAN ALAS KAKI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR
Description:
Alas kaki merupakan alat pelindung kaki dari risiko masalah seperti penyakit cacingan, risiko terluka, infeksi luka, dan lain-lain.
Siswa sekolah dasar (SD) rentan akan mengalami masalah akibat tidak menggunakan alas kaki saat bermain.
Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman tentang manfaat penggunaan alas kaki, oleh karena itu diperlukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mereka.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SD sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan terkait penggunaan alas kaki.
Desain penelitian menggunakan desain quasy eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test.
Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4 SDN Cikeruh 02.
Tehnik Pengambilan sampel total sampling berjumlah 31 orang.
Semua siswa diberikan pre test sebelum dan post test setelah diberikan promosi kesehatan untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa.
Analisa data menggunakan analisa bivariat t test.
Pengambilan data dilakukan pada bulan November 2019.
Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan responden 16 siswa (51.
6%) berada pada katagori buruk.
Setelah diberikan promosi kesehatan, mengalami peningkatan menjadi 25 siswa (80.
6%) siswa berkategori baik (p=0.
002).
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi kesehatan berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pengetahuan terkait penggunaan alas kaki siswa SD.
Sehingga disarankan perlu adanya dukungan dari pihak sekolah serta orang tua untuk keberlanjutan program promosi kesehatan penggunaan alas kaki di sekolah.
Related Results
Pengetahuan pencegahan kaki diabetik penderita diabetes melitus berpengaruh terhadap perawatan kaki
Pengetahuan pencegahan kaki diabetik penderita diabetes melitus berpengaruh terhadap perawatan kaki
Latar Belakang: Komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus salah satunya kaki diabetik. Masalah kaki diabetik memerlukan waktu dan biaya cukup banyak. Pencegah...
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
ABSTRACT
Diabetic foot exercise aims to help improving blood circulation, strengthen the small muscles of the feet and prevent foot deformities. Reduced sensitivity o...
Pemeriksaan Kaki Diabetes di Wisma Caring Sejahtera Depok Jawa Barat
Pemeriksaan Kaki Diabetes di Wisma Caring Sejahtera Depok Jawa Barat
ABSTRAK Hiperglekemia, atau peningkatan kadar glukosa darah yang melebihi normal, dikenal sebagai diabetes mellitus. Kadar glukosa darah harus lebih dari 200 mg/dl saat puasa, lebi...
Pengaruh Keteladanan Guru Dan Budaya Sekolah Terhadap Etika Siswa Di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo (Studi pada Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo)
Pengaruh Keteladanan Guru Dan Budaya Sekolah Terhadap Etika Siswa Di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo (Studi pada Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo)
Pendidikan bagi siswa bersumber dari konsep-konsep yang ada dalam ajaran Islam, etika sangat berkaitan dengan diri, orang tua, guru, teman dan masyarakat luas. Tujuan penelitian in...
Faktor Determinan Kondisi Kaki Pasien Diaetes Mellitus
Faktor Determinan Kondisi Kaki Pasien Diaetes Mellitus
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronik yang dapat mengakibatkan kondisi hiperglikemia. Hiperglikemia dapat menyebabkan penyakit makrovaskuler, mikrovaskuler, dan neuropati ya...
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tentang Covid-19 pada Siswa SMK Budi Utama Panimbang, Pandeglang
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tentang Covid-19 pada Siswa SMK Budi Utama Panimbang, Pandeglang
Tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi dunia ketika tiba-tiba muncul wabah Covid-19, yang awalnya muncul secara lokal di Wuhan-China, lalu menyebar ke berbagai negara dan mempo...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
HUBUNGAN CARA MENYIKAT GIGI TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR INPRES 1 TONDO KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE
HUBUNGAN CARA MENYIKAT GIGI TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR INPRES 1 TONDO KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE
Latar Belakang: Kesehatan Gigi merupakan upaya yang dilakukan untuk membersihkan rongga mulut, lidah, dan gigi dari semua sisa makanan dengan cara menyikat gigi minimal dua kali da...

