Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Merancang Minuman Fungsional Fruit Tea Nangka

View through CrossRef
  Penelitian ini bertujuan untuk merancang merancang minuman fungsional fruit tea nangka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan dan Pengelolaan Hasil Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas  Medan. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 (dua) faktor yang terdiri dari : Faktor I :Konsentrasi Sari Buah Nangka yang terdiri 5 taraf perlakuan C0:5 %; C1:10%; C2:15% ;C3:20%;C4:25% dan C5:30%. Faktor II: Lama Penyimpanan yang terdiri 5 taraf perlakuan L0:0 hari; L1:14 hari; L2 :28 hari, L3 : 42 hari, dan L4 : 56 hari. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi sari buah nangka memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap total soluble solid, kadar vitamin C, total asam, nilai organoleptic, kadar kalsium dan pH. Semakin tinggi konsentrasi sari buah nangka, total soluble solid, kadar vitamin C, total asam, nilai organoleptic dan pH semakin meningkat sedangkan kadar kalsium menurun. Lama penyimpanan memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap total soluble solid, kadar vitamin C, total asam, nilai organoleptic, kadar kalsium dan pH.  Semakin lama penyimpanan total soluble solid, kadar vitamin C,  nilai organoleptic, kadar kalsium dan pH semakin menurun, sedangkan total asam semakin meningkat. Dilihat dari kadar vitamin C, total soluble solid, total asam, kadar kalsium  dan nilai organoleptik  maka mutu terbaik fruit tea nangka diperoleh dengan konsentrasi sari buah nangka  30% dengan lama penyimpanan 42 hari.
Title: Merancang Minuman Fungsional Fruit Tea Nangka
Description:
  Penelitian ini bertujuan untuk merancang merancang minuman fungsional fruit tea nangka.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan dan Pengelolaan Hasil Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas  Medan.
Metode penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 (dua) faktor yang terdiri dari : Faktor I :Konsentrasi Sari Buah Nangka yang terdiri 5 taraf perlakuan C0:5 %; C1:10%; C2:15% ;C3:20%;C4:25% dan C5:30%.
Faktor II: Lama Penyimpanan yang terdiri 5 taraf perlakuan L0:0 hari; L1:14 hari; L2 :28 hari, L3 : 42 hari, dan L4 : 56 hari.
Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi sari buah nangka memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap total soluble solid, kadar vitamin C, total asam, nilai organoleptic, kadar kalsium dan pH.
Semakin tinggi konsentrasi sari buah nangka, total soluble solid, kadar vitamin C, total asam, nilai organoleptic dan pH semakin meningkat sedangkan kadar kalsium menurun.
Lama penyimpanan memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap total soluble solid, kadar vitamin C, total asam, nilai organoleptic, kadar kalsium dan pH.
  Semakin lama penyimpanan total soluble solid, kadar vitamin C,  nilai organoleptic, kadar kalsium dan pH semakin menurun, sedangkan total asam semakin meningkat.
Dilihat dari kadar vitamin C, total soluble solid, total asam, kadar kalsium  dan nilai organoleptik  maka mutu terbaik fruit tea nangka diperoleh dengan konsentrasi sari buah nangka  30% dengan lama penyimpanan 42 hari.

Related Results

Kajian Uji Sensori Sosis Bika Dengan Variasi Jumlah Tepung Biji Nangka Dan Pasta Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus)
Kajian Uji Sensori Sosis Bika Dengan Variasi Jumlah Tepung Biji Nangka Dan Pasta Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus)
ABSTRAKBiji nangka (Artocarpus Heterophyllus) atau sering disebut beton merupakan limbah nangka yang belum banyak dimanfaatkan. Upaya diversifikasi makanan salah satunya dengan mem...
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus Lam L) adalah jenis tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia. Selama ini tanaman nangka hanya dimanfaatkan buahnya saja sebagai sumbe...
British Food Journal Volume 35 Issue 5 1933
British Food Journal Volume 35 Issue 5 1933
The Fruit Control Act, 1924, is an important one as it provides for the establishment of a Fruit Control Board, and is described as an “Act to make Provision for Control of the Fru...
Effects of herbal tea (Platostoma palustre) on the Hyperlipidemia in vivo
Effects of herbal tea (Platostoma palustre) on the Hyperlipidemia in vivo
Platostoma palustre jelly is a traditional food. Platostoma palustre has been used as folk medicine and is effective against heat-shock, hypertension and diabetes. Therefore, the a...
The antibacterial and antioxidant activity of the tea bag and the bulk of herbal tea: Which one is more?
The antibacterial and antioxidant activity of the tea bag and the bulk of herbal tea: Which one is more?
This study aimed to compare the antibacterial (using the disc diffusion method) and antioxidant (using the FRAP method) properties of tea bag herbal tea and bulk herbal tea of lind...
MINUMAN FUNGSIONAL TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) DAN TERIPANG HITAM (Holothuriaatra)
MINUMAN FUNGSIONAL TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) DAN TERIPANG HITAM (Holothuriaatra)
Sumber daya perairan seperti Teripang pasir (Holothuria scabra) dan Teripang hitam (H.atra) dapat dibuat menjadi minuman fungsional. Penelitian ini dilakukan dalam 2 tahap: 1) pers...

Back to Top