Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Kode Etik di Kalangan Jurnalis
View through CrossRef
Abstrack: Bribery is a sad phenomenon in Indonesian press. The practice refers to activities of accepting money, goods, vouchers, and other gifts, from a person or an organisation who act as source for journalist. Bribery is often considered as a common practice and institutionalised as a “culture†among media practitioners. The main reasons behind bribery are to maintain relationships or to add journalists’ income, as they are mostly not well paid. However, bribery is against the journalism ethics. It makes journalists professionalism somewhat questionable and threats public life since journalists responsibility in reporting the truth would be affected by such practices.Abstrak: Praktik suap menjadi salah satu fenomena menyedihkan dalam pers Indonesia. Praktik tersebut merujuk pada aktivitas menerima pemberian berupa uang, barang, voucher dan bentuk lainnya dari pihak narasumber. Praktik suap acapkali dilegalkan dan bahkan menjadi budaya di kalangan pelaku media. Alasan pembenarannya antara lain menjaga hubungan dengan narasumber atau untuk mengatasi masalah kesejahteraan jurnalis yang tidak mendapatkan gaji yang layak. Namun, praktik suap tentu saja bertentangan dengan kode etik jurnalistik. Praktek ini menyebabkan profesionalitas wartawan menjadi dipertanyakan. Praktik suap dapat mengancam kehidupan publik sebab kewajiban jurnalis dalam memberitakan kebenaran akan terpengaruh oleh praktik tersebut.
Title: Penerapan Kode Etik di Kalangan Jurnalis
Description:
Abstrack: Bribery is a sad phenomenon in Indonesian press.
The practice refers to activities of accepting money, goods, vouchers, and other gifts, from a person or an organisation who act as source for journalist.
Bribery is often considered as a common practice and institutionalised as a “culture†among media practitioners.
The main reasons behind bribery are to maintain relationships or to add journalists’ income, as they are mostly not well paid.
However, bribery is against the journalism ethics.
It makes journalists professionalism somewhat questionable and threats public life since journalists responsibility in reporting the truth would be affected by such practices.
Abstrak: Praktik suap menjadi salah satu fenomena menyedihkan dalam pers Indonesia.
Praktik tersebut merujuk pada aktivitas menerima pemberian berupa uang, barang, voucher dan bentuk lainnya dari pihak narasumber.
Praktik suap acapkali dilegalkan dan bahkan menjadi budaya di kalangan pelaku media.
Alasan pembenarannya antara lain menjaga hubungan dengan narasumber atau untuk mengatasi masalah kesejahteraan jurnalis yang tidak mendapatkan gaji yang layak.
Namun, praktik suap tentu saja bertentangan dengan kode etik jurnalistik.
Praktek ini menyebabkan profesionalitas wartawan menjadi dipertanyakan.
Praktik suap dapat mengancam kehidupan publik sebab kewajiban jurnalis dalam memberitakan kebenaran akan terpengaruh oleh praktik tersebut.
Related Results
ANALISIS PROFESIONALISME JURNALIS BERITAGAR.ID DI ERA POST TRUTH
ANALISIS PROFESIONALISME JURNALIS BERITAGAR.ID DI ERA POST TRUTH
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman profesional jurnalis Beritagar.id, sehingga pengalaman itu memberi kontribusi p...
CAMPUR KODE DALAM NOVEL SAGAGANG JACARANDA KARYA RISNAWATI
CAMPUR KODE DALAM NOVEL SAGAGANG JACARANDA KARYA RISNAWATI
Objek penelitian ini adalah novel Sagagang Jacaranda karya Risnawati. Merupakan novel terbitan PT Dunia Pustaka Jaya tahun 2022 setebal 104 halaman. Permasalahan yang dijeaskan dal...
Alih Kode dalam Video Blog Farida Nurhan pada Youtube
Alih Kode dalam Video Blog Farida Nurhan pada Youtube
Keragaman bahasa di Indonesia dapat memunculkan adanya peristiwa kontak bahasa. Munculnya kontak bahasa inilah yang menyebabkan adanya beberapa peristiwa, salah satunya adalah alih...
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “HOME SWEET LOAN” KARYA ALMIRA BASTARI
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “HOME SWEET LOAN” KARYA ALMIRA BASTARI
Penelitian ini di latar belakangi karena adanya salah satu fenomena kebahasaan yaitu campur kode dan alih kode dalam kalimat. Tutur kata dalam novel melibatkan beberapa kata yang m...
Penerapan Kode Etik Aparatur Sipil Negera Dalam Upaya Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negera
Penerapan Kode Etik Aparatur Sipil Negera Dalam Upaya Meningkatkan Disiplin Aparatur Sipil Negera
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaturan kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan bagaimana penerapan ko...
Kode Hermeneutik, Kode Proaretik, dan Kode Budaya dalam Transliterasi Manuskrip Kisah Raja-Raja Jambi
Kode Hermeneutik, Kode Proaretik, dan Kode Budaya dalam Transliterasi Manuskrip Kisah Raja-Raja Jambi
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tiga kode yaitu kode hermeneutik, kode proaretik, dan kode budaya dalam transliterasi manuskrip Kisah Raja-Raja Jambi. Metode...
BERPIKIR KRITIS DALAM MENYIKAPI KODE ETIK KEPERAWATAN
BERPIKIR KRITIS DALAM MENYIKAPI KODE ETIK KEPERAWATAN
Berpikir kritis dimulai dengan cara pandang yang luas, dan mampu menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi, serta dapat membuat sebuah pemikiran – pemikiran yang mampu membuat se...
BERFIKIR KRITIS DALAM MENYIKAPI KODE ETIK KEPERAWATAN
BERFIKIR KRITIS DALAM MENYIKAPI KODE ETIK KEPERAWATAN
Berpikir kritis dimulai dengan cara pandang yang luas, dan mampu menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi, serta dapat membuat sebuah pemikiran – pemikiran yang mampu membuat se...

