Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN JUMLAH ANAK DALAM KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PANDANSARI KECAMATAN SENDURO KABUPATEN LUMAJANG

View through CrossRef
Status gizi merupakan ukuran keadaan tubuh seseorang yang dapat dilihat dari makanan yang dikonsumsi dan penggunaan zat gizi dalam tubuh. Status gizi yang baik dalam menjaga derajat kebugaran dan kesehatan, membantu tumbuh kembang anak. Jumlah anak dalam keluarga adalah jumlah tanggungan anak dalam keluarga baik anak kandung, anak tiri maupun anak angkat yang tinggal bersama dalam satu tempat tinggal. Keluarga dengan dua orang anak memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar berbagi, bergiliran dan menahan dorongan untuk mendapatkan perhatian orang tua dan sebaliknya orang tua dapat memberikan pendidikan dan perhatian yang memadai. Sedangkan keluarga yang memiliki anak lebih dari dua memerlukan usaha yang lebih besar dan terkadang mengalami kesulitan menghadapi anak dengan berbagai karakter dan suasana hati yang berbeda-beda. Pada akhirnya orang tua tidak konsisten dalam melakukan pola asuh yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji korelasional dengan desain cross sectional. Pendekatan teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah Multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 245 balita. Analisis data menggunakan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang (p value = 0,000 < α = 0,05. Perawat dapat menerapkan perannya dalam melakukan peran edukasi tentang pentingnya nutrisi yang optimal pada bayi dan anggota keluarga lainnya, selain itu perawat juga memberikan edukasi tentang pentingnya membatasi jumlah anak dalam keluarga.
Title: HUBUNGAN JUMLAH ANAK DALAM KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PANDANSARI KECAMATAN SENDURO KABUPATEN LUMAJANG
Description:
Status gizi merupakan ukuran keadaan tubuh seseorang yang dapat dilihat dari makanan yang dikonsumsi dan penggunaan zat gizi dalam tubuh.
Status gizi yang baik dalam menjaga derajat kebugaran dan kesehatan, membantu tumbuh kembang anak.
Jumlah anak dalam keluarga adalah jumlah tanggungan anak dalam keluarga baik anak kandung, anak tiri maupun anak angkat yang tinggal bersama dalam satu tempat tinggal.
Keluarga dengan dua orang anak memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar berbagi, bergiliran dan menahan dorongan untuk mendapatkan perhatian orang tua dan sebaliknya orang tua dapat memberikan pendidikan dan perhatian yang memadai.
Sedangkan keluarga yang memiliki anak lebih dari dua memerlukan usaha yang lebih besar dan terkadang mengalami kesulitan menghadapi anak dengan berbagai karakter dan suasana hati yang berbeda-beda.
Pada akhirnya orang tua tidak konsisten dalam melakukan pola asuh yang optimal.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji korelasional dengan desain cross sectional.
Pendekatan teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah Multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 245 balita.
Analisis data menggunakan Regresi Logistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang (p value = 0,000 < α = 0,05.
Perawat dapat menerapkan perannya dalam melakukan peran edukasi tentang pentingnya nutrisi yang optimal pada bayi dan anggota keluarga lainnya, selain itu perawat juga memberikan edukasi tentang pentingnya membatasi jumlah anak dalam keluarga.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Latar belakang: Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada Tahun 2018 prevalensi balita underweight di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,57%. Kunjungan balita ke Posyand...
Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan terhadap Status Gizi
Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan terhadap Status Gizi
Background: Toddler's nutrition is a serious problem in several areas of Indonesia, one of them is Surabaya. In 2015 Surabaya have 513 toddlers with nutrition status below the red ...
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA 1-5 TAHUN DI DESA SIDANG GUNUNG TIGA KECAMATAN RAWAJITU UTARA KABUPATEN MESUJI
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA 1-5 TAHUN DI DESA SIDANG GUNUNG TIGA KECAMATAN RAWAJITU UTARA KABUPATEN MESUJI
Anak balita merupakan salah satu kelompok usia yang mendapatkan prioritas utama oleh pemerintah dalam hal upaya perbaikan gizi karena kelompok anak pada usia tersebut masih sangat ...
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Abstract. ISPA is still the cause of the highest mortality rate in children. According to WHO, worldwide the death rate of ISPA in toddlers is around ±13 million per year. Accordin...

Back to Top