Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN INSTRUMEN LIFE SKILLS SISWA

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen life skills siswa. Instrumen pengukuran life skills siswa berupa seperangkat instrumen non tes penilaian diri (self report) dengan skala Likert. Sampel penelitian ini diambil dengan metode multistage random sampling. Secara konseptual, konstruk life skills terdiri dari 5 dimensi, yakni: kecakapan personal kesadaran diri, kecakapan personal berpikir rasional, kecakapan sosial, kecakapan akademik, dan kecakapan vokasional. Melalui telaah pakar dan panelis terpilih 67 butir dan nilai koefisien reliabilitas interrater di atas 0,8. Instrumen diujicobakan kepada siswa SMA kelas XI, tahap pertama dan kedua masing-masing sebanyak 335 siswa. Secara empiris, melalui pengujian analisis faktor konfirmatori didapatkan nilai loading factor di atas 0,3 dan nilai t lebih dari 1,96. Dari perhitungan nilai koefisien reliabilitas multidimensi menunjukkan bahwa nilai reliabilitas konstruk (CR) lebih dari 0,9 dan nilai Variance Extracted (VE) lebih besar dari 0,6 yang berarti tingkat validitas dan reliabilitas instrumen penilaian life skills siswa SMA tergolong tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian life skills ini telah memiliki validitas dan reliabilitas konstruk yang baik.
Title: PENGEMBANGAN INSTRUMEN LIFE SKILLS SISWA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen life skills siswa.
Instrumen pengukuran life skills siswa berupa seperangkat instrumen non tes penilaian diri (self report) dengan skala Likert.
Sampel penelitian ini diambil dengan metode multistage random sampling.
Secara konseptual, konstruk life skills terdiri dari 5 dimensi, yakni: kecakapan personal kesadaran diri, kecakapan personal berpikir rasional, kecakapan sosial, kecakapan akademik, dan kecakapan vokasional.
Melalui telaah pakar dan panelis terpilih 67 butir dan nilai koefisien reliabilitas interrater di atas 0,8.
Instrumen diujicobakan kepada siswa SMA kelas XI, tahap pertama dan kedua masing-masing sebanyak 335 siswa.
Secara empiris, melalui pengujian analisis faktor konfirmatori didapatkan nilai loading factor di atas 0,3 dan nilai t lebih dari 1,96.
Dari perhitungan nilai koefisien reliabilitas multidimensi menunjukkan bahwa nilai reliabilitas konstruk (CR) lebih dari 0,9 dan nilai Variance Extracted (VE) lebih besar dari 0,6 yang berarti tingkat validitas dan reliabilitas instrumen penilaian life skills siswa SMA tergolong tinggi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian life skills ini telah memiliki validitas dan reliabilitas konstruk yang baik.

Related Results

Skills in European higher education mobility programmes: outlining a conceptual framework
Skills in European higher education mobility programmes: outlining a conceptual framework
PurposeCredit mobility has been acknowledged not only to broaden personal and intellectual horizons but also to have positive effects on the skills development and employability of...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
PENGUKURAN RESPONS ESTETIK SISWA DENGAN SEMANTIC DIFFERENTIAL
PENGUKURAN RESPONS ESTETIK SISWA DENGAN SEMANTIC DIFFERENTIAL
Penelitian ini bertujuan menemukan dan mengungkap karakteristik instrumen pengukuran respons estetik, yang dapat digunakan untuk mengukur respons siswa terhadap karya seni rupa (lu...
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUKUR TINGKAT KEPUASAN SISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUKUR TINGKAT KEPUASAN SISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen pengukur tingkat kepuasan siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan di Sekolah Menengah Atas. Kepuasan siswa adal...
Survei Minat dan Motivasi Siswa Terhadap Ekstrakurikuler Bola Voli di SMP Negeri 8 Samarinda
Survei Minat dan Motivasi Siswa Terhadap Ekstrakurikuler Bola Voli di SMP Negeri 8 Samarinda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan motivasi siswa terhadap ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri 8 Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuan...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN KETERLIBATAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING PENDIDIKAN JASMANI
MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN KETERLIBATAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING PENDIDIKAN JASMANI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran daring pendidikan jasmani di SMPN 1 Arjawinangun. Penelitian ini merupaka...
PENGELOLAAN PROGRAM ULANGAN HARIAN BERSAMA (UHB) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
PENGELOLAAN PROGRAM ULANGAN HARIAN BERSAMA (UHB) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari program Ulangan Harian Bersama (UHB) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.Data yang digunakan dalam penelitian ini didapat...

Back to Top