Javascript must be enabled to continue!
SISTEM PEMANEN AIR HUJAN SEBAGAI STRATEGI ADAPTASI DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KELURAHAN SUKAGALIH GARUT
View through CrossRef
Mengantisipasi efek negatif perubahan iklim dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah atau meminimalkan kerusakan atau memanfaatkan peluang yang mungkin muncul disebut adaptasi. Mitigasi dimaksudkan untuk mengurangi dampak perubahan iklim melalui pencegahan atau pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) ke atmosfer. Di Indonesia, fenomena perubahan iklim menjadi masalah besar bagi lingkungan. Hampir seluruh wilayah Indonesia rentan terhadap bencana alam. Ancaman anomali iklim mencakup bencana banjir, tanah longsor, kebakaran, kelangkaan sumber daya air, dan kegagalan panen karena kekeringan. Menanggapi hal tersebut Kelompok Regular 63 KKN Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) mengusung inovasi pemanfaatan air hujan yang bertujuan sebagai bentuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Program ini dilaksanakan dalam skala kecil setingkat RW, yakni bagi masyarakat RW di Perum Griya Surya Indah (GSI), Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Pemanen air hujan ini dapat menjadi solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat sebagai sumber air lain yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Title: SISTEM PEMANEN AIR HUJAN SEBAGAI STRATEGI ADAPTASI DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KELURAHAN SUKAGALIH GARUT
Description:
Mengantisipasi efek negatif perubahan iklim dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah atau meminimalkan kerusakan atau memanfaatkan peluang yang mungkin muncul disebut adaptasi.
Mitigasi dimaksudkan untuk mengurangi dampak perubahan iklim melalui pencegahan atau pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) ke atmosfer.
Di Indonesia, fenomena perubahan iklim menjadi masalah besar bagi lingkungan.
Hampir seluruh wilayah Indonesia rentan terhadap bencana alam.
Ancaman anomali iklim mencakup bencana banjir, tanah longsor, kebakaran, kelangkaan sumber daya air, dan kegagalan panen karena kekeringan.
Menanggapi hal tersebut Kelompok Regular 63 KKN Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) mengusung inovasi pemanfaatan air hujan yang bertujuan sebagai bentuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Program ini dilaksanakan dalam skala kecil setingkat RW, yakni bagi masyarakat RW di Perum Griya Surya Indah (GSI), Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Pemanen air hujan ini dapat menjadi solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat sebagai sumber air lain yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Related Results
Karakteristik Penduduk Miskin dan Penyebab Kemiskinan di Desa Sukagalih
Karakteristik Penduduk Miskin dan Penyebab Kemiskinan di Desa Sukagalih
Abstract. The research objective was to find out the characteristics and causes of poverty in Sukagalih Village. Sukagalih Village is an area with the highest poverty rate in Cikal...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Pertanian di Pedesaan : Adaptasi dan Mitigasi
Perubahan Iklim dan Dampaknya terhadap Pertanian di Pedesaan : Adaptasi dan Mitigasi
Perubahan iklim telah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pertanian di pedesaan. Dampak perubahan iklim dapat berupa peningkatan suhu, curah hujan yang tidak menentu, kekeri...
MITIGASI PERUBAHAN IKLIM MELALUI KEGIATAN BELAJAR CERIA SAIN KONSERVASI LAHAN GAMBUT DI DESA HABARIN HURUNG PALANGKA RAYA
MITIGASI PERUBAHAN IKLIM MELALUI KEGIATAN BELAJAR CERIA SAIN KONSERVASI LAHAN GAMBUT DI DESA HABARIN HURUNG PALANGKA RAYA
Damage to peatlands causes greenhouse emissions which contribute to climate change. Climate change has impacted many aspects of human life. Mitigation of climate change must be car...
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM UPAYA MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI DESA LIYU KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM UPAYA MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI DESA LIYU KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
Abstract. The Liyu Village community has local wisdom that has been passed down from generation to generation in managing forests, which not only preserves nature but also supports...
Kajian Pola Hujan Akibat Pengaruh Perubahan Iklim Pada DAS Cidanau Kabupaten Serang Provinsi Banten
Kajian Pola Hujan Akibat Pengaruh Perubahan Iklim Pada DAS Cidanau Kabupaten Serang Provinsi Banten
Indonesia berada di daerah katulistiwa yang dikenal sebagai benua maritim yang dimana tertata secara unik yang menampilkan ciri-ciri benua dengan karakteristik yang khas dari sudut...

