Javascript must be enabled to continue!
Studi Deskriptif Active Procrastination pada Mahasiswa Bekerja di Kota Bandung
View through CrossRef
Abstract. Procrastination involves the tendency of individuals to delay starting or completing tasks, often leading to negative effects. Chu and Choi (2005) present a contrasting view, suggesting that procrastination can also have positive aspects. Active procrastination is a type of delaying behavior that can be beneficial, involving intentional delays based on rational considerations, a preference for working under time pressure, and the ability to complete tasks on time with satisfactory results. In an academic context, procrastination is commonly seen among college students, including those studying while working part-time. This research aims to describe active procrastination among part-time working students in Bandung. Conducted using a quantitative approach and descriptive method, the study sampled 148 part- time working students aged 18-24 with a minimum GPA of 2.75. The Active Procrastination Scale (APS) by Cho and Moran (2009), adapted by Purwanto & Natalya (2019) into Indonesian, was used for measurement. Results indicate that most part-time students in Bandung exhibit low levels of active procrastination, suggesting they are less likely to delay academic tasks. This study provides data on active procrastination among part-time working students, with implications and further results discussed in detail.
Abstrak. Prokrastinasi melibatkan pada kecenderungan seseorang untuk melakukan penundaan dalam memulai atau menyelesaikan tugas dan sering kali meneliti pada efek negatif dari bentuk dari perilaku meunda. Chu dan Choi (2005) memberikan pandangan yang bertentangan mengenai perilaku menunda dan menyampaikan bentuk positif dari perilaku menunda. Prokrastinasi aktif adalah bentuk dari perilaku menunda yang memiliki dampak positif yang melibatkan pada tindakan disengaja untuk menunda atas dasar pertimbangan rasional dan memiliki preferensi dibawah tekanan waktu, serta mampu menyelesaikan tugas tepat waktu dan mencapai hasil yang memuaskan. Pada konteks akademik, prokrastinasi dapat ditemukan pada kalangan mahasiswa, termasuk juga pada mahasiswa yang melakukan perkuliahan sekaligus bekerja part-time. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan prokrastinasi aktif pada mahasiswa bekerja part-time di kota Bandung. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif dengan sampel berjumlah 148 mahasiswa bekerja part-time di kota Bandung, berusia 18-24 tahun dan minimal IPK 2.75. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian menggunakan Active Procrastination Scale (APS) oleh Cho dan Moran (2009) dan telah diadaptasi oleh Purwanto & Natalya (2019) ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi aktif pada kalangan mahasiswa yang bekerja part- time di kota Bandung sebagian besar di tingkat rendah, menunjukan bahwa mahasiswa yang bekerja part-time di kota bandung memiliki kemungkinan kecil untuk melakukan prokrastinasi aktif dalam menunda tugas akademik di perkuliahan. Penelitian ini memberikan gambaran data mengenai prokrastinasi aktif di kalangan mahasiswa bekerja part-time. Implikasi dan hasil penelitian lebih lanjut dijelaskan pada hasil dan pembahasan penelitian.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Studi Deskriptif Active Procrastination pada Mahasiswa Bekerja di Kota Bandung
Description:
Abstract.
Procrastination involves the tendency of individuals to delay starting or completing tasks, often leading to negative effects.
Chu and Choi (2005) present a contrasting view, suggesting that procrastination can also have positive aspects.
Active procrastination is a type of delaying behavior that can be beneficial, involving intentional delays based on rational considerations, a preference for working under time pressure, and the ability to complete tasks on time with satisfactory results.
In an academic context, procrastination is commonly seen among college students, including those studying while working part-time.
This research aims to describe active procrastination among part-time working students in Bandung.
Conducted using a quantitative approach and descriptive method, the study sampled 148 part- time working students aged 18-24 with a minimum GPA of 2.
75.
The Active Procrastination Scale (APS) by Cho and Moran (2009), adapted by Purwanto & Natalya (2019) into Indonesian, was used for measurement.
Results indicate that most part-time students in Bandung exhibit low levels of active procrastination, suggesting they are less likely to delay academic tasks.
This study provides data on active procrastination among part-time working students, with implications and further results discussed in detail.
Abstrak.
Prokrastinasi melibatkan pada kecenderungan seseorang untuk melakukan penundaan dalam memulai atau menyelesaikan tugas dan sering kali meneliti pada efek negatif dari bentuk dari perilaku meunda.
Chu dan Choi (2005) memberikan pandangan yang bertentangan mengenai perilaku menunda dan menyampaikan bentuk positif dari perilaku menunda.
Prokrastinasi aktif adalah bentuk dari perilaku menunda yang memiliki dampak positif yang melibatkan pada tindakan disengaja untuk menunda atas dasar pertimbangan rasional dan memiliki preferensi dibawah tekanan waktu, serta mampu menyelesaikan tugas tepat waktu dan mencapai hasil yang memuaskan.
Pada konteks akademik, prokrastinasi dapat ditemukan pada kalangan mahasiswa, termasuk juga pada mahasiswa yang melakukan perkuliahan sekaligus bekerja part-time.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan prokrastinasi aktif pada mahasiswa bekerja part-time di kota Bandung.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif dengan sampel berjumlah 148 mahasiswa bekerja part-time di kota Bandung, berusia 18-24 tahun dan minimal IPK 2.
75.
Alat ukur yang digunakan dalam penelitian menggunakan Active Procrastination Scale (APS) oleh Cho dan Moran (2009) dan telah diadaptasi oleh Purwanto & Natalya (2019) ke dalam Bahasa Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi aktif pada kalangan mahasiswa yang bekerja part- time di kota Bandung sebagian besar di tingkat rendah, menunjukan bahwa mahasiswa yang bekerja part-time di kota bandung memiliki kemungkinan kecil untuk melakukan prokrastinasi aktif dalam menunda tugas akademik di perkuliahan.
Penelitian ini memberikan gambaran data mengenai prokrastinasi aktif di kalangan mahasiswa bekerja part-time.
Implikasi dan hasil penelitian lebih lanjut dijelaskan pada hasil dan pembahasan penelitian.
Related Results
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
GAMBARAN ACTIVE PROCRASTINATION PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI
GAMBARAN ACTIVE PROCRASTINATION PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI
Completing a thesis is a key requirement for undergraduate students, but the process often presents various challenges. In response, some students engage in maladaptive behaviors s...
ACADEMIC PROCRASTINATION OF COLLEGE STUDENTS
ACADEMIC PROCRASTINATION OF COLLEGE STUDENTS
Penundaan atau prokastinasi dapat diartikan sebagai kecenderungan menunda pengerjaan atau penyelesaian suatu tugas atau aktifitas. Ada banyak factor yang empengaruhi penundaan akad...
DISPOSITIONAL FACTORS OF PROPENSITY TO PROCRASTINATION IN YOUTH
DISPOSITIONAL FACTORS OF PROPENSITY TO PROCRASTINATION IN YOUTH
The article deals with the theoretical analysis of the phenomenon of procrastination and its interpretation in psychology and the empirical study of the main factors of the manifes...
The Academic Anti-Procrastination Approach: Combining Peer Motivation and Personalized Artificial Intelligence Reminders
The Academic Anti-Procrastination Approach: Combining Peer Motivation and Personalized Artificial Intelligence Reminders
Academic procrastination is a pervasive issue that significantly affects college students, leading to increased anxiety, stress, and reduced study efficiency and performance. Despi...
Procrastination and Learned-Helplessness among University Students: The Mediation Effect of Internal Locus of Control
Procrastination and Learned-Helplessness among University Students: The Mediation Effect of Internal Locus of Control
Introduction. Previous studies indicated that more than 70% university students committed academic procrastination, and one of the most prominent factors is learned helplessness, t...


